Tol Trans Sumatera dan Kesejahteraan Warga Sumatera

images (7)

Membangun infrastruktur akan membangun sebuah bangsa atau build the infrastructure, build the nation. Infrastruktur adalah kebutuhan pokok bagi sebuah wilayah. Jika infrastruktur daerah tersebut memadai maka perekonomian di daerah tersebut akan hidup. Dengan harapan pembangunan lebih merata dan kesejahteraan warga Sumatera meningkat maka sejak Februari 2016 dibangunlah tol Trans Sumatera. Sebuah proyek besar ini tentunya memerlukan dukungan banyak pihak agar berjalan lancar, termasuk kecukupan material.

Jalanan Sumatera tidak seperti di Jawa yang sebagian besar telah mulus dan terhubung. Kondisi jalanan Sumatera di sebagian wilayah terbilang masih memprihatinkan dan konektivitas ke berbagai daerah masih kurang sehingga agak menghambat pertumbuhan industri dan wisata. Selain jalanannya yang rusak di beberapa, fasilitas jalan seperti penerangan jalan di beberapa titik juga belum memadai sehingga rawan terhadap aksi kejahatan.

Saya beberapa kali ke Sumatera, seperti Lampung, Palembang, Jambi, Medan, Bangka Belitung, dan Aceh. Jalanan di kota memang umumnya mulus dan rapi, akan tetapi ketika kita bepergian ke luar kota ataupun bepergian lintas provinsi maka akan merasakan bagaimana Sumatera seharusnya memiliki tol dan jalur kereta sejak dulu. Pembebasan lahan hal yang krusial dan memerlukan waktu lama dan ini seharusnya sudah dipikirkan dari pengalaman melaksanakan proyek tol di Jawa. Rencana proyek tol Sumatera yang direncanakan sejak tahun 2009 ini pun akhirnya baru dikerjakan tahun ini. Proyek ini dikerjakan oleh konsorsium BUMN, yaitu PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, dan PT Pembangunan Perumahan.

Oleh karena kondisi infrastruktur yang kurang memadai, berwisata lintas Sumatera kurang favorit di kalangan wisatawan. Seandainya tol Trans Sumatera telah rampung maka selain perekonomian meningkat, industri pariwisata juga akan bergeliat karena Sumatera memiliki pesona budaya dan panorama alam yang menawan serta tak kalah unik dan mempesona dengan yang ada di pulau lainnya.

Ada 23 ruas utama tol Trans Sumatera dari Bakauheni, Lampung hingga Sigli, Banda Aceh. Proyek tol sepanjang lebih dari 3 ribu kilometer ini memerlukan investasi sebesar Rp 300 Triliun. Oleh karena dananya yang sangat besar maka proyek tol dibagi menjadi beberapa fase.

Fase pertama yakni Bakauheni, Lampung Selatan-Terbanggi Besar, Lampung Tengah sepanjang 140,41km. Diharapkan hingga tahun 2019 Sumatera memiliki tol baru sepanjang 191,6 km dari Lampung hingga Palembang. Tol ini juga didesain dengan lebar total 21 meter, dengan masing-masing ruas selebar sembilan meter dan memiliki bahu jalan. Jalanan ini juga dirancang agar mampu dilewati kendaraan bertonase 80-90 kg agar jalanan tidak mudah rusak. Dengan desain jalan tol ini maka jalan tol ini bisa digunakan untuk arus perpindahan manusia melalui transportasi pribadi dan angkutan umum, juga untuk meningkatkan arus barang dari dan ke industri.

Empat Fase Pertama Trans Sumatera (gambar: marketeers.com)

Proyek jalan tol ini seperti manfaat yang telah dirasakan masyarakat dan kalangan industri di Jawa maka akan dapat menghidupkan daerah-daerah yang dillintasi jalan tol sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Daerah-daerah ini akan semakin dilirik wisatawan karena infrastrukturnya telah memadai. Industri di daerah tersebut juga akan berkembang karena proses logistiknya akan terbantu dengan adanya jalan tol tersebut.

Dalam beberapa waktu ke depan, proyek tol ini juga akan mengerjakan ruas Palembang-Tanjung Api-api yang merupakan kawasan industri. Dengan adanya jalan tol nantinya akan dapat mengurangi biaya dan waktu logistik sehingga industri di Sumatera juga akan mengalami peningkatan. Bahkan bisa jadi dalam sepuluh tahun ke depan industri di Sumatera akan mengalahkan pertumbuhan industri di Jawa.

Proyek tol ini selain memerlukan dukungan dari konsorsium BUMN kontraktor juga perlu dukungan material utama yakni semen yang berkualitas dengan harga yang memadai. Kebutuhan semen ini juga pastinya sangat besar karena proyek jalan tol Sumatera ini termasuk proyek raksasa yang memerlukan waktu beberapa tahun ke depan. Oleh karenanya tekad dan komitmen BUMN Semen Semen Indonesia Group dalam proyek tol ini patut diapresiasi.

Di Sumatera, BUMN yang termasuk dalam Semen Indonesia Group adalah PT Semen Padang (Persero) dan PT Semen Indonesia Aceh yang sedang dalam proses pembangunan. Semen Padang merupakan industri semen tertua di Indonesia sehingga dari segi pengalaman sudah terakui, begitu juga dengan kualitas dan kapasitas semen yang dihasilkan. Untuk fase pertama jalan tol yang dilaksanakan di Lampung, Semen Padang siap memasok seluruh kebutuhan semennya. Pengantongan semen di daerah Lampung ini sudah dilakukan sejak tahun 2013 sehingga pada proyek jalan tol fase pertama ini sudah tidak terlalu terbenani dan siap untuk berfokus menyiapkan kapasitas semen untuk fase berikutnya proyek tol Sumatera serta tak lupa memenuhi kebutuhan semen bagi rumah tangga.

Tapi Semen Padang tidak bisa sendirian dalam memasok kebutuhan proyek tol Sumatera karena kebutuhannya sangat besar. Hal ini perlu ditopang oleh industri semen lainnya yang tergabung dalam Semen Indonesia Group, yakni PT Semen Gresik dan PT Semen Tonasa. Diharapkan PT Semen Indonesia Aceh dan PT Semen Indonesia Kupang juga segera beroperasi karena kebutuhan semen pasti semakin besar dengan gencarnya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia.

Saya juga berharap proyek tol ini segera rampung sehingga pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga Sumatera bisa segera terwujud. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor termasuk pariwisata dapat meningkat dan dinikmati warga Sumatera.

Gambar cover dari: beritadaerah.co.id

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 30, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: