Kisah Romantis di Voices of a Distant Star

images (12)

Sejak mengenal anime bertajuk 5 cm per second, saya jatuh cinta dengan karya Makoto Shinkai. Filmnya bukan hanya memiliki gambar yang indah juga cerita yang umumnya menguras emosi. Film kali ini yang saya ceritakan berjudul Voices of a Distant Star.

Film dengan durasi singkat berkisar 25 menit ini menceritakan romansa dua remaja, Mikako Nagamine dan Noboru Terao. Keduanya bersahabat dan ingin melanjutkan ke sekolah yang sama dan mengambil ekstrakurikuler yang sama. Namun keduanya kemudian terpisahkan oleh jarak dan waktu.

Tak terduga oleh Noboru, sahabat karibnya ini terpilih sebagai pilot robot luar angkasa yang tergabung dalam UN Space Army. Ada pasukan alien dari Mars, Tarsian yang menyerang kapal induk Lysithea. Mikako ditugaskan ke Jupiter.

banner_1622

Keduanya rajin bertukar email. Namun seiring dengan jarak yang semakin jauh ditempuh Mikako, waktu tempuh email itupun semakin lama. Bahkan satu email bisa terkirim satu tahub kemudian.

Suatu saat Mikako merasa sangat kesepian. Ia menghubungi siapapun yang kiranya bisa mendengarnya. Ia tersadar dirinya di galaxy Sirius di planet Agarta dimana perbedaan waktu antara dirinya semakin lebar. Perlu delapan tahun agar pesan Mikako tiba di tangan Noboru.

Noboru berupaya melupakan Mikako. Sedangkan Mikako hanya ingin kembali ke bumi dan bertemu Noboru. Ia lalu mengucapkan pesan bahwa Mikako yang sekarang berusia 16 tahun menyukai Noboru 25 tahun. Tak terduga oleh Mikako, ia telah dikelilingi oleh musuh. Nyawanya terancam.

images (15)

Film ini mengajak penonton menyelami perasaan kesepian di antara kedua pemeran utamanya. Mikako merasa sendirian di luar angkasa dan ia merasa tak bahagia meskipun ia dianggap sebagai siswa pilihan untuk melindungi bumi dan mengejar Tharsian.

Perasaan itu juga dialami oleh Noboru hingga ia merasa frustasi menunggu pesan dari Mikako. Ia mengalami dilema untuk melanjutkan hidupnya atau terus terbayang-bayangi oleh kawan dekatnya.

Filmnya mengharukan dan juga menguras emosi. Saya tidak tahu bagaimana menghadapi hubungan jarak jauh seperti itu yang ancamannya juga waktu dan nyawa.

Apakah filmnya berakhir bahagia? Entahlah dan semoga karena film ini dibiarkan menggantung. Skor saya untuk film ini berkisar 8/10.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 4, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: