Rumah Apa Impianmu?

rumah-idaman

Dulu memiliki rumah bagi kaum wanita lajang suatu hal yang tabu. Menurut kepercayaan tradisional, lajang itu akan menjadi perawan seumur hidup karena rata-rata para pria takut mendekati wanita yang terkesan telah mapan itu. Namun, mitos itu kini telah berubah. Setiap wanita lajang berhak memiliki rumah.

Dan mengingat harga rumah semakin gila-gilaan, setiap wanita yang telah bekerja layak untuk memikirkan rumah idaman mereka. Bila rumah di Jakarta tidak terbeli boleh melirik apartemen bersubsidi atau tinggal di kawasan seputar Depok, Bogor, Tangerang atau Bekasi.

Dari hasil pengamatan, mendapatkan rumah di bawah Rp 150 juta di Jabotabek tidak mudah. Di Bekasi ada yang menjual rumah seharaga itu tapi lokasinya rawan banjir. Sementara di Tangerang, harga segitu hanya bisa mendapatkan rumah bertipe 36.

Sebenarnya bagi kaum lajang tidak apa-apa membeli rumah tipe 21 hingga 45. Toh ia menempatinya seorang diri. Bila enggan menempatinya, bisa dikontrakkan lalu dijual lagi 4-5 tahun mendatang. Anda akan bisa meraguk untung yang tidak sedikit.

Nah, setelah berniat untuk membeli rumah, Anda wajib merenungkan seperti apa rumah idealmu. Apa memiliki halaman luas, rumah dengan pemandangan pegunungan atau rumah dengan fasilitas lengkap, seperti lapangan tenis dan kolam renang?

Setelah itu, lihat gaya hidupmu. Pihak bank pandai melihat kebiasaanmu dengan meneliti rekeningmu. Jangan mencoba memalsukan gajimu agar bisa lolos menjadi nasabah KPR suatu bank. Bila misalkan lolos, bisa menjadi batu sandunganmu. Kamu akan kesulitan atau sangat susah payah untuk membayar KPR setiap bulan. Sekedar catatan, bulan ini bunga KPR cukup tinggi. BTN yang biasanya termurah, mematok bunga 15%. Anda harus rajin melihat situasi bunga saat ini agar tidak menyesal.

Para wanita ayo segera impikan rumah idamanmu dan wujudkan. Bila pameran rumah dulunya tidak ada dalam daftar akhirpekanmu, kenapa tidak mulai sekarang kamu ubah kebiasaanmu. Jangan buang brosur rumah meski harganya tidak terbeli atau sudah kadaluarsa. Siapa tahu model rumahnya bisa kamu tiru.

~ oleh dewipuspasari pada November 11, 2008.

3 Tanggapan to “Rumah Apa Impianmu?”

  1. rumah impian dengan kenyataan susah dipenuhi ya (rumah impianku halamannya luas, kamar tidur luas)

  2. join kontes menulis rumah impian yuk?

Tinggalkan komentar