X-Men: Perjalanan Lintas Waktu Wolverine

poster xmen

Tahun 2014 ini frekuensi kami berdua menonton film di bioskop berkurang. Hingga bulan Mei baru dua film yang kami tonton dan memang sengaja ingin kami nikmati di bioskop. Dua film terakhir yang kami tonton adalah Godzilla dan X-Men: Days of Future Past. Jika bulan sebelumnya ada Captain America, kini Marvel merilis serial sukses mereka, X-Men, yang merupakan sekuel ketujuh dari keseluruhan film X-Men. Apakah X-Men akan berhasil menandingi perolehan laba film Avengers?

Para tokoh hero berdarah mutan ini memang hampir semua filmnya menarik diikuti. Dari X-Men, X2: United, X-Men: The Last Stand, X-Men: First Class, hingga X-Men Origins: Wolverine. Terkecuali satu film yang menurut saya hanya mengejar laba dan jalan ceritanya kurang bagus, yakni petualangan Wolverine di Jepang. Saya hanya menonton filmnya setengah jalan di komputer, kemudian saya matikan dan enggan saya tonton lagi.

Plot cerita dari sekuel film X-Men ini mungkin sudah banyak Anda baca di berbagai blog maupun di IMDB ataupun di wikipedia. Topik dari film ini adalah mencegah kehancuran para mutan dari serangan robot sentinel dengan memperbaiki sejarah masa lalu. Mengapa para mutan bisa kalah dari sentinel? Bukannya mereka kuat?! Ehem rupanya sentinel dibangun dengan menggunakan DNA para mutan sehingga satu sentinel memiliki berbagai macam kekuatan mutan, mulai dari kekuatan fisik, senjata cakar wolverine, ledakan api, dan masih banyak lagi.

Oh iya bagian tulisan berikut penuh spoiller jadi skip hingga bagian akhir tulisan jika ingin menonton tanpa ekspetasi apapun.

Awal spoiller —
Kisah dimulai dengan serombongan kecil mutan di Moscow yang diserang oleh para mutan. Mereka adalah Sunspot (kekuatan panas matahari di sekujur tubuh, agak mirip dengan Torch di Fantastic Four), Bling (kekuatan menciptakan dimensi berpindah), Warpath (kekuatan fisik dan panca indera yang melebihi manusia normal), dan Bishop (menyerap energi dan menyalurkannya ke senjata bazoka). Selain tokoh baru mutan tersebut masih banyak muka lama X-Men dari sekuel film sebelumnya, yaitu Bobby Ice Man, Kitty Shadow Cat, dan Colossus Manusia Logam Organik. Dari tujuh mutan tersebut hanya dua yang berhasil melarikan diri dengan kemampuan Kitty untuk melakukan perjalanan waktu ke beberapa hari sebelumnya. Mereka kemudian berkumpul di Tiongkok menemui Storm, Wolverine, Profesor Charles Xavier, dan Magneto. Dua sesepuh X-Men telah bersatu untuk mengantisipasi serangan sentinel setelah beberapa dekade saling berseteru dan mengorbankan nyawa banyak mutan di kedua pihak.

Mengetahui kemampuan Kitty memindahkan kesadaran seseorang ke masa lampau, selain menembus benda, Xavier mempaparkan strateginya untuk memindahkan kesadarannya ke 50 tahun sebelumnya, masa dimana Mystique membunuh Bolivar Trask, ilmuwan pencipta sentinel. Karena menganggap Trask sebagai martir maka pemerintah meneruskan penelitiannya untuk menciptakan robot pendeteksi dan pembasmi mutan tersebut. Namun Kitty enggan menyetujuinya karena perjalanan waktu memerlukan fisik yang kuat karena sangat menyakitkan, sementara sang profesor sudah sangat renta. Si Wolverine kemudian menawarkan diri dan Xavier memintanya menemui dirinya di masa muda dan meminta bantuan dari Eric ‘Magneto’ yang saat itu dipenjara di kelas khusus Pentagon.

Sementara para mutan lainnya berjaga-jaga di luar bangunan, Kitty memusatkan energinya untuk mengirim kesadaran Wolverine ke masa lampau. Namun tidak mudah bagi Wolverine menyampaikan misinya tersebut ke Xavier muda yang tengah depresi karena murid-muridnya tewas dikirim ke medan perang Vietnam; adik angkatnya, Mystique juga meninggalkannya dan lebih memilih bergabung ke kubu Magneto; sedangkan ia kembali bisa berjalan dengan mengorbankan kekuatannya.

Dengan motivasi untuk mengembalikan sisi kebaikan Mystique, Xavier pun bersedia membantu Wolverine mewujudkan misi tersebut. Bersama Hank ‘Beast’ yang kuat nan jenius dan si pemilik kecepatan super Peter ‘Silverquick’ yang pernah ditemui Wolverine (X-Men Origins: Wolverine), mereka berempat kemudian menembus ketatnya penjagaan Pentagon untuk membebaskan Magneto.

Bagian perkenalan dan aksi Silverquick di sini sangat mengesankan dan membuat bioskop riuh rendah oleh gelak tawa penonton. Si Peter dan alat Beast berhasil membodohi para penjaga dan membawa mereka berlima keluar dari penjara tersebut hidup-hidup. Peter kemudian berpisah dengan Wolverine cs. Di pesawat, lagi-lagi Magneto dan Xavier bertengkar hebat. Magneto seperti halnya Xavier juga mengalami depresi kehilangan anak buahnya seperti Angel dan Azale yang tewas menjadi kelinci percobaan Trask, dan Mystique yang pergi membalaskan dendamnya seorang diri. Sedangkan di tempat lain, Trask meyakinkan pemerintah untuk mendanai proyeknya dan meneruskan untuk memburu DNA para mutan. Ia telah berhasil mengumpulkan dan membunuh Angel, Azale, dan Banshee yang masing-masing memiliki kekuatan terbang, melontarkan ledakan, teleportasi, dan suara supersonik. Mystique saat itu telah membebaskan beberapa prajurit mutan yang hendak dibawa Stryker untuk bahan uji coba Trask. Ia juga menyamar sebagai Trask untuk mengetahui rencananya dan pergi ke tempat pertemuan delegasi Vietnam dan Amerika dengan menyamar sebagai salah satu undangan.

Sayangnya sebelum berhasil melakukan aksinya, keberadaan Mystique diketahui oleh alat deteksi mutan. Dan saat itu Wolverine cs berhasil menobrak masuk tempat pertemuan dan melumpuhkan seluruh undangan. Sayangnya Magneto salah langkah. Alih-alih menggagalkan niat Mystique ia malah bernafsu membunuh Mystique. Aksi kaburnya Mystique yang menggunakan wujud aslinya yang biru dan bermata kuning direkam oleh kamera dan disiarkan di seluruh negeri dan sangat banyak warga yang saat itu berkerumun di lokasi. Warga juga melihat perkelahian Beast dan Magneto yang membuat pemerintah Amerika kemudian setuju dengan proyek Trask untuk memusnahkan bangsa mutan. Sedangkan di ruangan pertemuan, Xavier menenangkan Wolverine yang nampak trauma setelah melihat Stryker. Ya, Stryker-lah yang mengubah cakar Wolverine dengan menambahkan logam adantium. Saat Wolverine trauma, kesadarannya hampir kembali ke masa depan dan ia mengeluarkan cakar adantiumnya yang melukai Kitty cukup parah. Kisah selanjutnya? Lebih baik Anda menonton sendiri hehehe karena itu bagian paling seru.

— spoiller berakhir.

X-Men_Poster

Sekuel X-Men ini cukup dramatis seperti pengalaman saya ketika menonton X-Men: The Last Stand tahun 2006. Pada bagian awal dimana sentinel menyerbu para mutan, saya sedih melihat satu-persatu mutan tewas mengenaskan, termasuk si Bobby ‘Ice Man’. Di antara mutan baru, yang paling menarik perhatian adalah si Bling yang cantik dan tangkas. Sayangnya tidak ada Marie ‘Roque’, kekasih Bobby, di sini. Kemudian saya ingat saat di The Last Stand ia memilih menjadi manusia biasa daripada memiliki sentuhan mematikan dengan menyuntik serum anti-mutan ke tubuhnya agar ia dapat bergandengan tangan dengan Bobby. Cyclops dan Jean juga tidak ada karena mereka telah tewas di The Last Stand. Tapi saya bingung kok Profesor Xavier di sini masih hidup, bukannya ia tewas diserang Jean yang The Last Stand berubah menjadi Dark Phoenix. Oh rupanya sebelum tubuhnya hancur, sang profesor berhasil memindahkan kesadarannya ke manusia lain yang digambarkan sebagai kembaran profesor.

Ide tentang perjalanan waktu mengingatkan saya pada Star Trek yang melakukan reboot. Saya baca di berbagai ulasan jika perjalanan waktu di X-Men ini juga merupakan strategi reboot tanpa mengulang semuanya. Alasannya, Marvel ingin menghidupkan serial X-Men lagi yang memang laris, serta ingin menggabungkan para hero X-Men nantinya dalam Avengers. Hebat banget nih visi Marvel. Dengan demikian mereka tidak repot memikirkan sumber pendapatan, cukup fokus dengan super hero Marvel maka pundi-pundi uang tidak akan berhenti mengalir.

Namun, meski film X-Men ini cukup menghibur, saya masih bingung dengan beberapa hal. Seandainya Wolverine tidak kembali ke masa lampau, bagaimana Xavier muda bisa sembuh dari depresinya dan berubah menjadi Profesor Xavier yang bijak? Bagaimana Magneto melepaskan diri dari penjara tanpa bantuan Wolverine dkk? Dan juga alasan apa yang membawa Mystique kembali membantu Magneto setelah ia memutuskan untuk hidup dan berjuang sendiri?

Deskripsi Film:
Judul : X-Men: Days of Future Past
Sutradara : Bryan Singer
Penulis : Simon Kinberg
Pemain : Hugh Jackman, Halle Berry, Ellen Page, Michael Fassbender, James McAvoy, Ian McKellen, Patrick Stewart, Nicholas Hoult, Jennifer Lawrence, Peter Dinklage, Anna Paquin, Fan Bingbing, Omar Sy , Evan Peters.
Genre: action, superhero

Rating : 8,3/10

 

Gambar diambil dari: movieguy247.com, www.eonline.com

 

~ oleh dewipuspasari pada Mei 30, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: