Soundtrack dan Musik Latar Dongkrak Emosi di Super Didi

musik

Soundtrack dan musik latar dalam film turut mengambil peranan dalam film. Perannya memang sekilas kecil dan hanya sebagai pendukung, tapi sebenarnya bisa membentuk suasana dan mendukung emosi sebuah adegan dalam film. Selain itu lagu-lagu yang menjadi soundtrack juga bisa menjadi media promosi sebelum hingga film tersebut telah ditayangkan. Nah kali ini yuk berbicara tentang lagu soundtrack dan musik latar dalam Super Didi.

Super Didi merupakan film drama keluarga dengan sentuhan komedi. Film yang dirilis 21 April 2016 ini seolah mendobrak pakem dimana hari tersebut lebih dikenal sebagai hari emansipasi wanita. Di dalam film ini tokoh ‘Kartini’-nya adalah seorang ayah bernama Arka, yang fungsinya sebagai ayah bertambah dengan atribut Pembajak, yaitu Perhimpunan Bapak-Bapak Jaga Anak.

Arka yang diperankan Vino G. Bastian tampil maksimal dan menyuguhkan realita bagaimana lelah namun juga menyenangkannya sebagai sosok ayah yang multiperan. Sehingga dalam film ini diharapkan para suami juga tulus berbagi peran menjaga buah hati dengan istri, karena tugas tersebut tidak mudah tapi di satu sisi menyenangkan dan menyatukan hati keluarga.

Oleh karena topiknya lebih mengarah ke soundtrack dan musik latar maka saya membahas dua lagu soundtrack yang telah diperkenalkan ke masyarakat sebelum film Super Didi resmi beredar di jaringan bioskop nasional.

Lagu pertama dibawakan oleh Baim yang dulu beken sebagai vokalis Ada Band dan saat ini menjadi personel The Dance Company. Setelah lama berjibaku sebagai gitaris, musisi bernama lengkap Ibrahim Imran ini rupanya kangen dengan urusan tarik suara. Nyatanya vokalnya tetap terjaga dengan baik sehingga lagu yang masuk dalam soundtrack Super Didi ini memiliki karakter lebih ngerock seperti genre musik favorit Baim.

Lagu berjudul Yang Terbaik dibawakan oleh Baim dan digubah oleh Amanda. Musiknya rancak dan dinamis seolah menggambarkan suasana sibuk baik di rumah maupun di tempat kerja, termasuk urusan merawat dan menjaga anak seperti yang dialami oleh tokoh utama, Arka.

Liriknya mudah dicerna dan sederhana. Bagian bridge dengan lirik yang rapat merupakan bagian yang asyik dimana kemudian disusul solo gitar.

Tatap mata lihat dunia
Berdiri bila kau terjatuh
Semua kan datang dan pergi
Selalu ada esok hari

Soundtrack berikutnya dibawakan oleh pemeran anak Arka, yakni Aviela Reyna. Bagian ayah sudah, nah kali ini giliran si anak.

Lagu berjudul I Love You Didi dibawakan secara manis dan menggemaskan oleh tokoh Viela dengan dibantu si kakak, Anjani.

Lagu dengan nuansa orkestra dan iringan piano ini berkisah tentang ungkapan terima kasih atas cinta dari ayahnya. Lagu ini juga menggambarkan kekaguman anak kepada ayahnya.

Kau tak pernah menyerah
Sekalipun engkau lelah
Hangatnya pelukanmu
Buatku selalu terjaga
Tak kan cukup terima kasihku
Engkaulah super didiku
Sepanjang hidupku

Musiknya indah dan liriknya lugas khas anak-anak. Lagu ini juga selaras dengan tema dan pesan yang tersisip dalam film Super Didi.

Lantas bagaimana dengan musik latar? Musik latar merupakan pemberi nyawa dan pendukung atmosfer di sebuah film. Musik latar dalam film Super Didi digarap oleh Riamirta Dwiandini yang pernah menggarap film Aku, Dia dan Mereka.

Meskipun jam terbangnya dalam menangani musik latar masih terbilang minim, tapi di Super Didi Riamirta memberikan porsi yang pas dan tidak berlebihan. Musiknya memberikan tambahan atmosfer tentang bagaimana repotnya Arka dan kemudian saat di adegan puncak yang membuat emosi penonton bercampur-aduk.

Dengan adanya musik latar dan soundtrack ini film Super Didi menjadi makin asyik dinikmati, terutama penambah unsur mengaduk-aduk emosi penonton, antara gemas, kesal, kasihan, juga tertawa geli.

Sumber gambar dari sini

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 2, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: