Kisah ‘Putri Tidur’ dan Dunia Paralel

5

Apakah ada alam semesta, selain yang kita pijak saat ini? Misalkan ada, bagaimana konsep waktu dan ruang di sana, apakah serupa ataukah berlainan dengan konsep semesta saat ini?

Selain Studio Ghibli, aku menggemari film-film animasi produksi Comic Wave dengan salah satu sutradaranya terkenal yaitu Makoto Shinkai. Ada sejumlah filmnya yang kusukai dari Byosoku go centhimaru (5 cm per second), Kimi no Na wa (Your Name) yang baru tayang, dan The Girl and Her Cat. Tema-temanya khas dari kisah sehari-hari, kisah sepasang lawan jenis yang mengharu biru, dan juga cerita bertemakan luar angkasa dan fantasi.

Ada sebuah kisah tentang ‘Putri Tidur’ dari Makoto Shinkai yang indah namun agak rumit berjudul The Place Promised in Our Early Days. Anime ini bisa dibilang membuat saya mikir dan merenung pasca menontonnya karena ada konsep multiuniverse yang bisa dibilang kompleks.

Dikisahkan pada tahun 1974 wilayah Jepang terpisah antara bagian utara dan selatan. Di bagian utara yang disebut Ezo dikuasai oleh Union dimana ada sebuah menara dengan desain aneh yang dibuat oleh seorang ilmuwan bernama Ekusun Tsukinoe.

promise-hiroki-and-friends

promise-girl

Di wilayah utara di daerah Aomori hiduplah tiga remaja yang pada tahun 1996 duduk di kelas sembilan. Mereka adalahHirko Fujisawa yang gemar memanah, Takuya Shirakawa yang pandai berseluncur es, dan Sayuri Sawatari yang menekuni biola. Kedua anak laki-laki itu prodigy dan sangat cerdas. Keduanya tertarik pada rekan mereka, Sayuri dan pada musim panas ketiganya menjadi akrab karena memiliki minat yang sama.

promise-hiroki-and-girl

9

Ketiganya tertarik pada menara di Hokkaido yang terlihat di Selat Tsugaru. Saat kedua anak laki-laki itu menemukan pesawat drone, mereka menamainya Bella Ciela dan bersama Okabe, atasannya saat magang di sebuah pangkalan militer, mereka memperbaikinya dan berharap suatu saat dapat terbang bersama Bella Ciela dan mengunjungi menara tersebut. Namun sebelum niat itu terlaksana, Sayuri tiba-tiba menghilang secara misterius.

1

2

Hiroki sangat terpukul, meskipun tanpa sepengetahuannya, sobatnya juga mengalami hal yang sama. Tiga tahun kemudian jalan hidup keduanya terpisah, Takuya bekerja sebagai ahli fisika dan meneliti dunia paralel. Akhirnya keduanya mengetahui jika Sayuri selama tiga tahun terakhir hidup seperti putri tidur. Alam pikirannya terjebak di semesta lain yang sunyi. Terkadang Hiroki merasakan kehadiran Sayuri di sekelilingnya. Keduanya menebak ada hubungan antara Sayuri dan menara misterius tersebut. Keduanya pun berupaya untuk membangunkan si puteri tidur dari tidur panjangnya selama bertahun-tahun.

Apabila Kalian telah mengenal dan telah menonton beberapa anime karya Makoto Shinkai tentu bisa mengenali berbagai elemen yang hadir di film-film lainnya. Suasana sunyi dan kesepian ini seperti yang dialami tokoh wanita di Voices of a Distant Star dimana ia merasa asing berada di planet nan jauh dari bumi. Ia sering berada berada di kelasnya sendirian dan terasing, seolah-olah mencari-cari seseorang yang bisa mendengar suaranya. Suasana misterius seperti dalam film ini juga hadir di kisah Children Who Chase Lost Voices yang kisahnya juga aneh dan unik.

8

Visualisasi dalam film ini apik demikian juga alur dan kisahnya yang menambahkan unsur dunia paralel. Jalan ceritanya jadi rumit karena rupanya alam pikiran Sayuri terjebak dalam dunia paralel tersebut. Penjelasan tentang dunia paralel dan keterkaitan dengan menara tersebut perlu disimak baik-baik.

Tentang romansanya, saya menyukai hubungan antara Sayuri dan Hiroki. Penonton akan tahu bagaimana eratnya hubungan Hiroki pada Sayuri meskipun mereka tidak nampak sering berduaan. Kisah romansa keduanya dan emosinya seperti pada film 5 cms per second dan juga Voices of a Distant Star yang mengharu biru.

Berhasilkah Hiroki membangunkan puteri Sayuri dari tidur panjangnya?

Detail Film:
Judul : The Place Promised in Our Early Days
Sutradara : Makoto Shinkai
Studio : Comic Wave Inc.
Genre : Fantasi, romansa
Rating : 8,2/10

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 24, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: