PMI pun Hadir Menjaga Lingkungan

PMI WASH 2016

Selama ini jika melihat Palang Merah Indonesia (PMI) yang terlintas di benak adalah melayani donor darah dan membantu korban bencana alam. Rupanya PMI bukan hanya mengurusi dua hal tersebut. PMI hadir dimanapun, di tempat orang-orang memerlukan bantuan, termasuk dalam hal menjaga lingkungan.

Saat ini seiring laju penduduk dan pertumbuhan industri, maka lingkungan hidup seolah dikorbankan. Ada banyak sawah dan bebukitan hijau yang berubah menjadi lahan perumahan penduduk. Sungai-sungai pun rawan tercemar oleh limbah pabrik maupun limbah domestik. Belum lagi hutan-hutan yang dibakar dengan alasan pembukaan lahan. Tak heran jika banyak aktivis lingkungan hidup mancanegara memberikan perhatian khusus kepada Indonesia atas laju kerusakan alam yang sangat drastis.

Manusia sejatinya tak bisa dipisahkan dengan lingkungan. Jika lingkungan di sekelilingnya sehat mulai dari udara yang tidak terkontaminasi asap beracun, air bersih yang bisa dikonsumsi, juga sehat alias sanitasinya baik, maka manusia yang tinggal di dalam lingkungan tersebut juga akan hidup sehat dan nyaman. Apabila lingkungan  dalam kondisi sebaliknya, maka manusia bakal terancam sakit-sakitan.

Lingkungan dalam arti luas seperti sungai, kondisi vegetasi, dan sebagainya juga berkaitan erat dengan kehidupan manusia. Jika manusia terus membuang sampah seenaknya di sungai, menebangi hutan dengan membabi buta maka yang terjadi alam akan merespon dengan bencana yang sejatinya merupakan ulah dari manusia itu sendiri, yaitu banjir, tanah longsor, intrusi air laut, dan kekeringan.

Saya yang awalnya mengira tugas PMI hanya terkait dengan donor darah dan bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana alam pun kemudian ingin lebih tahu secara mendalam tentang apa itu relawan lingkungan hidup di tubuh PMI. Dan rupanya hal ini sudah berlangsung bertahun-tahun, dimana saya baru memahami jika relawan lingkungan hidup PMI itu telah eksis dan telah memberikan kontribusi pada penyelamatan dan pelestarian alam sebagai bagian dari lingkungan hidup.

PMI memang terkait dengan kemanusiaan, dimana lingkungan adalah habitat manusia itu sendiri, sehingga sangat jelas jika manusia tak bisa dipisahkan dari lingkungan hidup. PMI bekerja juga berlandaskan tujuh prinsip dasar  yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan. Lingkungan hidup adalah bagian dari kesemestaan sehingga jelas bahwa menangani dan melestarikan lingkungan hidup adalah bagian tugas PMI, dimana dalam hal ini juga merangkul palang merah remaja, korps sukarela, dan tenaga sukarela.

Salah satu kegiatan PMI relawan lingkungan hidup adalah melakukan penghijauan dengan penanaman pohon bekerja sama dengan berbagai instansi. Contohnya adalah kegiatan penanaman pohon bersama Kementerian Lingkungan Hidup di Banjar pada ulang tahun PMI ke-70. Ancaman di Banjarmasin utamanya adalah banjir sehingga diharapkan dengan penanaman pohon maka akar tanaman dapat lebih mencegah run-off air hujan dan mengurangi risiko terjadinya luapan air sungai.

Kegiatan relawan lingkungan hidup lainnya berupa pengelolaan air dan sanitasi. Air adalah kebutuhan vital bagi manusia dan makhluk hidup. Saat ini permasalahan utama dari air adalah tidak layak minum karena telah tercemar. Selain itu dalam musim kemarau sebagian daerah mengalami kekeringan dan pada musim hujan mengalami ancaman banjir. Hal inilah yang perlu diantisipasi oleh berbagai kalangan, termasuk oleh relawan lingkungan hidup.

Untuk menambah pengetahuan  tentang pengelolaan air dan sanitasi ini maka relawan lingkungan hidup dari PMI mendapat pelatihan WASH ( Water Sanitation and Hygiene) di Blora pada tahun 2015. Mereka mendapat ilmu dan praktik tentang bagaimana mengelola air keruh agar layak dikonsumsi.

Air juga erat kaitannya dengan sanitasi. Jika lingkungan di sekitarnya memiliki saluran air atau sungai yang kotor maka penghuni di sekitarnya bisa mengalami penyakit kulit seperti gatal-gatal, demam berdarah dan penyakit perut seperti kolera dan disentri. Untuk itulah pengelolaan air dan menjaga agar sumber air seperti sungai itu perlu demi kesehatan warga sekitarnya juga meminimalisasi terjadinya luapan air. 

Oleh karena generasi mudalah yang nanti menjadi garda terdepan menjaga lingkungan hidup dan juga menjadi pemimpin bangsa, maka mereka juga perlu diajarkan bagaimana menjaga dirinya sendiri dan lingkungannya agar tetap sehat. Untuk itu PMI mengadakan Peduli Sekolah Sehat dimana tahun 2014 diadakan di Surabaya. Pada program Peduli Sekolah Sehat tersebut anak-anak diajarkan berperilaku hidup bersih dan sehat, baik menjaga kebersihan dan kesehatan dirinya juga lingkungannya.

Wah rupanya ada banyak hal yang telah dilakukan oleh relawan lingkungan hidup PMI. Kerja para relawan ini tentunya patut diapresiasi dan didukung oleh segala lapisan masyarakat agar lingkungan bersih dan sehat dapat terwujud di seluruh Indonesia.

Sumber gambar di sini

 

 

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 12, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: