Setelah sempat hilang sepekan dan kembali pulang, Pang jadi semakin nakal. Ia makin mudah marah. Sepertinya kehidupannya saat ia hilang, tidaklah mudah. Tapi malangnya yang jadi korban adalah Nero Manis alias Ipik-ipik, Pang kerap merundungnya. Lanjutkan membaca ‘Pang Merundung’
Pang Merundung
•Desember 13, 2024 • Tinggalkan sebuah KomentarCindil Marah
•Desember 12, 2024 • Tinggalkan sebuah Komentar
Mata Cindil nampak tajam dan sudut matanya naik. Mulutnya tertutup dan ujung bibirnya menurun. Kupingnya tegak ke atas. Kucing-kucing lainnya langsung menghentikan aktivitasnya. Diam-diam mereka menyingkir dan pura-pura tiduran. Kucing-kucing yang masih muda, kuping dan ekornya menunduk lemas. Mereka tahu sesuatu… Lanjutkan membaca ‘Cindil Marah’
Biarkan Aku Berpose Seperti di Film-film
•Desember 11, 2024 • Tinggalkan sebuah Komentar
Kak, apa kamu menyimpan fotoku?
Aku ingin kakak memotretku dengan poseku paling bagus
Aku ingin berpose seperti di film-film
Seperti Jack yang melukis Rose di Titanic Lanjutkan membaca ‘Biarkan Aku Berpose Seperti di Film-film’
Spa Kucing
•Desember 10, 2024 • Tinggalkan sebuah Komentar
Nero Manis dan Cemong ikut menonton bersamaku animasi pendek tentang spa yang dikelola seekor kucing. Judulnya Cat’s Winter Spa karya Hayang. Lanjutkan membaca ‘Spa Kucing’
Kucing-kucing Ingin Naik Catbus
•Desember 9, 2024 • Tinggalkan sebuah Komentar
Gara-gara aku menunjukkan foto Catbus ketika mengunjungi World of Ghibli sekian tahun lalu, kucing-kucing merajuk ingin mencoba naik bus kucing itu. Mereka menunjuk foto itu dengan suara meongan seperti merengek. Wah andai saja Catbus itu nyata ya? Aku juga ingin naik dan mengajak 9 kucing dan 4 bayi kucing menumpang Catbus tersebut. Lanjutkan membaca ‘Kucing-kucing Ingin Naik Catbus’
