Masjid Agung Jateng Megah Namun Rapuh

  Teras MAJT

Teras MAJT

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) didengung-dengungkan sebagai masjid kedua terbesar se-Indonesia setelah Masjid Istiqlal, Jakarta. Namun, karena baru selesai dibangun dua tahun silam, keberadaan MAJT tidak sepopuler Masjid Istiqlal.

Masjid yang terletak di Jalan Gajah Mada, Semarang Timur ini tidak begitu jauh dari kompleks kota tua. Sekitar 20-25 menit dengan berkendaraan.

Masjid Bagian Dalam

Masjid Bagian Dalam

Setiba di sana, pengunjung akan disambut halaman masjid yang cukup luas. Berjalan dari gerbang menyusuri kompleks masjid seluas 10 ha cukup menguras tenaga. Untunglah, petugas menyediakan kereta kelinci bagi mereka yang ingin berkeliling kompleks masjid.

Teras Masjid

Teras Masjid

Menara Al-Husna

Menara Al-Husna

Sebelum menuju bangunan utama, terdapat Menara Al-Husna setinggi 99 meter. Memasuki menara itu, pengunjung dipungut biaya Rp 5 ribu. Setelah itu pengunjung diajak memasuki lift menuju lantai tertinggi dalam menara, mirip dengan monuman nasional alias Monas di Jakarta. Di lantai 19 itu angin semilir terasa menyejukkan.

menara2

Dari balik teralis terhampar pemandangan kota Semarang. Ada yang berupa perkampungan padat, bentangan sawah dan pusat perbelanjaan. Bila ingin melihat geografis itu lebih dekat, disediakan lima teropong binokular. Dengan memasukkan koin Rp 500 pengunjung bisa mengintip lebih jelas pemandangan dari kampung ke kampung. Setelah dua menit, teropong itu tidak akan berfungsi.

Teropong Binocular

Teropong Binocular

Puas menikmati udara sejuk, pengunjung bisa bersantap siang di kafetaria yang ada di lantai di bawahnya. Atau menambah pengetahuan dengan mengunjungi museum kebudayaan Islam di lantai dua dan tiga.

Pengunjung menara ini didominasi anak-anak sekolah atau pelancong domestik yang penasaran dengan keberadaan menara ini. Saat musim liburan, pengunjung harus mengantri untuk dapat menikmati pemandangan dari lantai teratas menara.

Dari menara itu, hanya perlu berjalan sekitar 30-40 meter menuju bangunan utama masjid. Bangunan empat tingkat ini memiliki lift, yang sayangnya tidak selalu difungsikan untuk menghemat biaya pemeliharaan. Biasanya menyala saat masjid ini digunakan sebagai tempat akad nikah.

Lantai terbawah digunakan untuk penitipan barang, auditorium dan berwudlu. Ruangan wudlu dan toilet cukup luas dan bersih, nyaman digunakan. Di lantai berikutnya biasanya digunakan untuk akad nikah, juga sholat kaum pria. Dua lantai di atasnya, juga digunakan untuk sholat kaum pria dan wanita. Rencananya di salah satu tingkat akan disediakan perpustakaan buku-buku islami.

Di teras, sejajar dengan lantai tiga terhampar teras yang cukup luas, 7.500 meter persegi. Di situ terdapat enam payung besar, yang pada even-even tertentu dibentangkan. Juga pilar-pilar yang cukup mengagumkan. Teras inilah yang menjadi jujugan para pelancong untuk mengabadikan kehadiran mereka di masjid ini.

Sayang, meski bangunan ini megah, kurang tersirat kesan anggun. Arsitektur bangunan satu dengan lainnya tidak ada keterkaitan alias tidak tematis. Mungkin disebabkan bangunan ini mengadopsi gaya Arab, Yunani dan Jawa. Selain itu, yang memprihatinkan, bangunan terlihat kusam dan rapuh. Tidak nampak bila masjid ini baru berumur dua tahun. Di sana-sini juga terlihat retakan. Dengan biaya pemeliharaan yang begitu tinggi, ada rasa pesimis menyusup. Mungkinkah bangunan ini tetap berdiri megah sepuluh tahun mendatang? [pus]

~ oleh dewipuspasari pada Januari 5, 2009.

Satu Tanggapan to “Masjid Agung Jateng Megah Namun Rapuh”

  1. Assalamualaikum Warhmullahi Wabarakatuh

    Salam kenal dari saya di http://myrazano.com

    Perkenankanlah saya untuk memperkenalkan blog saya yang baru yang sampai sekarang masih sepi pengunjung.

    Saya sangat berharap melalui blog ini bias mendapatkan sedikit limpahan pengunjung yang tertairk dengan artikel-artikel islam yang ditulis oleh seorang pengamat sosial keagamaan Sumatera Barat ( Martias Oyonk )

    Demikian. Saya sampaikan terimakasih sebelumnya
    Semoga menjadi ibadah dan amal saleh bagi pengelola.
    Amin

    Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: