Jembalang di Yosi-Klik-Bun Lebih Seram

Dont_be_afraid_of_the_dark_poster

Film Don’t be Afraid of The Dark termasuk film horor lama yang tidak begitu pengin saya tonton karena ulasan dari beberapa teman yang kurang bagus. Baru ketika ditayangkan di teve saya menontonnya. Dan memang kurang menarik. Lebih seram jembalang di buku Enid Blyton.

Sebenarnya film Don’t be Afraid of The Dark memiliki bahan-bahan yang bisa membuat film ini jadi apik. Ada rumah kuno, pemiliknya yang menghilang misterius, gangguan-gangguan di rumah tersebut, juga pemeran yang cukup beken. Ada Katie Holmes yang dulu beken di Dawson’s Creek dan Guy Pearce yang populer berkat Memento. Tapi ‘hantu’ atau ‘si pengganggunya’ kurang kuat dari segi latar cerita dan motifnya sehingga karakterisasi hantunya kurang mantap.

Oh ya saya akan cerita sedikit tentang filmnya. Ada Sally (Bailee Madison) yang diserahkan ibunya untuk tinggal bersama ayah dan kekasihnya yang diperankan Guy Pearce dan Katie Holmes. Ia anak yang penyendiri dan merasa kehadirannya, baik bersama ibu maupun ayahnya kurang diinginkan.

Tak berapa lama ia menemukan ada ruang bawah tanah yang ditutup. Lalu menemukan semacam ruang pembakaran yang ditutup. Dasar usil, meski sudah diperingatkan pekerja, ia tetap menurutkan rasa ingin tahunya dan makhluk menyeramkan itupun terbebas. Siap mengajak keluarga itu berpesta dalam kengerian.

Tapi apakah menyeramkan? Sosok monsternya yang digambarkan makhluk purba seperti peri gigi atau mungkin jembalang tidak begitu menyeramkan, seperti monyet. Lebih ke unsur sadisnya, bukan yang creepy.

Saya malah lebih merasa ngeri ketika membaca buku karya Enid Blyton tentang boneka bernama Yosi, Klik, Bun yang hidup di rumah pohon dan berinteraksi dengan hewan, boneka, dan makhluk penghuni hutan, seperti peri baik dan jembalang.

Jembalang tergolong peri, tapi mereka culas dan memiliki sihir. Mereka menyeramkan, bisa menakutimu untuk iseng, membuatmu tersihir, atau juga bisa mencuri barang berharga Kalian. Yosi pernah diculik jembalang jahat. Ketika ketiganya berpetualang dengan kereta ajaib, mereka juga dapat serbuan dari kelompok jembalang yang menginginkan kereta tersebut. Gambaran jembalang di buku anak-anak ini jauh menakutkan.

Jembalang

Oh ya judul film Don’t be Afraid of The Dark ini mirip dengan judul serial teve horor tahun 1999-2000 yang persis dengan judul novel Sidney Sheldon, Are You Afraid of The Dark. Jika di versi film itu murni horor sedangkan di novel Sidney lebih cocok disebut thriller dengan twist yang menarik.

Apakah saya takut gelap? Hemmm iya sih. Sudah gelap, sendirian, lapar-tidak ada makanan, hape atau laptop mati…wah seram juga.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juli 29, 2016.

2 Tanggapan to “Jembalang di Yosi-Klik-Bun Lebih Seram”

  1. saya juga nontn film itu td malem…. gelap smw, serem kagak đŸ˜€ msh sereman insidious

    • Hehehe bener lebih serem Insidious. Waktu Black Bride dan ruh-ruh lainnya bermunculan itu suka mengagetkan. Penampakan Black Bride itu sampai sekarang masih terekam di benak. Nggak nyangka itu ternyata hantu pria di sekuelnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: