Ides of March: Ketika Emosi Mengalahkan Idealisme

ides-diskusi capres

Stephen Meyers (Ryan Gosling) adalah staf konsultan politik yang idealis dengan pekerjaannya. Ia pria yang serius dan loyal terhadap pekerjaannya. Hingga suatu hari lembaga konsultan politik lawannya mengajaknya bergabung dengan iming-iming gaji tinggi.

Steve membuat kesalahan dengan menyetujui pertemuan dengan bos lawannya, Tom Duffi (Paul Giamatti).. Meskipun ia menyangkal merasa bangga akan adanya tawaran itu dan kemudian menolaknya, pertemuan itu menghancurkan karirnya.

Steve tidak membocorkan satupun strategi organisasinya untuk memenangkan calon presidennya, Mike Morris (George Clooney) kepada Tom. Malah Tom yang bercerita akan menawari seorang politisi berpengaruh, Franklin Thompson, agar mendukung Pullman, capres yang dipromosikan Tom. Steve memberitahu strategi tim lawan ke atasannya, Paul (Philip Seymour Hoffman) dan Morris. Paul bertanya darimana ia memperoleh informasi tersebut sehingga Steve terpaksa mengakui ia sempat bertemu dengan Tom.

ides-diskusi

Steve yang malang, seorang wartawan mengetahui pertemuan tersebut dan memerasnya, ia terpaksa memberikan bocoran strategi timnya kepadanya. Dan bocoran strategi itu kemudian menghiasi media ternama di Amerika. Selang beberapa waktu kemudian ia pun dipecat.

Rupanya wartawan itu adalah orang suruhan Paul untuk menguji keloyalan Steve. Dan yang makin membuat Steve merasa konyol dan sangat marah, tawaran dari Tom hanyalah omong kosong. Tom sudah memperkirakan respon Paul. Baginya sudah untung tim lawan tidak mendapatkan Steve yang diakuinya jenius. Nasib Steve sudah tamat ia tidak perlu memperkerjakannya.

Kasihan Steve. Ia seorang idealis dan cukup jujur. Pemecatan dan kelicikan Tom membuatnya tak surut untuk tetap berkancah di pertarungan pilpres. Tanpa diduga mantan atasan dan Tom, ia memegang kunci yang akan bisa memainkan dunia politik masa itu.

Fim Ides of March menurut saya berbeda dengan film bertemakan pemilihan presiden. Ia tidak menyoroti masing-masing kandidat tapi lebih berfokus pada konflik yang ada di lembaga konsultan politiknya. Rupanya tidak hanya politikus yang memiliki intrik-intrik, tapi para konsultannya bisa bermain-main di sana.

ides-molly

Peran George Clooney di sini kurang menonjol. Ia tetap charming dan perannya mirip dengan peran-peran ia sebelumnya. Si Ryan Gosling masih menyimpan karakter pendiam dan pandangan dinginnya, hampir mirip di film Drive. Yang menonjol adalah peran Rachel Evan Adams sebagai Molly, gadis magang, yang menjalin hubungan singkat dengan Steve. Meski nampak manis dan polos, rupanya ia terlihat hubungan dengan banyak pria.

Detail Film:
Judul : Ides of March
Sutradara: John Saunders dan David Webb
Pemain : Ryan Gossling,  Rachel Evan Adams, Philip Seymour Hoffman, Paul Giamatti, dan George Clooney
Rating : 7,8/10

~ oleh dewipuspasari pada November 2, 2014.

4 Tanggapan to “Ides of March: Ketika Emosi Mengalahkan Idealisme”

  1. film agak lama nih… makasih reviewnya pus 😀

  2. siiip, nanti nonton deh. Hihihi,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: