Taman Loang Baloq Tempat Rekreasi Keluarga

taman loang

“Ikut yuk ke Taman Loang Baloq”, ajak Ibu teman saya melihat saya yang sibuk mengepak pakaian. Ya, malam itu malam terakhir saya ke Lombok. Besok siang pesawat akan membawa saya kembali ke Jakarta. Saya kontan mengiyakan karena penasaran seperti apa tempat wisata tersebut.

Taman Loang Baloq adalah tempat rekreasi buatan. Taman ini sudah tiga tahun berdiri. Nama Loang Baloq sendiri merujuk pada makam penyiar agama Islam yang lokasinya bersebrangan dengan taman ini. Maulana Syech Gauz Abdul Razak, penyiar agama dari Arab ini, konon berlabuh kali pertama di pesisir pantai ini. Makam penyiar agama tersebut kemudian lebih dikenal dengan nama Loang Baloq yang berarti makam yang terletak di tengah batang pohon beringin.

Lokasi taman ini tidak jauh dari rumah teman saya di Ampenan. Lokasi persisnya ada di Tanjung Karang, Ampenan. Setelah memarkirkan kendaraan, kami berlima langsung menuju gerbang selamat datang. Dan kami disambut pemandangan danau yang cukup luas.

Gapura Selamat Datang

Gapura Selamat Datang

Taman Loang Baloq rupanya pantai yang terintegrasi dengan taman bermain anak-anak serta danau kecil. Taman rekreasi ini cukup luas dan memiliki beberapa wahana yang cocok untuk anak-anak, remaja, dan dewasa.

Bersantai di Pinggir Danau

Bersantai di Pinggir Danau

Pengunjung bisa berkeliling danau dengan menyewa perahu bebek atau duduk-duduk di bale-bale tepian danau sambil menikmati bekal piknik.

Ke sini lebih seru saat sore hari sambil menunggu matahari terbenam. Pemandangan matahari terbenam yang indah dapat dinikmati dari pantai. Pantai di sini cukup putih, sayang kebersihannya kurang terjaga waktu saya ke sini.

Menikmati Matahari Terbenam

Menikmati Matahari Terbenam

Oh ya, di sini juga ada taman bermain anak seperti ayunan, seluncuran, dan kereta kelinci. Ada juga tempat untuk melakukan terapi kesehatan, yaitu trek berjalan dengan bebatuan. Ada pengunjung yang belajar jalan setelah mengalami stroke. Ada juga yang ingin melancarkan pembuluh darah.

Ayunan diTaman Bermain

Ayunan diTaman Bermain

Saya mencobanya, dan terhenyak karena cukup membuat saya mengernyit. Saya hanya kuat satu putaran dan itupun sambil mengerutkan dahi. Wah hebat banget yang sudah terlatih. Mereka bisa kuat beberapa putaran dan bisa berjalan cepat.

Trek Jalan Berbatu untuk Terapi

Trek Jalan Berbatu untuk Terapi

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 26, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: