Kisah Manusia dan Alam di “Mountain Song”

Mountain song
Di FSAI 2022, ada satu film Indonesia menarik tentang keseharian warga di sekitaran Gunung Pipikoro di Sulawesi Selatan. Judulnya adalah “Mountain Song”. Di sini anak-anak sejak kecil diperkenalkan untuk dekat dan mencintai alam.

Film berdurasi 76 menit ini ditulis naskahnya dan dibesut oleh Yusuf Radjamuda. Film produksi Fourcolours Films ini dirilis pada tahun 2019. Film ini berhasil meraih Asian New Talent Award: Penulis Skenario Terbaik di Festival Film International Shanghai 2019 dan Newcomers Award: Film Terbaik di Asian Film Festival Rome 2019. Film ini juga raih tiga nominasi piala Citra 2020 untuk kategori naskah asli, pemeran utama pria, dan pengarah sinematografi.

Dikisahkan ada sebuah keluarga sederhana yang mendapat musibah, yakni ayahnya meninggal. Di anak laki-laki, Gimba, bersahabat dengan anak perempuan misterius di hutan.

Di rumah, ibunya sering memperdengarkan lagu yang dipercaya akan membuat mereka merasa tenang dan bahagia.

Mountain song
Sementara itu akses transportasi dari gunung ke dataran rendah masih susah di sana. Desa mereka masih terisolasi. Masih ada barter misalnya barter garam dengan kopi. Namun meski susah, warganya nampak damai dan tentram.

Film ini memanjakan mata. Alam pegunungan dan hutan begitu indah terekam oleh kamera. Telinga juga dimanjakan oleh suara alam. Suara desir angin, orkestra serangga, suara benda-benda yang digantung tertiup angin dan lagu-lagu dari ibu Gimba memang terasa memberi kedamaian.

Ya, aku menikmati setiap gambarnya. Gambar dan juga musik alam yang mendamaikan. Penggunaan bahasa daerah setempat juga membuat film ini terasa kental unsur budayanya. 

Mountain song
Pemeran Gimba, Alqusyairi Radjamuda, memang memiliki potensi. Ia suatu ketika akan bisa menjadi aktor yang mewarnai dunia sinema Indonesia.

Sebuah film lokal buatan sineas Sulawesi Selatan yang bisa menginternasional.


Gambar dari Fourcolours Films

~ oleh dewipuspasari pada Maret 7, 2022.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: