Pensiun Tetap Produktif dari Hobi

Sprei

Tanteku pertengahan tahun lalu sudah menjalani pensiun. Ia sejak mudanya selalu aktif bergerak dan susah diam. Dan ketika masa purnabakti itu tiba, ia tidak merasa cemas.

Tanteku bisa disebut perempuan karir yang bisa menyeimbangkan waktu antara pekerjaan dan keluarganya. Ia bangun sejak pukul 04.00 pagi, memasak, membersihkan rumah seperti ibu rumah tangga lainnya. Sekitar pukul 06.00 pagi ia sudah siap menunggu bus jemputan menuju kantornya yang berada di kabupaten Malang.

Setiba di rumah ia juga tak tinggal diam. Ia kembali melepas atribut perempuan karir dan kembali menjadi ibu rumah tangga.

Aku suka membandingkannya dengan bibi titi teliti di komik Bobo. Rumahnya memang selalu rapi bersih sehingga terkadang aku merasa malu dan tersentil, mengingat rumahku sangat jarang benar-benar rapi.

Ketika kakakku berlibur ke kampung halaman, ia menyodorkan aneka sprei dan beberapa sarung bantal. Ia bercerita dengan antusias bahwa sprei dan sarung bantal itu dibuat sendiri oleh bibi kami.

Wah rupanya bibi kami kembali menekuni hobinya selepas pensiun. Dulu ia gemar membuatkan pakaian boneka untukku. Saat masih lajang ia juga gemar membuat baju sendiri.

Sprei yang dibuat tanteku memiliki corak yang sprei beragam. Aku suka pilihan warna dan motif spreinya. Bahannya juga adem. Aku pun memasangnya untuk kasur di kamar utama dan ternyata memang nyaman di badan.

Sprei

Sarung bantalnya juga memiliki warna-warna yang indah. Sayangnya ternyata sarung bantal tersebut kurang muat untuk bantal kursi di sofaku. Ukurannya standar, sedangkan bantal di sofaku mungil dan lainnya berukuran besar.

Sprei dan sarung bantal ini dijahit sendiri oleh tanteku. Jika Kalian tertarik, Kalian bisa memesannya. Harga spreinya tidak mahal, berkisar Rp 150 ribu/buah. Saat ini memang belum tanteku belum memiliki akun instagram dan medsos untuk berjualan. Suatu saat mungkin akan dibuat. Kalian juga bisa langsung melihat barang dan membelinya jika sedang berada di kota Malang.

Wah aku jadi terpacu untuk belajar menjahit lagi. Dulu aku gemar menyulam dan membuat kerajinan kristik. Sependapat dengan sang bibi jika pensiun bukan berarti berhenti produktif. Masa pensiun malah bisa jadi momen untuk mengembangkan hobi jadi bisnis.

Sarung bantal

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 4, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: