Berbagai Kisah Cinta dalam Love

Love_film

Kisah cinta sepasang manusia berbeda satu sama lain. Ada yang meraih jodohnya dengan mudah. Ada pula yang harus bekerja keras untuk mempertahankan cinta yang telah terajut. Pelangi dalam kehidupan romansa ini dikisahkan dalam film Love yang dirilis 2008.

Saya iseng-iseng menonton film Love di Trans7 sembari menunggu konser AADC 2 di teve sebelah. Melihat jajaran pemainnya yang memajang aktor dan aktris yang tampan, saya pun penasaran akan jalan ceritanya.

Di sini ada berbagai yang beberapa di antaranya saling berkaitan. Kisah pertama adalah pertemuan (Nugroho) Sophan Sophiaan dan Lestari (Widyawati) di sebuah tempat makan yang hendak dibuka. Nugroho membantunya memasang spanduk dan keduanya pun kemudian dekat. Tapi ada rahasia pada Nugroho. Ternyata ia menderita alzheimer dimana ia tidak ingat kejadian sehari sebelumnya.

Bus Trans Jakarta menjadi saksi pertemuan Dinda (Laudya) dan Restu (Irwansyah). Keduanya masih mahasiswa. Diana juga bekerja membantu anak autis. Saat keduanya makin dekat, ada sesuatu hal yang mengganjal pada Dinda tapi sulit untuk diutarakannya ke Restu.

Kisah perselingkuhan pun menjadi sorotan di pasangan suami istri Gilang (Surya) dan Miranda (Wulan). Mereka memiliki anak autis tapi Miranda makin nampak menjauh dan larut dalam kesibukannya. Gilang merasa istrinya memiliki hubungan dengan kawan kantornya.

Adapun toko buku juga menjadi tempat untuk mencari pasangan seperti dialami Tere (Luna) dan Awin (Darius). Mereka sama-sama gemar membaca dan menulis buku. Keduanya saling acuh, benarkah itu hanya digunakan untuk menutup perasaan suka?

Dan yang paling aneh adalah gadis asal Sukabumi bernama Iin (Acha). Ia mencari pacarnya tapi pacarnya raib. Ia pun menyebarkan poster ditemani pegawai percetakan, Rama (Fauzi). Hingga ia akhirnya menemukan rahasia pacarnya.

Hemmmm ceritanya ada yang menarik tapi ada juga terlalu dipaksakan. Saya suka kisah yang terjalin antara pasangan lanjut usia. Mungkin karena keduanya pasutri maka chemistry-nya begitu terlihat tanpa kesan berlebihan.

Saya tidak nyaman dengan hubungan Tere-Awin yang terlalu cepat. Hehehe aneh juga melihat Tere yang awalnya cool kemudian berubah jadi agresif. Yang juga bikin tidak enak ditonton itu juga kisah Iin-Rama. Aduh perempuan ini apa tidak risih ya menumpang di rumah pria tak dikenalnya. Kalau semalam dan terdesak sih tidak apa-apa, tapi kalau berhari-hari? Karakternya yang seolah dibuat sebagai wanita malang nan polos tidak berhasil membuat saya simpatik.

Iringan lagu Gita Gutawa yang berjudul Sempurna sebenarnya pas untuk mengiringi film ini. Hemmm hanya terlalu berlebihan, sedikit sedikit diputar lagu itu.

Satu lagi saya iri dengan kondisi bus Trans di film ini. Busnya lengang dan kondisi busnya masih bagus. Wah enak bangey. Seingat saya pada tahun 2008 bus Trans sudah seperti pindang dan beberapa busnya sudah kurang terawat.

Bukan film yang cocok untuk ditonton di bioskop karena masih seperti FTV. Untunglah masih ada kisah Widyawati-Sophan di sini.

Detail Film:
Judul : Love
Sutradara : Kabir Bhatia
Pemeran :Laudya Cynthia Bella, Irwansyah, Fauzi Baadila, Darius Sinathrya, Acha Septriasa, Luna Maya, Sophan Sophiaan, Surya Saputra, Widyawati, Wulan Guritno
Ajeng Sardi
Genre : Drama ,roman
Rating: 7/10.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 1, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: