Meneladani Semangat Maritim Sriwijaya dengan Musi Triboatton

musi

Kalian masih ingatkah bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut sejati. Mereka bukan hanya pandai membuat kapal dan bernavigasi tapi juga memiliki pasukan maritim yang disegani. Kerajaan yang memiliki semangat maritim terbesar di nusantara itu adalah Sriwijaya. Semangat Sriwijaya ini dikenang oleh warga Palembang dengan mengadakan even tahunan International Musi Triboatton.

Nusantara pada masa lampau memiliki berbagai kerajaan besar. Namun yang bisa disebut sebagai kerajaan maritim terbesar dan penguasa lautan adalah Sriwijaya. Kekuatan maritim mereka begitu tangguh dan disegani. Selat Malaka mereka kuasai. Bahkan mereka pernah mengarungi lautan dari Tiongkok hingga Madagaskar.

Kebesaran dan kejayaan Sriwijaya patut diteladani karena Indonesia adalah negeri kepulauan dimana kekuatan maritim juga perlu selalu ditingkatkan. Untuk mengenang dan membangkitkan semangat maritim di kalangan generasi muda inilah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Daerah Sumatera Selatan menghelat even berskala internasional yakni International Musi Triboatton selama lima tahun terakhir ini. Olah raga air ini akan menggunakan tiga jenis perahu, kayak, river boat, dan traditional boat racing serta penyusuran bersama dengan menggunakan perahu induk.

Para peserta tak tanggung-tanggung akan mengarungi lima etape sepanjang 500 kilometer yang melintasi empat kabupaten dan satu kota,sehingga even ini benar-benar menantang bagi pecinta olahraga air, apalagi arusnya di beberapa tempat cukup deras. Peserta akan melakukan start di Kabupaten Empat Lawang dengan menempuh 35 km. Etape kedua dan ketiga melintasi Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Banyuasin sepanjang 140 km dan 165 km. Baru etape keempat dan finish di Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang dengan lintasan sepanjang 108 km dan 75 km. Untuk pembukaan acara yang diselenggarakan 11-15 Mei ini akan diselenggarakan di Gelanggang Remaja Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin pada 12 Mei.

Sungai Musi yang Luas (dokpri)

Sungai Musi yang Luas (dokpri)

Tahun lalu acara ini diikuti empat negara sahabat dan daerah. Empat negara sahabat itu masih tetangga kita, yaitu Malaysia, Singapura, Philipina, dan Brunei Darussalam. Sedangkan dari Indonesia, pesertanya baru sembilan provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Utara. Tahun ini diharapkan peserta lokalnya semakin bertambah begitu juga negara yang ikut serta, yakni ditargetkan ada 10 negara yang turut berpartisipasi.

International Musi Triboatton Bukan Sekedar Even Olah Raga Air

Tahun ini merupakan tahun kelima perhelatan even International Musi Triboatton. Semakin tahun acaranya semakin bergema dan semakin terkelola dengan baik oleh karena ajang Musi Triboatton ini sejatinya bukan sekedar even olah raga air. Even ini memiliki banyak manfaat baik bagi Sumatera Selatan, maupun bagi Indonesia.

Ajang ini bisa menjadi salah satu media berpromosi tentang obyek wisata di Indonesia. Selama ini wisatawan mancanegara baru mengenal Bali, kemudian daerah-daerah yang memiliki panorama bawah laut indah, seperti Raja Ampat, Bunaken, dan Wakatobi, tapi obyek wisata di Sumatera Selatan belum banyak dikenal. Memang Palembang pernah menjadi tuan rumah Sea Games pada tahun 2011, tapi kebesaran nama sungai Musinya sebagai sungai terbesar di Sumatera belum terlalu dikenal. Padahal Sumatera Selatan merupakan pusat kerajaan maritim termasyur di nusantara dan Asia Tenggara, yakni Kerajaan Sriwijaya.

Oleh karenanya even Musi Triboatton ini bermanfaat untuk mengenalkan kebesaran Sriwijaya kepada generasi muda Indonesia dan masyarakat dunia, juga mengenalkan wisata bahari sungai Musi sebagai salah satu destinasi menarik jika berkunjung ke Sumatera Selatan. Sehingga para wisatawan lokal maupun mancanegara tidak hanya mengenal Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak, tapi juga obyek wisata lainnya yang dilintasi oleh Sungai Musi. Makanannya tentu juga bukan hanya pempek, tapi juga ada masakan lainnya yang patut dicobai wisatawan.

Ada obyek wisata apa saja di Kabupaten yang masuk rute International Musi Triboatton ini?

Kabupaten dan kota yang dilalui yaitu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kabupaten Musi Rawas (Mura), Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Empat Lawan, dan Kota Palembang. Masing-masing memiliki obyek wisata yang mempesona.

Di Kabupaten Muba yang memiliki motto Randik atau rapi, aman, damai, dan indah kenangan ini juga memiliki jembatan Musi yang indah dan kokoh. Obyek wisata lainnya berupa danau Konger dengan warna kebiru-biruan. Juga ada danau Ulak Lia yang indah. Di kabupaten ini juga terdapat masyarakat tradisional Kubu Kandang dengan tari Basaleknya yang indah dan sakral.

Danau Ulak yang Indah (sumber: sanutra.com)

Danau Ulak yang Indah (sumber: sanutra.com)

Di Musi Rawas tempatnya lebih hijau dengan banyaknya air terjun, seperti Air Terjun Bunyi, Menai, Panjang, Rehun Tinggi, Rimba, Sri Pengantin, juga bebukitan dan danau yang memiliki panorama menawan. Ada danau Tingkip, danau Sukahati, bukit Botak, dan juga hutan wisata Taman Nasional Kerinci Seblat yang berbatasan dengan Jambi dan Bengkulu.

Bukit Botak (sumber: blog Triocandraihptunib)

Bukit Botak (sumber: blog Triocandraihptunib)

DI Kabupaten Banyuasin yang populer adalah Taman Nasional Sembilang dengan hutan rawa gambut dimana di dalamnya hidup tapir, siamang, gajah Sumatera dan harimau Sumatera. Selain itu juga terdapat hutan lindung habitat gajah di Lebung Hitam.

Sedangkan di Kabupaten Empat Lawan wisatawan bisa berkunjung ke Curug Tanjung Alam dan Air Lintang serta mencicipi kuliner setempat seperti sanga duren, gulai kojo, kelicuk, dan lempeng. Apa itu? Saya juga belum mencobanya dan juga penasaran akan rasanya.

Sedangkan di Palembang sudah pasti ada dua museum terkenal, Museum Balaputradewa dan Museum Sultan Badaruddin II, jembatan Ampera, benteng Kuto Besak, hutan Punti Kayu, pulau Kemaro, dan GOR Jakabiring Sport Centre. Untuk makanannya ada banyak santapan asyik, mau pempek, lenggang, mie celor, atau aneka pindang?

Museum Sultan Baddaruddin II (dokpri)

Museum Sultan Baddaruddin II (dokpri)

Dengan adanya even ini juga diharapkan masyarakat semakin mencintai olah raga air, menjaga kebersihan sungai karena sungai selain menjadi ekosistem hayati juga dapat digunakan sebagai obyek wisata dan sarana transportasi air serta mendukung perekonomian. Dan tak kalah pentingnya masyarakat meneladani kebesaran Sriwijaya sehingga turut memperhatikan sektor maritim dan tidak hanya terpaku pada sektor agraris oleh karena Indonesia adalah negara kepulauan. Semoga acara International Musi Tribboaton ini sukses.

2-1024x1024

Gambar cover dari sini

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 5, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: