Hihihi Gemasnya Lihat Kucing Gemar Membaca

Kucing belajar membaca

Beda antara mereka yang terpelajar dan yang tidak adalah cara memandang dunia. Seseorang yang terpelajar tidak akan membatasi dirinya.

Bagi penggemar para kucing dan anime maka menonton film ini bakal menyenangkan. Oleh karena film tentang kehidupan para kucing ini sungguh berbeda dengan film pada umumnya. Filmnya jauh di atas ekspektasi saya. Kejutannya menyenangkan. Saya jadi naksir si Tiger alias Belang alias lonely cat atau juga dikenal dengan nama Ippai-Attena.

Saya menjadikan film ini pilihan kedua ketika saya menonton festival film Jepang (Japanese Film Festival) 2016 Sabtu silam. Pilihan pertama tentu Sanada Ten Braves hehehe karena saya ngefans dengan si Saizou yang cool. Ulasan Sanada Ten Braves nanti ya, sekarang bahas dunia kucing dulu.

Ketika membaca sinopsisnya memang saya menganggap film ini seperti film-film fauna Disney lainnya, seekor kucing yang tersesat lalu kembali ke majikannya. Ternyata saya salah. Film ini tidak seperti yang saya bayangkan. Jauh, jauh lebih menarik.

Anime berdasarkan buku Rudolph and Ippaiattena oleh Hiroshi Saito ini mengisahkan seekor kucing kecil berwarna hitam bernama Rudolf. Ia ditantang oleh kucing tetangganya untuk berkeliling ke luar rumah dan halamannya. Ia pun tertantang dan kemudian tak sengaja masuk ke sebuah truk yang membawanya ke Tokyo. Saat terbangun ia kebingungan menemukan jalan menuju ke rumahnya.

Saat ia kebingungan ia bertemu dengan kucing raksasa belang seperti sosok harimau. Kucing itu menakutkan. Ia pun menyerahkan ikan yang dibawanya dan buru-buru pergi. Ketika ia hampir tertabrak truk, kucing besar itu menyelamatkannya.

Kucing itu memiliki banyak nama atau Ippai-Attena. Ada yang menyebutnya Belang juga ada juga Tiger. Kucing-kucing takut kepadanya sehingga ia biasanya sendirian dan tak punya teman. Konon ia juga pernah mengalahkan seekor anjing dari duel satu lawan satu. Tapi ada satu anjing yang tak takut kepadanya dan suka menantangnya bernama Devil.

Devil

Sampai di sini sih sinopsisnya. Tapi karena film ini sudah tayang tidak ada salahnya membocorkan sedikit ceritanya.

Nah, yang membuat kisah ini berbeda, kucing belang itu punya keistimewaan. Ia punya banyak teman manusia. Setiap hari ia berkeliling ke berbagai tempat, mengeong dengan manisnya sehingga orang-orang pun memberinya makan dengan sukarela.

Ia rajin ke kantin sekolah beberapa hari sekali demi mendapatkan semur daging. Si mungil Rudolf pun mengikutinya dengan takjub, apalagi ketika seekor kucing penggosip bercerita banyak hal tentang masa lalu si Tiger.

Ngamen dapat makan

Rupanya ia tidak hanya menurutkan instingnya mengetahui kapan waktunya semur daging dihidangkan. Kucing belang itu ternyata mampu membaca, ia membaca menunya hahaha. Dia kucing terpelajar.

Ketika majikannya meninggalkannya menuju Amerika, ia terpaksa menjadi kucing jalanan. Tapi sebelumnya majikannya memaksa ia untuk mengenal huruf, hiragana, katakana, dan kanji serta belajar membaca. Selama setahun ia belajar dan ketika majikannya pergi ia pun menerapkan pengetahuannya. Ia membaca menu kantin tersebut sehingga tahu jadwal semur daging dihidangkan. Rudolf dan kucing penggosip terkagum-kagum. Keduanya kemudian mengikuti Tiger menuju perpustakaan sekolah untuk belajar membaca. Rudolf pun asyik belajar, sedangkan kucing penggosip lebih suka mengejar kucing betina.

Kucing penggosip

Ceritanya tak berhenti begitu saja. Si Rudolf pun belajar geografi dan mengenal jalan menuju rumahnya yang sangat jauh dari Tokyo. Ketika mereka hendak berpisah, kabar buruk menerpa. Devil menerkam Tiger secara tiba-tiba, sehingga ia tak berdaya. Rudolf pun menjadi dilema, tetap pulang menumpang bus atau meminta tolong kepada manusia menyelamatkan Tiger.

Belajar peta

Bagian saat para kucing itu membaca merupakan bagian terbaik dari film ini. Hihihi lucu melihat para kucing menyusup ke perpustakaan lalu sibuk membolak-balik buku dan berkhayal. Saya jadi suka banget dengan si belang yang cerdas.

Grafis dalam film ini juga detail dan indah. Film ini cocok ditonton segala umur.

Jika Rudolf ingin bisa segera belajar membaca agar dapat pulang ke majikannya, Tiger berbeda. Ia ingin ke Amerika menemui majikannya. Ia percaya diri bisa ke sana sendirian naik kapal laut dengan kemampuan membacanya. Wah…wah…wah Tiger memang kucing penuh semangat dan kemauan.

Duh ingat si Tiger alias si Belang jadi ingat Nero. Kira-kira Nero bisa belajar membaca dan menulis seperti si Belang tidak ya?

Poster rudolf black cat
Detail Film
Judul : Rudolf The Black Cat (Rudorufu to Ippai Attena)
Sutradara : Kunihiko Yuyama, Motonori Sakakibara
Pemeran : Mao Inoue, Ryohei Suzuki, Akio Otsuka, Nana Mizuki, Yuka Terasaki, Rio Sasaki, Noriko Yashima, Arata Furuta
Genre : Anime, Petualangan, Anak-anak
Rating : 8,5/10
Gambar : dari NTV dan IMDB

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Desember 2, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: