Seni Berinvestasi Ala Buffet

 resensi-mt87

Investasi di tangan Warren Buffet bukan sekedar mengumpulkan kekayaan. Ia menjalani bisnis di bidang ini dengan sepenuh hati dan penuh strategi. Berkat kecerdikannya, ia meraup pendapatan bersih US$ 44 miliar pada tahun 2005 dan menduduki urutan kedua  orang terkaya di dunia. Dan pada tahun 2008 ia menggeser posisi Bill Gates dengan perkiraan pendapatan bersih sekitar US$ 62 miliar.

Siapa sebenarnya Warren Buffet? Di Indonesia nama ini kurang populer dibandingkan dengan nama Bill Gates atau George Soros. Namun, ia menjadi idola bagi mereka yang gemar bermain saham dan bisnis investasi lainnya.

 

Warren Buffet lahir 30 Agustus 1930 dari kalangan keluarga pialang. Pada saat itu Wall Street, lembaga keuangan terkemuka di Amerika Serikat, mengalami keruntuhan. Bisnis di mana-mana bangkrut dan jutaan orang menganggur. Imbas krisis ekonomi ini juga menimpa keluarga Buffet. Howard, ayahnya, terpaksa menjual surat-surat berharganya di sebuah bank. Saat bank itu bangkrut, ia kehilangan semuanya.

 

Terbiasa hidup di kalangan keluarga pekerja keras, Buffet sejak kecil memimpikan menjadi orang kaya dengan hasil jerih payahnya sendiri. Ia memulai sebagai penjaja soft drink sejak usia amat dini, yaitu enam tahun. Ia membeli kemasan enam botol seharga 25 sen dan menjualnya dengan harga 5 sen sebotol. Lalu ia menjadi penjaja koran tujuh tahun kemudian. Saat ia berusia 14 tahun, Buffet telah mengumpulkan $175 seminggu, rata-rata pendapatan orang yang berusia 25 tahun.

 

Ketertarikannya di dunia pialang diawali ketika ia membaca The Intelligent Investor karya Benjamin Graham. Menurut Graham yang harus dilakukan investor yaitu membeli perusahaan dengan harga lebih rendah daripada nilai “sebenarnya”, melalui pengujian-pengujian yang pasti. Cepat atau lambat harganya pasti naik. Graham tidak tertarik pada apa yang sesungguhnya dilakukan perusahaan. Yang ingin ia ketahui hanya nilai perusahaan tersebut.

 

Sejak saat itu Buffet tertarik menjadi pialang lalu mendirikan perusahaan bernama Berkshire Hathaway. Ia memiliki saham di antaranya Washington Post, Coca-Cola, See’s Candy dan Nebraska Furniture Mart. Satu lagi yang diingat di kalangan investor Amerika, ia menyelamatkan Salomon Brothers dari kebangkrutan.

 

Meski sukses menjadi investor, ia menjaga kesederhanaannya, tetap jujur dan tidak rakus. Ia juga selalu menerapkan tujuh aturan dalam berinvestasi yang dibuatnya sendiri. Pertama, mengetahui pasti kualitas sebuah perusahaan dan manajer-manajer puncaknya. Berikutnya, para pemegang saham bukanlah manajer. Mereka harus dengan tulus menyerahkan proses berjalannya perusahaan kepada para manajer yang cakap. Aturan ketiga, jangan berinvestasi di bisnis yang tidak Anda mengerti. Keempat, berikan bantuan dan saran apabila para manajer menghendakinya. Namun, berikan mereka membuat keputusan sendiri.

 

Kelima, jangan pernah melanggar hukum. Aturan selanjutnya, pemilik adalah pemilik dan manajer adalah manajer, namun mereka harus bekerja sebagai rekanan. Aturan terakhir, jaga jarak dari pasar. Anda akan memahami bisnis dengan lebih baik.    

 

Perjalanan hidup Buffet dan ketujuh aturannya yang terkenal itu akan mudah dipahami para pembaca karena Ayono, penulis sekaligus illustrator buku ini, menerjemahkannya lewat  gambar-gambar komik.  Buku ini bukan hanya cocok menjadi panduan para investor, melainkan siapa saja yang ingin sukses dengan tetap jujur dan sederhana.

 

Detail Buku:

 

Judul Buku       : Warren Buffet: Investor Paling Sukses di Dunia\

Penulis              : Ayono Morio

Ilustrator           : Ayono Morio

Penerbit            : Elex Media Komputindo

Tahun Terbit     : 2008

Tebal Buku       : 160 halaman

 

 

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Desember 11, 2008.

3 Tanggapan to “Seni Berinvestasi Ala Buffet”

  1. Sama ama postingan ku… :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: