Wisata Asyik di Berbagai Daerah Bersama Yamaha

drini

Berwisata naik motor tak kalah serunya dengan naik roda empat. Sudah beberapa kali kami menyewa motor jika sedang bepergian ke suatu daerah. Selain hemat, juga jadinya lebih fleksibel. 

Ada tiga tempat yang kami jelajahi dengan motor sewaan, yang pertama adalah kampung halaman sendiri di Malang untuk menjelajah destinasi wisata di luar kota, berikutnya kami menyewa motor untuk berkeliling pulau Samosir, Sumatera Utara dan terakhir adalah kota Yogyakarta. Uniknya meskipun tidak disengaja, kami mendapatkan motor sewaan berupa Yamaha Jupiter MX.

Ada sisi plusnya naik motor untuk berwisata asyik di daerah. Pastinya waktu relatif lebih cepat dan tujuan jadi fleksibel, karena ukurannya lebih mungil daripada roda empat maka bisa menyusuri jalan-jalan tikus dan bisa singgah ke beberapa tempat yang jalannya tidak terlalu lebar  juga tidak terlalu dipusingkan untuk urusan parkir.

Rata-rata menyewa kendaraan roda dua Yamaha juga tidak mahal, berkisar Rp 45-60 ribu per harinya. Kami kemudian bisa mengeksplorasi kawasan wisata dari pagi hingga malam atau hingga telah lelah dan siap ke peraduan.

Saat berwisata ke Pulau Samosir kamu habiskan waktu berkeliling dengan roda dua. Kami menyisir daerah Tuk-tuk dan Ambarita, piknik sambil menikmati panorama Danau Toba, melihat pemakaman tua khas Batak, menuju ke rumah Bolon, rumah khas Batak, juga menikmati pertunjukan Sigale-gale, yaitu sebuah boneka yang menari. Oleh karena di Batak sulit ditemukan makanan halal, maka kami pun mencari kesana kemari untuk menemukan warung muslim. Dan akhirnya bertemu juga sebuah warung muslim yang menyajikan masakan setempat.

danau toba

Daerah berikutnya yang kami jelajahi dengan motor adalah kota Malang dan sekitarnya. Saat itu kendaraan di rumah sedang dipakai, sehingga kami berdua pun terpaksa menyewa kendaraan dan dapatnya ternyata Yamaha Jupiter MX lagi hehehe.

Rute kami cukup jauh yaitu ke Air Terjun Pelangi di kawasan Tumpang, ke wisata bahari Waduk Selorejo, Pujon, dan kemudian menuju Pantai Balekambang di Malang Selatan. Lumayan jauh bukan dari tempat tinggal orang tua yang terletak di pusat kota? Tapi kami menikmati perjalanan. Bensinnya irit, tenaganya untuk melewati daerah menanjak dan yang jalannya tidak mulus juga oke, jok penunpangnya juga nyaman. Jadinya meski kami menuju tempat-tempat dengan jarak tempuh di atas satu jam, kami sih nyaman-nyaman saja, tidak merasa lelah.

balekambang

Saat ke Yogyakarta kami menyewa motor untuk tiga hari. Hari pertama kami isi dengan berlibur ke Gua Pindul kemudian menuju Pantai Sepanjang, Pantai Drini dan sebagainya di kawasan Gunung Kidul. Hari berikutnya kami menuju Borobudur dan menikmati sajian mangut yang lezat. Baru hari terakhir kami isi dengan jalan-jalan di dalam kota dan berwisata kuliner.

borobudur

Di rumah kami juga memiliki roda dua Yamaha matic, yaitu Yamaha Mio M3 125 CW Bluecore. Bobotnya ringan dan cocok digunakan di Jakarta yang perlu kelincahan untuk menembus kemacetan. Bersama Mio kami juga telah melakukan sejumlah perjalanan ke sudut-sudut Jakarta. Ke kawasan Kota Tua, ke kabupaten Bogor seperti kawasan Cibinong dan sebagainya kami lalui dengan Mio dan nyaman-nyaman saja. Terkadang kami juga mencoba jalan-jalan baru dimana jalannya tidak lebar untuk mencari tahu arah dari jalan ini. Kami gembira jika ternyata jalan yang kami eksplorasi tersebut menyimpan sebuah ‘harta karun’, seperti tempat makan yang enak dan terjangkau.

Yamaha Depan

Terbukti kan jalan-jalan dengan roda dua juga mengasyikan.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 29, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: