The Sky-Colored Seed: Harmoni Insan-Fauna

The sky colored seed

Kisah-kisah fabel yang bersinggungan dengan manusia selalu menarik. Hidup harmonis antara manusia dan hewan memang terkesan utopia tapi gagasan ini selalu menarik seperti Narnia, Dinotopia, dan kali ini di anime berdurasi pendek The Sky-Colored Seed.

The Sky-Colored Seed atau Sora Iro no Tane dirilis tahun 1992 dan dibuat Yoshifumi Kondo dari studio Ghibli. Gambarnya seperti buku dongeng anak-anak dan memang kisah ini dari sebuah dongeng berjudul sama.

Cerita anime ini imajinatif dan begitu menarik. Suatu ketika seorang anak laki-laki yang sedang asyik bermain dengan pesawat mainannya bertemu dengan rubah. Rubah itu menginginkan mainan itu dan menukarnya dengan benih tanaman.

Bertukar barang

Benih itu ditanamnya

Anak laki-laki itu pun setuju bertukar barang. Ia lalu menanam benih itu di bawah sinar matahari.

Yang terjadi benih itu bukan tumbuh sebagai tanaman, melainkan menjadi sebuah rumah. Seekor anak ayam pun mencoba memasukinya dan ternyata muat. Ia pun tinggal di dalamnya.

Lalu datangnya seekor kucing. Anak ayam itu mengundangnya masuk. Eh rumah itu makin membesar sehingga kucing itu juga bisa lega memasukinya.

Anak ayam tinggal di dalamnya

Kucing dan babi pun ikut masuk

Lantas datanglah seekor babi dan ketiganya pun gembira dan saling bercanda di dalam rumah ajaib tersebut. Anak laki-laki yang menanam benih tersebut juga keheranan melihat benihnya berupa menjadi rumah, ia pun memutuskan untuk memasuki rumah tersebut dan keempatnya bersenda gurau bersama.

Berita rumah ajaib itu menyebar ke para tetangga dan hewan-hewan di sekitar. Mereka pun penasaran dan berduyun-duyun untuk ikut masuk. Semua diperkenankan masuk. Ada angsa, beruang, serigala, gajah, kelinci, dan hewan-hewan lainnya.

Rumah itu tumbuh ke atas dan melebar menjadi rumah yang cukup ditempati seluruh binatang. Mereka pun berpesta dan tertawa riang. Tidak ada yang bertengkar, di rumah hewan dan manusia hidup damai bersama.

Banyak yang tertarik akan rumah ajaib

Sora iro no tane

Rumah ajaib itu semakin menyita perhatian, termasuk juga rubah yang menukarkan bijih ajaib itu. Ia kagum melihat bijihnya bisa menjadi rumah yang luar biasa. Tapi ia juga iri dengki dan merasa itu adalah miliknya karena berasal dari bijih yang ditukarkannya.

Ia marah-marah dan mengusir semua binatang di dalamnya. Binatang pun tak berdaya dan mereka menyaksikan si rubah tinggal sendirian di rumah yang terus membesar itu.

Seperti balon, rumah itu terus membesar di bawah sinar matahari. Hingga suatu saat rumah itu menyentuh matahari dan meletus.

Hewan pergi

Rubah sendirian

Rumah besar itu musnah. Rubah pun sendirian dan tidak ada yang merasa kasihan.

Hehehe anime ini menarik. Durasinya hanya berkisar 90 detik tapi pesan moralnya mengena, cocok buat anak-anak. Pesannya sih agar tidak mudah iri dengki dan mau berbagi.

Meski filmnya sederhana dan durasinya sangatlah singkat, saya menyukai anime ini dan memberi nilai 8,3/10 untuk kisahnya yang apik dan kualitas grafisnya yang indah.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 19, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: