
Pertama kali berkenalan dengan tokoh Agatha Christie bukan dari buku karyanya melainkan dari film yang diputar stasiun swasta awal tahun 90-an. Film berjudul ’’Hercules Poirot’’ itu sukses menghancurkan imaji saya. Bayangan saya film itu mengacu pada mitologi Yunani, eh ternyata detektif tua dengan kumis tebal berpilin. Meski tertipu saya menonton filmnya sampai tuntas. Dan minggu depannya saya menonton film itu lagi, demikian minggu-minggu berikutnya.
Ternyata kenikmatan menonton “Hercules Porot” masih kalah dengan menikmati bukunya langsung. Membaca kisah-kisah Agatha, kita diajak untuk turut menebak- pelaku kejahatan dan motifnya. Begitu pula ketika membaca Skandal Perjamuan Natal.
Lanjutkan membaca ‘Misteri Puding Natal’
Ditulis dalam Resensi Buku
Tag: Agatha Christie, Hercules Poirot, PT Gramedia Pustaka Utama, The Adventure of The Christmas Pudding (Skandal Perjamu