Semangatnya Benio si Miss Modern

Miss Modern

Sejak kenal manga ini kali pertama saya langsung jatuh cinta dengan karakter tokoh utamanya yang kocak. Benar-benar kocak. Meskipun ahli pedang dan bela diri, Benio adalah gadis remaja biasa yang tak percaya diri. Namun ia gadis yang pantang putus asa dan penuh semangat.

Miss Modern ini adalah manga yang dirilis tahun 90-an karya Waki Yamato yang sekarang diproduksi ulang oleh Elex Media Komputindo dengan konsep Deluxe sehingga tampilannya lebih eksklusif. Kisah Miss Modern adalah cerita transformasi Benio seorang puteri tunggal perwira yang seenaknya sendiri menjadi gadis bertanggung jawab dan penuh semangat.

Karakter Benio seperti sosok gadis pada umumnya, yang rapuh, tak begitu percaya diri, dan selalu was-was pria yang dicintainya akan diambil alih oleh gadis lainnya yang jauh lebih menarik dari dirinya. Yang paling saya sukai dari karakter Benio adalah kesederhanaan dan sifatnya yang apa adanya.

Ia tak suka berpura-pura menjadi orang lain agar disukai. Ia sadar tak pandai menjahit dan memasak. Akhirnya ia putuskan untuk mengerjakan hal yang paling ia kuasai yakni semangatnya yang tak mudah padam dalam mencari berita. Ya si Benio yang dulunya tak pernah percaya diri menjadi seorang wartawati yang tangguh. Ia bekerja keras karena ia menghidupi keluarga tunangannya, Ijuuin. Tunangannya diduga tewas, sementara keluarga tunangannya terlilit oleh hutang.

Memang agak sedih melihat Benio yang baru menyadari rasa cintanya pada tunangannya ketika Ijuuin ditugaskan ke medan perang. Saat masih bersama dan sering bertemu, ia malah sering mengajaknya bertengkar dan tak percaya jika tungannya yang tampan benar-benar menyukai dirinya apa adanya. Pada saat membaca bagian ini saya ikut merasa sedih bagaimana Benio menyikapi duka citanya atas kepergian tunangannya yang dikabarkan tewas dan bagaimana akhirnya ia memilih memikul tanggung jawab sebagai pencari nafkah di keluarga tunangannya untuk menunjukkan kesetiaannya.

Meskipun Benio bekerja keras ia tetap gadis yang kocak. Ada saja kelakuannya yang membuat tertawa terpingkal-pingkal. Gayanya yang agak slengekan dan tomboi membuat atasan dan rekan kerjanya sering keheranan namun mereka kemudian malah kagum akan semangat dan dedikasinya dalam bekerja.

Mungkin karena pernah bekerja di suatu media maka saya bisa membayangkan kerepotan Benio dalam mencari berita. Kegigihan Benio hingga memanjat pohon unyuk mendapatkan sudut memotret yang jelas sungguh mengagumkan padahal pada masa itu, awal abad ke-20, wanita bekerja di Jepang sangat minoritas.

Saya bukan Benio si Miss Modern, tapi saya mengagumi kejujuran dirinya, kesetiaannya pada cintanya dan semangatnya yang seolah tak pernah padam.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 30, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: