Kalung Kucing

Suatu ketika si anak kucing bertanya pada induknya
Mengapa ada kucing berkalung dan tidak
Apa makna kalung itu bagi kucing dan manusia
Mengapa aku tak berkalung, Ma
Induk kucing mendesah dan enggan menjawab

Induk kucing itu kucing liar
Ia tak punya tempat tinggal tetap
Makan pun harus cari ke sini dan ke sana
Anak-anaknya jarang bertahan
Kebanyakan mati karena sakit dan lapar

Anak kucing ini satu-satunya yang ada di hadapannya
Ada tiga anak yang baru dilahirkan
Satu telah tak bernafas karena sakit yang fatal bagi anak kucing seusianya
Dua lainnya dibersihkan wajah dan matanya oleh manusia
Ketika si oyen telah tampan, manusia mengadopsinya

Tersisa satu anak kucing
Ia begitu lincah dan gesit
Ia jatuh hati ke manusia yang membuatnya bersih
Namun ia bingung karena ia merasa beda sendiri
Semua kucing di tempat itu berkalung cantik

Tanpa induknya menjawab
Ia tahu dengan sendirinya
Ia hanya kucing luar
Bukan kucing peliharaan
Manusia itu hanya kasihan padanya

Manusia itu tak ada keinginan memeliharanya
Itu berarti tak ada jaminan aman baginya
Ia bisa dibuang oleh para tetangga
yang membenci kucing bak hama
Ia juga bisa berakhir seperti induknya

Kalung itu mungkin pengekang
Tapi juga aliran kasih sayang
Ia tak nyaman digunakan
Namun kucing merasa bangga
Karena ada manusia yang menyayanginya

Si anak kucing menginginkan kalung cantik
Ia pun berupaya mencuri hati
Ia menyambut manusia dengan histeris
Perut manusia dipijit-pijit
Namun bukannya cinta, manusia malah benci

Ooh aku tak dapat kalung, Ma
Aku akan menjadi kucing liar
Namun aku belum gagal sepenuhnya
Kan kutunjukkan aku anak kucing menggemaskan
Aku yakin kan kudapat kalung tanda cinta

~ oleh dewipuspasari pada Mei 24, 2026.

Tinggalkan komentar