Review How to Train Your Dragon 2: Ujian Persahabatan Naga dan Manusia

How-To-Train-Your-Dragon-2-Teaser-Poster-geeke change

Sejak film perdananya, How to Train Your Dragon, saya sudah menyukai karakter Hiccup dan Toothless. Persahabatan unik antara seorang remaja dan naga. Apalagi pada masyarakat Viking pada masa itu naga sangat dimusuhi oleh manusia karena dianggap berbahaya dan suka mencuri ternak. Dan beberapa waktu lalu sekuelnya hadir dengan kembali mengangkat kisah petualangan Toothless. Apakah sekuel How to Train Your Dragon ini tetap seapik yang pertama?

Pada film perdananya, diceritakan bagaimana Hiccup mengubah cara pandang dirinya juga masyarakat Pulau Berg terhadap para naga yang hidup di sekeliling mereka. Dulu masyarakat Viking di pulau tersebut sangat takut sekaligus membenci naga. Hiccup sebagai putera kepala suku  bernama Stoick The Vast diwajibkan untuk mengikuti pelatihan melawan naga bersama beberapa remaja lainnya di bawah bimbingan Gobber, salah satunya Astrid, gadis cantik yang tangkas dalam menangani naga.

Hiccup awalnya tidak becus dalam berlatih, ia sering menjadi bulan-bulanan. Hingga suatu saat ia secara tidak sengaja menjatuhkan seekor naga berjenis Night Fury, jenis naga yang paling kuat. Ekor Night Fury terluka sehingga ia tak berdaya. Hiccup karena kasihan akhirnya merawatnya. Sejak itulah ia belajar tentang cara menangani naga, termasuk bersahabat dengan para naga. Ia menjadi pionir dalam kaumnya sebagai penunggang naga.
how-colliderDalam sekuelnya, dikisahkan para penduduk Viking rata-rata memiliki naga sebagai sahabat mereka. Bahkan mereka sering mengadakan pertandingan mengumpulkan ternak oleh para pengendara naga. Sementara Hiccup lebih suka untuk menjelajah daerah di luar pulaunya dan menjajal peralatan barunya, termasuk baju terbangnya.

 

how-film dot comKetika sedang menjelajah, Astrid menyusulnya. Dan mereka berdua menemukan karang berwarna kehijauan dan diserang oleh para pemburu naga. Para penakluk naga itu dipimpin remaja bernama Eret yang ingin menangkap naga mereka untuk diserahkan ke Drago Bludvist.

Nama Drago itu meresahkan Stoick. Ia bersama Gobber menyusul Hiccup dan kawan-kawannya yang akan mencari Drago. Hiccup terpisah dari kawan-kawannya dan tak sengaja bertemu dengan pengendara naga yang tangkas yang tak lain adalah Valka, ibunya yang tak pernah dikenalnya.
how-to-train-your-dragon-2-cate-blanchett-feature-hypable
Kisah petualangan Hiccup semakin rumit ketika menyadari Drago memiliki naga raksasa yang mampu mengalahkan dragon alpha milik Valka sehingga menjadi naga yang mampu memiliki kemampuan kontrol alpha atau mempengaruhi naga untuk mengikuti perintahnya. Toothless pun tak ketinggalan ikut pengaruhnya. Bagaimana strategi Hiccup untuk melawan naga raksasa tersebut?

Film How to Train Your Dragon 2 ini memang sama menghiburnya dengan film perdananya. Juga sama-sama kocak. Lomba berburu ternak oleh para naga membuat saya terpingkal-pingkal, juga kelakuan beberapa naga yang sangat manja kepada manusia.

Dari segi kualitas animasi setara dengan perdananya, halus dengan warna tajam, sehingga menghasilkan gambar-gambar yang memanjakan mata. Panorama alam Skandinavia termasuk pulau tersembunyi tempat tinggal para naga disuguhkan sangat indah.

Untuk segi ceritanya, saya merasa kehadiran Valka kurang greget karena di situ ia digambarkan sebagai perawat para naga dan penunggang yang sangat mahir, namun peranannya kurang ketika Hiccup bertempur melawan naga alpha. Pertempuran Hiccup menurut saya terasa kurang seru dibandingkan pertempuran pada film perdananya. Di luar kekurangan tersebut, sekuel ini sangat menghibur. Dan bisa ditonton oleh segala usia.

how_to_train_your_dragon_whysoblu
Detail:
Judul: How to Train Your Dragon 2
Sutradara : Dean DeBlois
Pengisi Suara : Jay Baruchel (Hiccup), Cate Blanchett (Valka), Gerard Butler (Stoick), dan America Ferrera (Astrid)
Produksi : DreamWorks Animation
Rating : 8,5/10

Gambar diambil dari: web whysoblu, collider, film, dan hypable

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juli 23, 2014.

4 Tanggapan to “Review How to Train Your Dragon 2: Ujian Persahabatan Naga dan Manusia”

  1. Ada paragraph yang ditulis dua kali Pus. Hihihi. Suka film pertamanya. Pas mau nonton film keduanya bingung deh Aaqil dititipin siapa. Hihihi. Bukan film anak-anak banget kan ini.

    • Suwun Dan koreksinya, sudah kubenerin artikelnya. Hehehe memang susah kalau bawa batita di bioskop, biasanya mereka takut gelap (ponakanku pernah jerit-jerit nonton 4D di Ancol, langsung deh kakakku keluar ga jadi nonton:p). Unduh filmnya saja Dan, nonton di rumah:)

  2. hiccupnya jadi makin ganteng pas udah gede 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: