Bahasa Indonesia Sepatutnya Nomor 1 di Little Arabia-Puncak

arab kecil.txt

Di Puncak selepas Mega Mendung ada banyak toko dan rumah makan yang menggunakan bahasa Arab. Di sana-sini juga banyak warga Arab dan keturunan Arab. Tak heran jika sebagian wilayah Puncak disebut Arab Kecil (Little Arabia) dimana Anda bisa merasakan selintas kultur mereka di sini.

Saya dulu sering ke Puncak, namun berhubung kemacetan yang menggila beberapa tahun terakhir, termasuk hari kerja, saya jadi enggan ke sana. Dulu ke Puncak hanya untuk acara kantor sih, jarang untuk urusan main-main, sehingga tak begitu memperhatikan kondisi sekeliling. Paling-paling bersantap di sate H. Kadir yang memiliki menu sop dan sate kambing yang nikmat.

Eh ternyata semakin ke atas, menuju Taman Safari dan Kebun Teh, semakin banyak pendatang Arab serta aneka toko dan tempat makan dengan tulisan Arab. Yang membuat saya miris ada beberapa toko yang tidak mencantumkan sama sekali bahasa Indonesia. Kenapa dibiarkan ya?

Hai ini kan masih di Indonesia, sepatutnya menggunakan bahasa utama bahasa Indonesia. Rasanya aneh di negeri sendiri malah seperti di negeri orang lain. Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional yang diikrarkan lewat Sumpah Pemuda, jadi sudah sepatutnya menjunjung tinggi bahasa Indonesia.

arab kecil3
Kehadiran mereka memang terkadang dikaitkan budaya kawin kontrak yang entah apakah masih eksis atau tidak. Kebiasaan ini sangat merugikan kaum wanita Bogor. Tapi mungkin karena desakan ekonomi, mereka terpaksa melakukannya. Pemerintah daerah sendiri juga sepertinya permisif dengan kebiasaan tersebut.

arab kecil2
Puncak makin tak kondusif. Macet..macet dan macet. Hanya dieksploitasi untuk wisata. Kasihan warganya yang tidak mengandalkan hidup di sektor wisata.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 30, 2015.

2 Tanggapan to “Bahasa Indonesia Sepatutnya Nomor 1 di Little Arabia-Puncak”

  1. Sudah lama tidak ke puncak, baru tau di sana ada little arabia..

    • Selamat pagi mba/bu Nur,
      Sebenarnya sudah lama saya dengar ada Little Arabia di Puncak tapi tidak semencolok seperti saat ini. Tidak apa-apa sih mereka membuka usaha, akan tetapi karena Puncak wilayah Indonesia wajiblah menggunakan bahasa Indonesia di plang usaha mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: