NET. pun Berbagi Ilmu Tentang Penyiaran

Bukan hanya lingkungan kampus yang bisa menyebarkan ilmu ke masyarakat, setiap institusi sebenarnya juga bisa melakukannya berdasarkan ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki. Dalam konsep e-learning, berbagi pengetahuan sebenarnya bisa dilakukan siapa saja. Seperti yang dilakukan oleh NET. di Indonesia X. Saluran televisi yang masih muda ini berbagi tentang ilmu seputar mengelola program di televisi.

Jika Kalian memperhatikan program-program di televisi, antara satu saluran teve dan lainnya memiliki keunikan atau ciri khas. Ada yang beken dengan film Indianya, ada yang mem-branding diri dengan sinetronnya yang tak henti, atau ada juga yang tiap tahun menghelat kontes penjaringan bakat dan sebagainya. Program merupakan pesan yang ingin disampaikan televisi untuk masyarakat.

Rupanya menyusun program itu tidak mudah, ada banyak yang menjadi pertimbangan. Secara umum program di sebuah televisi dibedakan menjadi dua, program berita dan program non-berita.

Dalam pembuatan program non-berita seperti talkshow, kuis, reality show dan sebagainya, selain tentunya anggaran, yang dipertimbangkan adalah jumlah SDM dan kualitas yang dimiliki, kreativitas, dan unsur teknis, sehingga bisa jadi putusannya adalah membuat program acara sendiri yang unik tapi ribet atau membeli program yang bersifat praktis.

Lantas bagaimana dengan divisi berita? Oleh karena konten berita saat ini diminati di masyarakat, maka juga perlu pengelolaan tentang jumlah kru, cara mendapatkan berita dan narasumber, proses editing hingga berita siap disajikan ke pemirsa. Dan tak kalah pentingnya adalah unsur jurnalisme itu sendiri, yaitu berita yang berimbang dan akurat.

Dengan materi berjudul Introduction to Broadcasting for Television, kursus yang dibawakan oleh Net Mediatama Televisi ini dibawakan oleh Wishnutama Kusubandio, Chief Executive Officer PT Net Mediatama Televisi (NET.) dan jajaran manajemen NET. lainnya yaitu Pemimpin Redaksi NET. Dede Apriadi, Kepala Divisi Produksi dan Programming NET. Roan Y Anprira, dan Kepala Divisi Pelayanan Produksi NET. Rahmat Edi Irawan. Keren, bukan?!

Materi ini sudah memasuki penyelenggaraan kedua kalinya. Durasinya singkat, hanya empat kali pertemuan dengan kuis di tiap minggunya. Hanya perlu menyisihkan waktu 45 menit hingga satu jam untuk mempelajari materinya. Materinya berupa cara produksi program berita dan non-berita, manajemen stasiun televisi dan broadcasting di era digital.

Bagi Kalian yang ingin bekerja di stasiun televisi atau berniat membuat program acara sendiri ala webseries, saya rekomendasikan untuk mengikuti kursus online ini.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 4, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: