Perjalanan Impian Eksplorasi Sumbawa Bersama Garuda Indonesia

Sumbawa

Sejak mencicipi bentang alam Pulau Sumbawa dari Desa Poto Tano, saya semakin penasaran dan memiliki impian untuk mengeksplorasi seluruh keindahan alam dan budaya Pulau Sumbawa. Ehem siapa tahu suatu saat saya bisa melakukan perjalanan impian mengeksplorasi Sumbawa dan sekelilingnya bersama Garuda Indonesia

Dalam hal keindahan alam dan keragaman budayanya, Sumbawa tak kalah dengan pulau tetangganya, yakni pulau Lombok. Bahkan, salah satu pulau di Sumbawa, yaitu pulau Moyo telah kondang semancanegara. Pulau Moyo telah menjadi tujuan wisata orang-orang terkenal, seperti Lady Diana, Mick Jagger, Maria Sharapova, dan David Becham.

Menuju Pulau Kenawa

Menuju Pulau Kenawa

Tentang pulau Sumbawa, hanya sedikit pengalaman yang pernah saya dapatkan di sini. Hanya dua hari semalam saya singgah ke pulau Sumbawa melalui pelabuhan Poto Tano. Waktu yang sangat terbatas sehingga saya hanya sempat menjelajah Sumbawa bagian barat seperti Desa Nelayan Poto Tano dan pulau Kenawa.

Dari info Dinas Pariwisata, buku Lonely Planet dan dari referensi lainnya, rupanya ada banyak hal-hal menarik di Sumbawa selain pulau Moyo dan pulau Kenawa.

Untuk keindahan alamnya ada berbagai pantai yang masih alami. Pantai-pantai tersebut antara lain pantai Lakey, pantai Maluk, pantai Kencana, pantai Selongkang, pantai Sici-Maki, dan pantai Hu’u . Selain pantai, ada juga gua alam, gunung Tambora yang terkenal akan letusannya, dan air terjun Mata Jitu, juga air terjun Agal yang menakjubkan

Dari segi budaya, ada beberapa suku di pulau Sumbawa, yaitu suku Mbojo dan suku Bima, dan suku Sumbawa. Dari keragaman suku tersebut ada berbagai kesenian tradisional yang masih lestari. Saya akan bisa menikmati keindahan Dalam Loka di Sumbawa Besar yang didirikan tahun 1885. Sedangkan istana sultan Bima sekarang telah menjadi museum. Selain itu Sumbawa juga memiliki berbagai desa wsata, seperti desa Tegel yang terkenal akan peninggalan megalitikumnya. Oh ya jangan lupakan juga pulau Komodo yang terletak di antara Sumbawa dan Flores.

Oleh karena Sumbawa memiliki luas wilayah lebih besar daripada gabungan pulau Bali dan Lombok, maka saya rencanakan perjalanan impian ini berlangsung 7 hari 6 malam. Lima hari untuk jelajah pulau Sumbawa dan tiga hari menuju pulau Komodo dan kembali pulang.

Garuda Indonesia telah memiliki beberapa rute yang membantu wisatawan untuk menjelajah pulau Sumbawa. Ada rute Jakarta-Sumbawa Besar, rute Jakarta-Bima dan Jakarta-Labuhan Bajo.

Oleh karena saya berencana mengunjungi pulau Moyo, Istana Tua Dalam Loka, air terjun Agal, pantai Kencana, pantai Lakey, pantai Hu’u, pantai Sici-Maki, museum Bima, dan desa Tegel dan berakhir di pulau Komodo, maka saya akan mengambil penerbangan Jakarta-Sumbawa Besar dan pulang dengan penerbangan Labuhan Bajo-Jakarta.

Pantai Ai

Pantai Ai

Pulau Moyo adalah atraksi utama saya ke Sumbawa. Waktu kali pertama berkunjung karena keterbatasan waktu dan dana saya tidak bisa berkunjung ke pulau cantik ini. Di pulau ini bukan hanya panorama pantainya, pantai Ai Manis yang cantik, namun wisatawan juga bisa memanjakan mata dan bermain air di air terjun Mata Jitu.

Pulau ini juga surga burung sehingga sambil menikmati alam bisa mendengar paduan suara kicauan burung. Pulau Moyo ini bisa dicapai dengan menyeberang dari pantai Kencana. Jadi sebelum dan sesudah bersantai di Pulau Moyo saya bisa bermain air dan berfoto dengan batu karang yang cantik di Pantai Kencana.

Air Terjun Mata Jitu

Air Terjun Mata Jitu

Istana Tua Dalam Loka

Istana Tua Dalam Loka

Tujuan berikutnya adalah istana Tua Dalam Loka yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III. Arsitektur bangunannya adalah rumah panggung tradisional. Istana ini sekarang digunakan sebagai museum dan tempat tinggal keluarga istana sekarang di Bala Kuning yang dindingnya berwarna kuning.

Setelah itu saya akan berkunjung ke Gunung Agal yang memiliki air terjun Agal yang bertingkat-tingkat. Baru setelahnya berkeliling dari satu pantai ke pantai seperti pantai Lakey, pantai Hu’u, pantai Sici-Maki. Hari berikutnya adalah wisata budaya dari berkunjung ke istana Bima, desa adat dan menyaksikan peninggalan megalitikum. Hemm siapa tahu sedang ada pacuan kuda dimana kuda Sumbawa sangat terkenal akan kelincahan dan keindahannya. Berikutnya icip-icip ayam taliwang yang pedas nikmat. Baru setelahnya lanjut menuju pulau Komodo dengan naik feri.

Ke pulau Komodo selain melihat rumah komodo juga bermain pasir di pantai pink dan menikmati bentangan alamnya yang unik. Setelah puas berkunjung ke pulau Komodo baru berlabuh ke Labuhan Bajo untuk kembali pulang ke Jakarta dengan perasaan puas bersama Garuda Indonesia.

Hemmm kapan ya liburan impian ini terwujud. Rasanya ingin segera kembali menjejak daratan Sumbawa dan menyaksikan lagi bentangan alamnya yang unik dan keramahan warganya.

Sumber:
– Lonely Planet Indonesia bab Sumbawa
– Brosur Wisata Sumbawa dari Dinas Pariwisata Sumbawa
http://klikhotel.com/blog/7-tempat-wisata-di-sumbawa-yang-wajib-dikunjungi/
http://travel.detik.com/read/2014/06/16/152942/2609398/1519/air-terjun-mata-jitu-maria-sharapova-pun-jatuh-cinta
http://lombok.panduanwisata.id/beyond-lombok/pesona-pulau-moyo/

Gambar dari:
-Pulau Moyo, Pantai Ai, dan Istana Tua Dalam Loka dari http://klikhotel.com/blog/7-tempat-wisata-di-sumbawa-yang-wajib-dikunjungi
– Air Terjun Mata Jitu dari http://travel.detik.com/read/2014/06/16/152942/2609398/1519/air-terjun-mata-jitu-maria-sharapova-pun-jatuh-cinta
Lainnya koleksi pribadi

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 2, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: