Sabang, Pesona Pariwisata Bahari di Aceh

Belitung

Pagi hari sambil menjejakkan kaki ke pasir, saya menikmati deburan ombak yang silih berganti. Lalu matahari itu hadir menambah semarak hari. Itulah suasana pagi di pantai yang membuat hati berseri-seri.

Itulah salah satu pagi hari yang berkesan di pantai Tanjung Kelayang, Belitung. Masa-masa itu telah silam namun pesona baharinya masih terekam. Saat saya jenuh atau lelah, saya coba bayangkan suasana indah di sana dan saya seolah kembali berenang dan menikmati keindahan alam pantai dan lautan di sekeliling Tanjung Kelayang.

Sebagai warga yang tinggal di negeri kepulauan, sepatutnya saya bersyukur tidak terlalu repot mencari keindahan untuk memanjakan mata. Ada belasan ribu pulau dan entah ada berapa ribu pantai yang dimiliki Indonesia. Begitu kayanya Indonesia akan pantai dan pasti membuat iri negara yang tak memilikinya.

Keindahan lampung

Meskipun Indonesia sejak lampau dikenal sebagai negeri bahari, sayangnya masih banyak warganya yang lebih suka berlibur di tempat-tempat itu saja. Seperti di pusat perbelanjaan dan tempat-tempat populer seperti tempat wisata di Jawa dan Bali. Masih ribuan pantai dan pulau yang belum dikenali dan dijelajahi.

Saya menyukai beragam wisata baik wisata pegunungan, budaya, ataupun wisata bahari. Semua jenis wisata tersebut menyenangkan dan menambah pengalaman baru. Tapi sebagai warga kepulauan, saya merasa perlu untuk menambah daftar pantai dan pulau yang saya kunjungi. Bukan hanya demi portofolio kunjungan wisata, tapi juga demi lebih mengenali dan mencintai negeri sendiri. Karena tak kenal maka tak sayang, semakin banyak pulau yang kita kunjungi maka akan semakin tumbuh kecintaan kepada sebagai negeri kaya wisata bahari.

Ke Karimun Jawa

Apa sih serunya berwisata bahari? Hemmm… ada berbagai hal asyik yang tersaji di wisata bahari. Kalian bisa berenang,snorkeling, menyelam, berperahu, memancing, berkano, atau sekedar berjalan-jalan menikmati pasir pantai dan berburu matahari terbit yang selalu memberikan kesan tersendiri.

Ada sekian pengalaman istimewa saya menikmati wisata bahari. Seperti yang saya alami di Belitung dimana kegiatan wisata bahari di sana begitu membuat mata dan hati tersentuh oleh pesona alam dan pengalaman yang diberikan.

Di Belitung ada pulau-pulau kecil dengan batu granit raksasa yang membuat panorama menjadi eksotis. Panorama bawah lautnya juga menakjubkan. Menikmati matahari terbit di sini ibarat menonton sebuah pertunjukan yang dramatis.

Sebuah kesan lain juga saya alami sewaktu berlibur ke Lovina. Di sini kami diajak untuk snorkeling dan melihat lumba-lumba liar. Sebuah pengalaman yang berbeda.

bali (20)

Sedangkan di Tanjung Benoa, saya lebih bangak berkenalan dengan olah raga air memacu adrenalin seperti water skiing, flying fish ataupun parasailing. Wow olah raga airnya membuat saya dag dig dug tapi juga membuat beban terasa lepas.

Saya juga pernah merasakan sensasi berkeliling dengan kapal pesiar. Saya bisa bertemu dengan wisatawan dari mancanegara dan mengunjungi destinasi yang unik seperti melihat aktivitas memanen rumput laut dan berinteraksi dengan petaninya atau menyaksikan ikan-ikan berwarna-warni dari kapal selam mini.

bali (57)

Penasaran akan Pesona Wisata Bahari Sabang
Sejak dulu saya begitu penasaran dengan pulau Sabang. Ya gara-gara lagu Dari Sabang Sampai Merauke membuat saya menyimpan asa untuk suatu saat berkunjung ke pulau paling ujung barat tersebut. Apalagi juga ada tugu nol kilometer. Wah wah wah Sabang begitu membuat penasaran.

Saat ke Aceh sembilan tahun silam saya sebenarnya juga ingin ke Sabang. Saya menatap laut yang memisahkan Aceh dan Sabang dengan perasaan sedih dan ingin. Kapan ya saya bisa berkunjung ke Sabang?

Sabang

Saat ini Pemerintah Aceh mulai mengenalkan Sabang sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan. Di sini wisatawan dapat menjelajah pulau, memancing, melakukan olah raga air, menikmati keindahan bawah laut, berkeliling dengan kapal pesiar, dan merasakan panorama langit dengan matahari di ujung paling barat Indonesia.

Sabang seolah mutiara pariwisata Aceh yang saya yakin akan semakin mengkilap. Saya juga menjadi semakin penasaran seperti apakah pulau yang tengah bersolek ini. Apakah di sini saya bisa menikmati mie Aceh atau kuliner Aceh lainnya yang lezat, bercengkrama dengan penduduk pulau, dan menikmati panorqma baharinya yang pasti tak kalah berkesan dengan pulau-pulau yang dimiliki Indonesia lainnya.

~ oleh dewipuspasari pada April 22, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: