Jurnalisme Warga dan JPNN

Blog JPNN

Jurnalisme warga atau citizen journalism semakin tumbuh subur di Indonesia. Kehadirannya memberikan warna baru di dunia pers, juga bisa menjadi media alternatif. JPNN sebagai salah satu jaringan media besar di Indonesia pun melirik pangsa ini dan kemudian meluncurkan rubrik blog di website JPNN sebagai wadah masyarakat umum untuk menulis.

Sejak lahirnya blog maka lahirlah media baru bagi masyarakat umum untuk menulis apa saja termasuk kondisi sekelilingnya yang memiliki nilai jual sebagai berita. Sehinhga kemudian lahirlah istilah jurnalis warga dan kemudian muncul blog keroyokan bagi jurnalis warga yang disediakan oleh media.

Di Indonesia keberadaan jurnalisme warga mulai tumbuh sekitar tahun 2008. Saat itu hadir Suara Warga yang merupakan bagian dari Suara Merdeka. Saya pernah mencicipinya sebelum kemudian beralih ke Kompasiana yang berada di bawah naungan grup Kompas.

Kini sudah ada lebih dari 300 ribu netizen yang bergabung sebagai jurnalis warga. Dan blog keroyokan bagi jurnalis warga semakin bermunculan, baik yang dikelola kelompok maupun oleh media besar. Dari media besar nasional, selain Suara Warga dan Kompasiana ada Indonesiana milik Tempo, ada Blog Detik, dan juga Soloensis dari Solopos.

Dari Jawa Timur ada Koran Surya dengan halaman khusus berisi rubrik untuk penulis dari masyarakat umum. Tak mau kalah JPNN yang membawahi Jawa Pos, Radar, dan sebagainya pun mulai meluncurkan blog untuk jurnalis warga sejak Agustus 2015 silam.

Artikelnya di blog JPNN belum begitu banyak. Ada berbagai kategori seperti politik, hiburan, dan olah raga. Artikelnya belum terkelola dimana artikel seperti poker dan artikel yanh sama bisa muncul berulang kali.

Saya pun mencoba memasukkan artikel dengan mendaftar terlebih dahulu. Saya coba versi mobile-nya. Proses memasukkan gambar dan unggah artikel sangat cepat tapi agak berantakan jika tidak memasukkan kode html.

Semoga blog JPNN bisa tumbuh dan berkembang seperti rekan-rekannya yang lain, Kompasiana dan Indonesiana, yang terbilang cukup berhasil. Setidaknya untuk satu tahun ke depan bisa memperbaiki fitur agar lebih user friendly dan tampilan lebih menarik.

Berikut artikel pertama saya di blog JPNN yakni mengulas film Mockingjay atau sekuel terakhir The Hunger Games: Film Penutup The Hunger Games yang Melegakan

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 8, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: