UMKM Go Global di Era Digital

B digital dkk

Bulan puasa bukan berarti berhenti beraktivitas. Dalam bulan suci ini para netizen juga bisa terus giat menambah ilmu dan melakukan hal-hal untuk meningkatkan kompetensi mereka. Nah, di Smesco DigipreneurDay yang dihelat 18 Juni ini ada banyak ilmu yang dibagikan, terutama tentang UMKM dalam era digital dimana ilmu tersebut tentunya inspiratif.

Sabtu pagi ini cuaca Jakarta diselimuti oleh hujan. Meski demikian sejak pagi Galeri Indonesia Wow yang menjadi lokasi acara even Smesco DigipreneurDay mulai ramai dikunjungi blogger dan para pelaku UMKM. Sambil menunggu acara dimulai mereka asyik mengobrol, ada pula yang berkeliling melihat beragam produk yang dipamerkan.

Smesco DigipreneurDay ini merupakan even kali kedua. Sebelumnya acara ini sukses diadakan pada 19 April lalu dengan ilmu-ilmu yang menarik seputar UMKM dan cara memaksimalkan potensi pada era digital ini. Pada even pertama yang ditonjolkan adalah materi fotografi produk dimana peserta juga diajak mempromosikan produk-produk unggulan Smesco lewat gambar yang kemudian dinilai dan mendapat hadiah menarik.

Kali ini topiknya juga masih berkutat dengan UMKM dan potensi digital, tapi tentunya dengan topik dan narasumber yang berbeda. Temanya yaitu One Shoot for UKM Go World untuk kelas pembuatan video dan One Day, One Goal for UKM Go Global

Ada apa saja di even Digipreneur Day kali ini? Pengisi acaranya ada beragam, dari pemilik celana sarung Taj’maul yakni Tajudin Maulana, Ahmad Rafik pemilik All’s Scarf, para pelaku digital, dan Chief Marketing Officer Opid Adisuryo. Dalam acara ini juga ada kelas teknis pembuatan video dan content promosi dengan narasumber videografer profesional Bening Kharisma Buwana dan Yosa Tobing.

Dalam acara kali ini Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Ahmad Zabadi berhalangan datang. Tapi Beliau sangat mengapresiasi antusiasme dan keterlibatan kalangan digitalpreneur dan netizen dalam kegiatan Smesco DigipreneurDay. “Dari kolaborasi ini diharapkan dapat membangkitkan rasa memiliki dan tanggung jawab sekaligus inspirasi di kalangan digitalpreneur untuk memajukan produk UKM, khususnya Smesco melalui karya video yang menarik dan informatif, ” tuturnya.

Selama acara berlangsung juga ada beragam lomba dengan hadiah menarik seperti Live Tweet Competition, IG Competition, dan penanya terbaik. Hadiahnya ada sarung celana, sajadah, tali sepatu produk Apana, dan jilbab dari All’s Scarft.

Simak Yuk Materi Menarik dari Pelaku UMKM dan Digipreneur
Tajudin Maulana si pemilik celana sarung bermerk Taj’maul bercerita panjang lebar tentang usahanya yang dirintis dari nol.

Ada banyak inspirasi yang dibagikan oleh Tajudin, seperti bagaimana kecemasan akan tertutupnya mata pencaharian karena pabrik tempat ia bekerja akan ditutup, berubah menjadi semangat dan keberanian untuk berwirausaha.

Celana sarung tajmaul

Dengan kreativitasnya ia berhasil membuat produk yang unik dan mendapat hati di masyarakat. Bahkan saat ini produknya banyak ditiru. Namun demikian ia yakin produknya tetap diminati karena kualitasnya yang terjaga. Ia juga terus berinovasi dalam hal desain sehingga karyanya tetap terdepan. Ulasan lengkap kiprah celana sarung Taj’maul bisa dibaca di artikel ini.

Sesi kedua diisi materi Tantangan dan Gurihnya Berbisnis Hijab ala All’s Scarf (Siasat Hijab All’s Scarf go Global Market) oleh si pemilik, Ahmad Rafik. Ia melihat saat ini kebutuhan hijab di Indonesia cukup besar, sehingga hal ini menjadi peluang baginya untuk berwirausaha. Dengan inspirasi dari istri, ia pun memanfaatkan usaha konveksinya untuk mulai berbisnis aneka kerudung.

Ia memilih untuk membuka toko online karena ada banyak kelebihannya. Dengan konsep ingin membuat muslimah bangga akan hijab yang dipakai dan nampak bergaya, ia pun membuat beragam desain hijab dengan payet dan bordir dengan tetap menjaga unsur syar’i.

Pemilik All's Hijab

Meski baru berdiri tahun 2012, usahanya terbilang cukup sukses. Ia memanfaatkan website dan berbagai kanal media sosial untuk mempromosikan dan memasarkan produknya.

Setelah rehat acara pun kembali berlanjut dengan materi tentang Meningkatkan Penjualan untuk Ekspor di Era Digital. Pembicaranya beragam dari BDigital, digitalpreneur, dan Direktur Bisnis LLP Smesco Bagus Rachman. Ada beragam ulasan yang menarik seputar UMKM di Indonesia, peran Smesco sebagai mitra UMKM dan bagaimana para digitalpreneur memanfaatkan media sosial dan website untuk mempromosikan produknya. Secara lebih detail, akan saya buat artikel tersendiri untuk materi ini.

Materi yang terakhir yakni tentang aplikasi kasir online berbasis cloud server yang dibawakan oleh Chief Marketing Officer Opid Adisuryo.

Pawoon baru hadir tahun 2014 dengan bergerak pada sistem aplikasi kasir online. Mengusung nama Pawoon yang dalam bahasa Jawa berarti dapur maka Pawoon mengibaratkan keuangan sebagai dapur dan jantungnya sebuah bisnis. Tanpa pengelolaan keuangan yang baik maka bisnis bisa menjadi runyam.

Pawoon

Aplikasi ini menggunakan bahasa Indonesia dan user friendly sehingga dapat digunakan pemilik bisnis dan karyawannya. Meskipun berbasis cloud server, akan tetapi data terenkripsi dengan baik sehingga data tersebut aman.

Dengan Pawoon, user dapat memantau operasional bisnis harian, mingguan dst, pemilik bisnis dapat mengetahui statistik produk yang paling laris dan mengetahui jam ramai pengunjung sehingga dapat menyusun strategi penjualan yang lebih jitu. Pawoon juga memiliki Customer Relation Management, yang berguna untuk menjalin komunikasi dengan pelanggan.

Bagi UMKM yang serius untuk berbisnis sih menurut saya aplikasi keuangan yang andal diperlukan. Apalagi jika bisnisnya tumbuh besar dan berkelas ekspor.

Dari materi Smesco Digipreneur Day kemarin (18/6) saya mendapat pencerahan bahwa menjadi wirausahawan yang baik itu perlu kerja keras, terus berinovasi dan mengasah diri, memanfaatkan kanal yang tersedia seperti teknologi digital dan peluang menjadi mitra Smesco, juga serius dan berhati-hati dalam pengelolaan keuangan.

Dari acara Smesco Digipreneur Day yang dua kali saya ikuti ada banyak materi menarik yang saya peroleh. Ada sesuatu yang catat dan coba saya lakukan, tentang keberanian, termasuk dalam melakukan sesuatu yang nampak sederhana, yakni keberanian untuk memulai.

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 19, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: