Ju-On4 Final Curse yang Tetap Membawa Korban

Kayako

Horor Jepang salah satu jenis horor yang sukses membuat penonton tercekam. Salah satu hantu yang menyusul kepopuleran Sadako dalam The Ring adalah Kayako dalam Ju-On hingga dibuat film berjudul Sadako vs Kayako. Kali ini saya ingin membahas Sayako yang dalam sekuel berjudul Final Curse ini mengajak pasangan duetnya, Toshio, untuk menakut-nakuti penonton.

Final Curse ini merupakan kelanjutan dari film-film Ju-On pendahulunya dan film sebelum film Sadako vs Kayako. Akan tetapi jika Kalian tak terlalu mengikuti kisahnya juga tak mengapa karena ada kilas balik pada bagian awal.

Adalah Mai yang kebingungan melihat adiknya, Yui, hadir secara tiba-tiba pada larut malam. Ia seolah resah dan berkata Toshio selalu ikut. Mai ketakutan dan baru menyadari ia mimpi buruk.

Ternyata adiknya memang hilang setelah datang ke rumah salah satu siswa. Setelah mendapatkan barang-barang adiknya di sekolah, ia menemukan catatan siswa milik asiknya dan menemukan sosok siswa yang namanya disebut oleh adiknya lewat mimpinya, Toshio. Mai yang penasaran berkata ke kekasihnya, Sota, untuk menyelidiki rumah tersebut.

Di tempat berbeda, Reo merasa aneh melihat ibunya tiba-tiba mengajak sepupunya yang tak dikenal untuk tinggal bersamanya. Sepupunya itu laki-laki yang masih kecil. Sejak bertemu ia merasa ada yang aneh pada sepupunya. Nama sepupunya itu Toshio.

Sejak kehadiran penghuni baru tersebut, Reo mulai mengalami beberapa gangguan. Mai dan Sota juga mengalami semacam halusinasi. Rupanya kutukan pada rumah lama itu terus berlanjut dan kali ini kutukan berpusat pada rumah Reo dengan Toshio yang hadir bersama ibunya.

Hantu

Atmosfer sudah mencekam sejak di awal film. Sosok Toshio memang misterius karena orang-orang di sekelilingnya meninggal dengan mengerikan. Kutukan itu ternyata tidak bisa dimusnahkan meskipun rumahnya sudah dihancurkan. Kutukan itu berpindah mencari korban baru.

Ceritanya berganti-ganti ke beberapa tokoh yaitu Mai, Sota, Reo, dan kedua sahabatnya. Masing-masing mengalami kejadian ganjil sejak berkenalan dengan Toshio. Ada sebuah senandung dan sebuah bunyi mencekam yang kemudian menghadirkan sosok yang menyeramkan. Korban pun berjatuhan.

Saya menyukai irama kehororannya yang pelan-pelan dibangun. Tapi setelah suasana mencekam itu terbentuk kedua hantu ini muncul silih berganti tanpa permisi. Korbannya bukan hanya orang di sekitar Toshio, tapi juga para penonton. Sudah tiga penonton pria tergopoh-gopoh keluar dari bioskop menyisakan sekitar tujuh penonyon lainnya. Saya sendiri menonton sambil setengah mengintip karena hantunya muncul kapan saja dan tak sabar menunggu kapan filmnya berakhir.

Saya kurang suka alur cerita film ini. Horornya sih kena, tapi motif kedua hantu tersebut mengambil korban satu-persatu tidak dijelaskan.

Bagi yang suka ditakut-takuti hantu Jepang maka minggu ini waktu yang tepat. Film horor Jepang tayang di jaringan Blitz dalam rangka festival film Jepang dari JuOn4: Final Curse, Sadako vs Kayako dan Party Corpse. Yakin Kalian berani nonton sendirian?

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 20, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: