The Legend of Zelda Kapan ya Dibukukan/Difilmkan?

zeldacartoon

Gara-gara menulis tentang romansa antara Link dan Puteri Zelda, saya jadi teringat akan game yang sering saya mainkan zaman SD dulu. Yup, game itu bernama The Legend of Zelda. Saat itu menurut saya cerita dalam game itu sangat menarik. Membuat saya bertanya-tanya kapan The Legend of Zelda dibukukan atau sekalian difilmkan ala live action.

The Legend of Zelda adalah game favorit saya era Nintendo dan Spica, selain The Adventure of Chip and Dale (Petualangan Kiki dan Koko) hehehe. Dan game ini memang sepopuler temannya, Mario Bros, dimana dibuat oleh perusahaan game yang sama.

Dari fisik videonya, The Legend of Zelda memang berbeda. Ia berwarna kuning emas. Cantik. Berbeda dengan fisik video lainnya yang umumnya berwarna keabu-abuan.

Pada masa itu kualitas grafisnya memang masih kurang bagus. Nampak flat. Tapi cerita dan konsep permainannya sangat menarik. Bagaimana Link, si peri pria berupaya menyelamatkan putri Zelda dengan mengumpulkan triforce dan melawan anak buah penyihir Ganon yang jahat dimana jumlahnya sangat banyak.

Triforce (sumber: zeldawiki.org)

Triforce (sumber: zeldawiki.org)

Untuk itu Link harus mengumpulkan uang untuk digunakan membeli senjata, obat-obatan, rakit, dan sebagainya untuk mengalahkan para musuh tersebut.

Tentang musuhnya ada bervariasi dan memiliki zona yang berbeda satu sama lain. Misalnya di zona angker yang berada di pemakaman dengan musuh berupa hantu-hantu. Ada juga zona karang dengan musuh seperti kalajengking. Dan masih banyak lagi. Nah, karena triforce yang merupakan sumber kekuatan, kebijaksanaan, dan keberanian tersebut terpecah menjadi delapan bagian, maka Link harus memasuki satu-persatu kerajaan anak buah Ganon yang dijaga oleh monster yang sangat kuat.

Ganon Mencuri Triforce (sumber: zeldawiki.org)

Ganon Mencuri Triforce (sumber: zeldawiki.org)

Salah satunya adalah monster seperti kepiting besar dimana untuk membunuhnya diperlukan anak panah. Di sebuah kerajaan lainnya, Link memerlukan rakit karena kerajaan musuh ada di seberang lautan. Tapi ada juga kerajaan yang rupanya berada di antara pepohonan di hutan. Cara menemukan kerajaan musuh, mencari duit, menemukan senjata yang tepat itulah yang menarik.

Sayangnya setelah mendapatkan delapan triforce, saya belum berhasil menemukan sarang Ganon. Akhirnya permainan itu sempat membuat saya terbayang-bayang berhari-hari karena penasaran dimana lokasi persembunyian si musuh besar.

Dan ada satu lagi kejutan di permainan ini. Jika Anda mengganti nama user dengan Zelda, maka permainan dan musuhnya akan berbeda dan jauh lebih kuat.

Oh ya mari kita mengenal karakter utama dalam permaianan ini. Ada puteri Zelda yang cantik dari Kerajaan Hyrule yang hilang. Ada kesatria bernama Link yang mencari Zelda dan mengumpulkan Triforce untuk mengalahkan penyihir jahat Ganondorf. Link digambarkan sebagai pemuda yang menggunakan tunik hijau dan memiliki telinga runcing seperti bangsa peri (elf) pada umumnya. Ia juga mengenakan topi runcing berwarna hijau.

Link dan Zelda (sumber: devianart.com)

Link dan Zelda (sumber: devianart.com)

Tahun 90-an game ini sempat dibuat animasinya yang ditayangkan setelah acara Mario Bross. Dulu film animasinya sempat diputar oleh RCTI tapi belum sampai tamat. Saya jadi penasaran seperti apa akhirnya. Kalau dibuat lagi animasinya dengan kualitas grafis yang oke seperti 5 cm sepertinya bakal seru. Apalagi jika dibuat film live action seperti Game of Thrones dan The Lord of The Rings. Dibuat buku fantasi juga pasti mengasyikkan.

Game ini sudah berulang kali diproduksi dengan beragam cerita namun dengan tokoh utama yang tetap, begitu juga musuh utamanya. Tahun ini akan dibuat versi Wii-nya. Dan dengar-dengar ada yang ingin memfilmkannya. Semoga rumor yang terakhir itu benar dan digarap dengan serius.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 13, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: