Musik Pygmy dan “Sanctuary” Madonna

Meskipun banyak yang meragukan kualitas vokal Madonna saat tampil live di atas panggung, akan tetapi saya tetap mengapresiasi musikalitasnya. Ia memiliki telinga yang baik dalam bermusik. Lagunya adakalanya tidak menuruti selera pasar. Salah satu lagunya yang menurutku unik karena menambahkan unsur etnik adalah Sanctuary. Lagu ini memiliki lirik yang romantis, terdengar unik karena ada sentuhan musik tradisional suku Pygmy.

Saya mengetahui lagu ini ketika belajar tentang musik-musik etnik mancanegara yang terangkum dalam kursus online “Listening to The World Music” yang diajarkan College of Arts & Sciences dari University of Pennsylvania di Coursera. Pada minggu keempat bahasannya adalah musik tradisional dari suku Pygmy. Suku yang warganya kebanyakan hidup di hutan dan memiliki tinggi badan yang kurang dari 155 meter ini memiliki gaya bermusik yang khas sehingga menghasilan musik yang unik. Mereka melakukan yodel yang memadukan suara seperti memanggil dengan falseto jernih dari head voice. Agak sulit mendeskripsikannya tapi asyik. Juga ada hoot yaitu semacam siulan yang juga khas. Alat musik mereka seperti seruling (mboyo), drum dari kulit rusa (mondumu) dan drum air (liquindi) juga menghasilkan bunyi-bunyian yang aneh, unik, tapi asyik didengarkan. Ada juga konsep musik yang disebut Hindewho yang khas mereka.

Musik dan tarian merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Bagi mereka musik diupayakan selaras dengan alam karena jika berisik maka menganggu kenyamanan hutan dan proses berburu mereka. Bermusik bisa digunakan untuk menarik hewan buruan atau merayakan hasil buruan saat fajar merekah.

Suku Pygmy tinggal di Afrika Tengah terutama di Kongo dan Kamerun. Mereka suka tinggal di hutan karena kebanyaka menghidupi diri dengan berburu. Penelitian akan adat-istiadat mereka banyak dilakukan oleh bangsa Prancis karena wilayah Afrika sekitar Sahara merupakan jajahan Prancis. Sedangkan untuk lagu yang terinspirasi dari musik tradisional Pygmy di antaranya musisi jazz Herbie Hancock dan Deep Forest.

Nah, lagu Sanctuary milik Madonna ini menggunakan bebunyian dan yodel khas Pygmy milik Herbie Hancock dipadukan dengan musik pop sehingga menghasilkan fussion yang asyik untuk dance. Lagu ini sendiri adalah lagu cinta tentang puja-puji ke seseorang yang membuat nyaman bak sanctuary. Mendengarkan lagu ini seolah sedang berlibur ke sebuah penginapan yang dekat dengan pegunungan dan hutan, kemudian menikmati hawa pagi harinya yang segar dan beraroma pinus.

Lagu ini kalah beken dengan Take a Bow meskipun masuk dalam album sama yaitu Bedtime Stories yang dirilis tahun 1994. Lagu ini diciptakan oleh Madonna bersama-sama, Dallas Austin, Anne Preven, Scott Cutler, dan tambahan musik Pygmy dari Herbie Hancock.

Berikut lirik Sanctuary
(Spoken:)
Surely whoever speaks to me in the right voice
Him or her I shall follow

Who needs the sun, when the rain’s so full of life
Who needs the sky
It’s here in your arms I want to be buried
You are my sanctuary

Who needs the sun, when the rain’s so full of life
Who needs the sky, when the ground’s open wide
It’s here in your arms I want to be buried
You are my sanctuary

Who needs a smile, when a tear’s so full of love
Who needs a home, with the stars up above
It’s here in your heart I want to be carried
You are my sanctuary

Who needs the light, with the darkness in your eyes
Who needs to sleep, with the stars in the sky
It’s here in your soul I want to be married
You are my sanctuary

(Spoken:)
And the earth was void and empty
And darkness was upon the face of the earth

Is all of this pain so necessary
You are my sanctuary

(Spoken:)
Surely whoever speaks to me in the right voice
Him or her I shall follow
As the water follows the moon, silently

Who needs the sun [with fluid steps]
Who needs the sky [around the globe]
Who needs to sleep [I hear your voice]
You are [you are] my sanctuary
You are [you are, you are]
You are [you are] my sanctuary

gambar dari satu, dua

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 18, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: