Blue Jasmine: Jasmine dan Ilusi Blue Moon

yasmine-kaya

Nasib manusia bak roda berputar, bisa suatu saat di atas, kadang tanpa disangka jatuh ke jurang terdalam. Hal inilah yang dialami Jasmine, wanita separuh baya, istri seorang konglomerat. Ia merupakan gambaran sempurna tentang wanita depresi yang sulit menerima kehidupan dan lingkungan barunya.

Jasmine (Cate Blanchett) nampak berbicara dengan wanita tua yang berada di sebelah tempat duduknya di pesawat. Ia terus bercakap-cakap dengan wanita itu hingga pesawat mendarat dan wanita tua itu dijemput suaminya. Rupanya wanita tua itu senang terbebas dari Jasmine. Ia berkata ke suaminya, jika ia capek mendengar Jasmine berbicara terus-menerus tentang dirinya.

yasmine and ginger

Si Jasmine yang tengah depresi memutuskan untuk tinggal bersama saudara perempuannya, Ginger. Mantan suami Ginger, Augie, mengingatkan Ginger jika keputusan Ginger menampung Jasmine akan merugikan dirinya. Augie masih sangat marah atas kelakuan suami Jasmine, Hal, yang menggelapkan uang yang investasikan ke bisnis Hal.

Jasmine sangat kesulitan beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia masih mengenakan pakaiannya yang mahal dan berpura-pura jika ia masih memiliki cukup uang. Adiknya mengingatkannya untuk segera move on. Dan akhirnya ia memilih untuk bekerja sebagai resepsionis dan belajar mengoperasikan komputer. Dan Jasmine yang masih depresi masing sering terperangkap oleh ilusinya.

jadi resepsionis2

Film ini menurut saya sangat bagus. Akting Cate Blanchett yang memainkan peran sebagai Jasmine sangat prima. Ia bisa menjadi Jasmine, wanita berkelas, yang hidup jet set, dan kemudian menjadi wanita depresi yang sering berbicara sendiri.

Sedangkan pemain pendukung lainnya, seperti Alex Baldwin sebagai Hal dan Sally Hawkins sebagai Ginger, juga menyuguhkan akting yang patut diacungi jempol. Meskipun penampilan Cate Blanchett jauh lebih cemerlang. Tak heran jika ia menyabet dua perhargaan sekaligus, piala Oscar dan Golden Globe.

Lalu apa yang dimaksud Blue Jasmine? Jasmine sendiri sebenarnya bukan nama asli wanita tersebut, nama aslinya adalah Jeanette. Ia menyukai nama Jasmine karena terdengar romantis. Sedangkan Blue Moon adalah lagu yang sangat disukainya karena ia bertemu dan berdansa dengan calon suaminya diiringi lagu tersebut, serta mengingatkannya akan kehidupannya yang glamour.

depresi

Film ini bagi saya merupakan realita masa kini di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dimana banyak lahir orang kaya karena mereka melakukan pekerjaan menipu atau dari hasil korupsi. Sayangnya banyak istrinya yang tidak tahu akan pekerjaan suaminya atau mungkin pura-pura tidak tahu. Setelah mereka miskin, bisa jadi mereka akan mengalami depresi seperti yang dihadapi Jasmine.

Detail Film:
Judul Film : Blue Jasmine
Sutradara : Woody Allen
Pemain : Cate Blanchett, Sally Hawkins, Alex Baldwin
Rating : 8/10

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 24, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: