Lagu-lagu Seru di La La Land

Mia dan sebastian

Film drama musikal La La Land saat ini rame diperbincangkan, apalagi film ini berhasil meraup tujuh penghargaan Golden Globe, termasuk sutradara terbaik, musik scoring dan lagu original motion picture soundtrack terbaik. Lagu-lagu di film ini memang indah dan pasti Kalian bakal suka juga ingin lagi (dan lagi) setelah mendengarkannya. Ada beberapa lagu atau nomor dalam film ini yang saya rekomendasikan.

Film La La Land berkisah tentang gadis cantik bernama Mia yang ingin menjadi seorang aktris dan rajin mengikuti audisi. Takdirnya bersimpangan dengan Sebastian yang seorang pianis jazz dan berupaya mengejar cita-citanya memiliki klub jazz. Mereka saling jatuh cinta, namun kemudian dihadapkan pada pilihan mengejar harapan. Ulasan lengkap bisa dibaca di artikelku di cinemaniaID (di sini).

Karena film musikal maka banyak adegan dimana pemainnya bernyanyi juga menari. Ada beberapa lagu yang indah.

Yang pertama adalah lagu utama film ini yang mempertemukan Mia dan Sebastian. Nomor bertajuk “Mia and Sebastian’s Theme” ini dimainkan Sebastian di sebuah restoran saat ia merasa frustasi karena diminta memainkan lagu-lagu sederhana tanpa improvisasi. Mia tergoda mengetahui siapa yang memainkan lagu itu, ia menyukainya.

Sebastian dalam La La Land

Mia terpesona

Lagunya memang indah. Jika Kalian pernah mendengar nomor Johann Pachelbel tentang “Canon in D Major” yang populer berkat film “My Sassy Girl”, maka musik instrumentalia dari permainan piano ini juga bakal populer karena musiknya gampang dicerna dan indah. Ada nuansa romantisnya tapi ada unsur sedihnya. Sampai saat ini saya masih tergiang-ngiang dan ingin mendengarnya lagi. Ketika lagu ini dipadukan dengan orkestra maka nuansanya menjadi megah.

Orkestra di La La Land

Lagu berikutnya adalah “City of Stars” yang berhasil menjadi lagu terbaik. Lagu ini dibawakan Ryan “Sebs” Gosling lalu kemudian ada versi duet bersama Emma “Mia” Stone. Lagu ini berkisahkan tentang keinginan untuk memiliki seseorang yang peduli kepada kita. Ada versi pianonya juga. Lagu ini digubah oleh Justin Hurwitz,sedangkan liriknya dibuat oleh Benj Pasek dan Justin Paul.

Lirik “City of Stars”

(Ryan)
City of stars
Are you shining just for me?
City of stars
There’s so much that I can’t see
Who knows?
I felt it from the first embrace I shared with you
That now our dreams
They’ve finally come true

(Emma)
City of stars
Just one thing everybody wants
There in the bars
And through the smokescreen of the crowded restaurants
It’s love
Yes, all we’re looking for is love from someone else
A rush
A glance
A touch
A dance

(Duet)
A look in somebody’s eyes
To light up the skies
To open the world and send it reeling
A voice that says, I’ll be here
And you’ll be alright
I don’t care if I know
Just where I will go
‘Cause all that I need is this crazy feeling
A rat-tat-tat on my heart

Think I want it to stay
City of stars
Are you shining just for me?
City of stars
You never shined so brightly

Lagu “City of Stars” berhasil mengalahkan lagu Justin Timberlake “Can’t Stop This Feeling” dan lagu OST Moana berjudul “How Far I’ll Go”. Lagu-lagu rivalnya bagus, tapi lagu “City of Stars” lebih emosional dan menyentuh.

Mia dan Sebastian

Nah, lagu berikutnya lagu tahun 80-an yang dipopulerkan band asal Norwegia bernama A Ha. Judulnya adalah “Take on Me”, dimana Sebs bermain sebagai keyboardis dengan terpaksa, karena ia tampil bersama band pop di sebuah pesta.

Lagu ini dulu sering saya dengar. Lagunya khas disko tahun 80-an, seperti lagu Duran-duran dan Depeche Mode jaman dulu. Yang saya suka dari lagu ini adalah musiknya yang catchy, vokal penyanyinya yang unik dan pandai berfassetto, juga video klipnya yang cakep untuk masa itu.

A Ha

Lagu yang dirilis tahun 1984 dan kemudian ada versi terbarunya di album “Hunting High and Low” (1985) ini merupakan lagu tentang pengungkapan rasa cinta dan juga agar yang dicintainya mau menunggunya. Lagunya romantis hehehe.

A Ha Take on Me

Video klipnya unik karena berkisah tentang pertemuan dua pasang manusia yang berasal dari dunia berbeda. Si gadis dari dunia riil, sedangkan si pria dari kisah komik. Tiba-tiba si pria mengajak si gadis menjelajah dunia komik dua dimensi, lalu mereka kalang kabut ketika majalah komik itu direngut dan dibuang ke tempat sampah. Si gadis berhasil kembali ke dunia tiga dimensi, sedangkan si pria yang diperankan si vokalis Morten Harket susah payah menjemput si gadis dari dunia dua dimensinya. Hihihi unik dan kreatif ide ceritanya.

Lagu ini di-cover ala ska-rock oleh Reel Big Fish tahun 1998, sehingga nuansanya lebih modern. Sama-sama enak dan saya menyukai dua versi ini. Iringan synthesizer dan keyboard yang khas diganti dengan terompet khas ska dan gitar listrik. Asyik juga.

Reel Big Fish

Lirik “Take on Me”
Talking away
I don’t know what I’m to say
I’ll say it anyway
today’s another day to find you
Shying away
I’ll be coming for you love O.K.

Take on me
Take me on
I’ll be gone
in a day or two

So needless to say I’m odds and ends
But that’s me, stumbling away
Slowly learning that life is O.K.
Say after me
It’s no better to be safe than sorry.

Take on me
Take me on
I’ll be gone
in a day or two.

The things that you say
Is it live or just to play
My worries away
You’re all the things I’ve got to remember
You shying away
I’ll be coming for you anyway

Take on me
Take me on
I’ll be gone
in a day or two

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 14, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: