Dari Sate Kambing Muda, Cemoe, Hingga Kopi Banaran

banaran2

Perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi akhirnya kami lakukan tahun ini. Kami menempuh hampir seribu kilometer dari Jakarta menuju kampung halaman di kota Malang. Dari perjalanan ini kami memiliki banyak cerita dan kesan, dari menyaksikan sudut-sudut kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang terus berbenah, hingga icip-icip makanan khas daerah yang kami lewati. Dari Sate Kambing Muda, cemoe, hingga kopi banaran.

Saat itu Tol Cipali belum dibuka, sehingga setelah keluar dari Tol Cikampek kami menuju Simpang Jomin dan berlanjut ke Pantura. Kami melewati Subang, Patrol, dan Cirebon. Perjalanan masih panjang, kami menempuh tol Palimanan-Kanci dan Kanci-Pejagan. Akhirnya saat langit mulai gelap, kami sudah tiba di Brebes.

Perjalanan panjang memerlukan konsentrasi. Meskipun suami yang memegang kemudi, aku juga ikut mengawasi lalu lintas. Daya konsentrasi ini memerlukan energi. Kami pun kemudian berhenti di kedai sate kambing muda dimana masakan ini sangat kondang di Brebes dan Tegal.

Sate Kambing Muda Kondang di Brebes dan Tegal

Sate Kambing Muda Kondang di Brebes dan Tegal

Sate kambing muda ini memiliki rasa yang khas. Empuk, gurih, dan rasa manis yang samar-samar. Sate ini enak disantap biasa dengan nasi hangat ataupun dicocol dengan saosnya yang berupa sambal kecap dengan cabe dan bawang merah yang diiris tipis plus potongan tomat merah. Teh kental manis menutup acara makan ini dengan sempurna.

Meskipun harga makanannya jauh lebih mahal dibandingkan tahun sebelumnya kami ke Brebes, tak apa-apalah. Perut sudah terisi dan kami siap untuk terus melaju hingga Semarang. Tapi rasanya sayang jika melewatkan telur asin Brebes yang terkenal.

Telur Asin Oleh-oleh Wajib Brebes

Telur Asin Oleh-oleh Wajib Brebes

Ada telur asin original dan juga telur asin yang berwarna kehitaman. Telur yang terakhir adalah jenis asap. Ada juga telur asin yang dipanggang. Saya pernah mencobai ketiganya. Telur asin yang hitam memiliki aroma khas makanan yang diasap. Sedangkan telur asin yang dipanggang memiliki tekstur yang lebih keras. Kalau menurut saya, yang paling oke tentu saja yang original. Tekstur telur asinnya lembut, kuning telurnya seperti jelly yang lumer ketika bersentuhan dengan lidah. Suami saya yang biasanya tidak doyan telur asinpun jadi suka.

Seteleh beristirahat di Semarang, kami melanjutkan perjalanan ke Malang. Wow rupanya Malang itu sangat jauh dan sangat lama ditempuh lewat perjalanan darat. Perjalanan ini rasanya tak berujung.

Perjalanan Terasa Begitu Jauh Tapi Menyenangkan

Perjalanan Terasa Begitu Jauh Tapi Menyenangkan

Kami berhenti di Nganjuk untuk menyantap pecel pincuk. Bentuknya tetap pecel namun wadahnya adalah daun yang dipincuk. Lauknya ada sate telur puyuh, jerohan, tempe dan tahu goreng, dan aneka ikan goreng dan ayam goreng.

Bumbu pecelnya nikmat. Kombinasi kacang, kencur, dan beragam bumbu begitu pas. Sayurnya yang terdiri dari tauge dan aneka dedaunan membuat santap siang ini terasa segar. Sebagai temannya, saya mengambil paru goreng.

Untuk minumannya saya sudah puas dengan teh manis. Saya lirik suami, ia memesan cemoe. Apa itu cemoe. Suami berkata minuman ini mirip angsle. Tapi setelah saya icip saya terkejut karena rasanya asin gurih, bukan manis. Di dalamnya ada irisan roti tawar dan kacang sedangkan kuahnya adalah rebusan jahe dengan santan yang sangat encer. Suami mengaku juga heran cemoenya bisa asin gurih seperti itu. Kami sepakat mungkin cemoe khas Nganjuk memang asin gurih.

Cemoe Sedikit Mirip Angsle Tapi Asin

Cemoe Sedikit Mirip Angsle Tapi Asin

Setelah berlibur di Malang, kami pun kembali ke Jakarta. Perjalanan kembali agak membosankan. Kami menghibur diri dengan singgah ke Kampoeng Kopi Banaran. Pilihan kami tepat. Tempat makan ini tidak hanya menawarkan makanan, namun juga bisa mengusir penat.

Kampoeng Kopi Banaran yang Sejuk dan Asri

Ada beragam kopi yang ditawarkan. Saya memilih kopi hitam khas banaran yang tanpa ampas. Untuk lauknya saya memilih gorengan seperti mendoan dan pisang goreng kipas. Entah kenapa saya tidak merasa lapar, melainkan haus. Mungkin gara-gara saya kebanyakan menyantap serabi solo yang lembut, gurih, dan manis selama perjalanan dari Surakarta. Selain kopi, saya pun memesan es teh kaligula.

Mendoannya enak. Tempenya empuk dan kulitnya tidak terlalu kering. Cabe rawitnya juga mantap pedasnya, membuat mata saya melek seketika. Sedangkan kopi hitamnya memiliki aroma yang segar.

Mendoan Enak

Mendoan Enak

Hawa pegunungan yang segar dan tempat makan berbukit-bukit yang asri membuat mata kembali segar. Saya meregangkan badan, sudah berjam-jam kami berkendara dari Surakarta dan siap kembali ke Jakarta.

Kopi Hitam Banaran yang Mantap

Kopi Hitam Banaran yang Mantap

Setelah kopi hangat tak tersisa, saya beralih ke pisang goreng kipas. Sayang pisangnya kurang begitu matang. Masih agak keras daging buahnya dan kurang manis. Untunglah terselamatkan oleh es tehnya yang memiliki rasa tajam sekaligus menyegarkan. Teh khas pegunungan yang nikmat.

Es Teh Kaligula yang Segar

Es Teh Kaligula yang Segar

Oleh karena kenimatan teh dan kopinya yang berkesan, saya membeli beberapa bungkus teh dan kopi khas Banaran. Perjalanan panjang masih berlanjut. Perjalanan melelahkan namun juga berkesan dan menyenangkan.

Oleh-oleh Kopi dan Teh Khas Banaran

Oleh-oleh Kopi dan Teh Khas Banaran

Tentang Foodpanda
Ada yang suka memesan makanan untuk diantar ke rumah atau kantor? Jika ya, maka Anda orang yang tepat untuk menggunakan aplikasi Foodpanda. Yup Foodpanda adalah aplikasi untuk pesan antar makanan. Praktis dan tentunya sangat membantu, terutama bagi mereka yang tidak ingin pusing melihat lalu lintas Jakarta yang menggila.

foodpanda-3

Caranya pun mudah. Setelah mengunduh aplikasi Foodpanda atau membuka websitenya yang beralamat di http://www.foodpanda.co.id, maka Anda tinggal memilih lokasi tempat tinggal dan kantor, maka kemudian akan keluar restoran dan tempat makan yang ada di sekitar Anda.

Perhatikan persyaratan tiap-tiap tempat makan. Ada yang minimum pemesanan Rp 50 ribu, ada juga yang tidak dibatasi melainkan menetapkan tarif antar. Nah, bagi yang lapar dan malas bergerak, silakan pesan makanan di foodpanda.

5

Artikel ini diikutkan dalam kontes blogger foodpanda. Jika ingin ikutan bisa langsung ke homepage foodpanda.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 21, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: