Jaga Daya Tahan Tubuh dan Berani Sehat Bersama SoMan

“Kesehatan bukan segalanya tapi tanpa kesehatan segalanya bukan apa-apa”

Berharganya kesehatan itu baru terasa ketika merasakan gangguan pada tubuh atau ketika sedang sakit. Wah saat sakit baru sadar duh enaknya menyantap ini itu. Saat sakit juga suasana hati jadi kurang baik sehingga kurang produktif.

Sehat belum tentu bugar, ujar drg. Kartini Rustandi M.Kes, Direktur Kesehatan Kerja dan Olah raga, Kementerian Kesehatan. Seseorang yang sehat tapi tidak bugar akan menjadi kurang produktif, lanjut ia. Wah tidak bugar saja mengurangi produktivitas apalagi jika sakit.

Penyakit yang tergolong ringan yang menyebalkan itu pilek dan batuk. Rasanya susah menghindari penyakit ini ketika badan kurang fit.

Saat mengikuti acara BloggerDay by SoMan yang diadakan Bloggercrony bekerja sama dengan SoMan di 18-19 Maret di Kampoeng Wisata Rumah Joglo Bogorsebenarnya badan sudah mengeluarkan sinyal tubuh kurang oke. Akan tetapi karena ingat di acara ini ilmunya bakal banyak yang bisa diraih serta bisa silaturahmi dengan hampir 100 blogger maka kupaksakan untuk ikut sambil membawa obat.

Ada banyak ilmu yang bisa diraih di acara BloggerDay 2017. Pembicaranya juga oke-oke dari materi etika, media sosial, bahasa yang efektif hingga menjaga kesehatan tubuh lewat Germas. Namun karena acaranya selesai hingga larut malam dan tidak bisa tidur karena masih ramai di kamar penginapan maka tubuh pun kurang beristirahat. Syukurlah waktu dicek kesehatan seperti uji kadar kolesterol, gula darah serta tes lari, stamina dan badan masih oke. Tapi setelah mandi pasca olah raga maka radang tenggorokan pun hadir tanpa diundang. Uhuk..uhuk…gatal deh tenggorokan.

Radang tenggorokan itu kemudian berubah menjadi batuk. Dan karena tetangga kiri kanan sedang pilek dan badan sedang kurang sehat, maka pilek pun tertular. Lengkap deh penyakit musimannya, batuk, pilek dan radang. Penyakit ini biasanya saya terima dengan tabah dengan cukup beristirahat, minum obat dan menyantap buah juga susu dan vitamin.

Untungnya pada acara BloggerDay 2017 (ulasan BloggerDay bisa disimak di sini), para bloger dikenalkan dengan SoMan, jamu tetes yang memiliki banyak manfaat terhadap tubuh, terutama dalam upayanya dalam membantu memerangi penyakit diabetes. Jamu sudah lama dikenal leluhur dan saat ini memang back to nature dianggap lebih baik karena efek samping yang kecil atau malah tidak ada dibanding pengobatan dengan zat kimia sintetis.

Di acara ini saya juga kembali sadar jika penyakit musiman seperti pilek batuk itu merupakan sinyal saya mengalami krisis imun. Busyet bukan hanya krisis percaya diri yang berbahaya, krisis imun juga perlu ditanggapi serius. Jika dibiarkan tentunya tubuh akan tidak bekerja maksimal dalam menangkal serangan penyakit.

SoMan sendiri merupakan singkatan dari Sozo Formula Manggata yang merupakan obat herbal yang teruji klinik dan kredibel. Produk ini diproduksi oleh PT Soman Indonesia yang didirikan 5 Februari 2009 bersinergi dengan PT Harvest Gorontalo Indonesia yang telah mendapat sertifikasi Quality Management System ISO 9001:2008. Jamu tetes SoMan ini telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan dan tersertifikasi halal oleh MUI.

Jamu ini terbuat dari 39 bahan alami yakni buah-buahan, sayuran dan rempah-rempah. Adapun bahan-bahan tersebut adalah kedelai, kacang merah, terong ungu, buah merah, manggis, nanas, buah naga, kiwi, mengkudu, belimbing bintang, belimbing sayur, air kelapa, anggur, tomat, buah maja, apel Malang, sirsak, mangga, alpukat, jeruk Bali, jeruk China, pepaya, pisang goroho, bayam, seledri, wortel, sawi putih, kentang, kemangi, paria, umbi manggata, rosella, kayu manis, pasak bumi, temu putih, bawang putih, jintej hitam, dan ketepeng China. Wah banyak banget. Dengan beragam bahan dan kemudian diproses lebih lanjut maka SoMan mengandung asam amino, vitamin dan kalsium, asam lemak, omega 3,6 & 9, EPA dan DHA, dengan pH 9+.

Untuk mengenalkan bahan-bahan tersebut, peserta diajak mengikuti permainan memisahkan bahan-bahan Soman apakah termasuk buah, sayur, ataukah rempah-rempah.Yang paling sedikit salahnya itu yang menang. Wah ternyata susah juga memisahkan mana yang termasuk buah, sayuran atau rempah-rempah meskipun bahan tersebut sering kita dengar.

Setiap blogger diberi oleh-oleh satu buah SoMan yang harganya berkisar 200 ribuan. Lumayan berharga kan?! Oleh karena kesehatan itu tak ternilai dan seorang blogger yang sehat akan mampu menghasilkan tulisan yang berkualitas.

Tatu Ratna sari, S. farm., apt dan Ario Fajar, Head of Marketing Communications and Promotion PT Soman Indonesia menjelaskan produk SoMan

Ada tujuh kelebihan dari SoMan menurut Ario Fajar, Head of Marketing Communications and Promotion PT Soman Indonesia, Tatu Ratna Sari, S. farm., apt dan dr Grace Desiree Maria Jozefa Salindeho M Kes, konsultan medis SoMan. Yang pertama adalah terbanyak. Terbanyak, karena ada 39 bahan alami yang terdiri atas buah, sayuran, dan rempah-rempah.

Jamu tetes SoMan juga punya kelebihan terkuat. Hal ini dikarenakan ada bahan untuk vitalitas pria yaitu pasak bumi. SoMan juga bisa dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena kaya antioksida, bisa untuk pencegahan dan memulihkan tubuh dari penyakit. SoMan juga aman untuk ibu hamil karena mengandung omega.

manfaat pH 9+

Keunggulan SoMan berikutnya adalah tertinggi. Oleh karena kadar pH SoMan adalah 9+ sehingga termasuk pH basa. Dengan pH ini aman diminum sebelum makan dan mampu menurunkan/melarutkan kolesterol.

SoMan juga unggul karena terkompleks. SoMan kaya akan bahan dan prosesnya rumit. Meskipun prosesnya rumit dengan beragam tahapan hasilnya adalah jamu tetes yang aroma dan rasanya alami juga langsung bekerja pada sel, meregenerasi sel, menyehatkan dan menutrisi sel sehingga daya tubuh kuat dan mampu menangkal penyakit degeneratif, masalah pencernaan dan untuk obat luar. Setiap tetes SoMan mengandung senyawa yang bersifat antioksidan, antibakteri, analgetik, antiradang, antivirus, dan anti-inflamasi.

SoMan juga aman sebagai pendamping obat dokter dimana diminum dua jam sebelum minum obat dari dokter. Dosisnya adalah 5, 7 dan 10-14 tetes dengan sehari tiga kali masing-masing untuk kondisi menjaga daya tahan tubuh, memulihkan penyakit dan untuk penyakit kronis/degeneratif. Jamu tetes ini dilarutkan ke 50-100 ml air putih, jangan air panas. Konsumsi SoMan lebih baik saat bangun tidur, sebelum makan siang dan sebelum tidur malam atau ketika perut kosong.

SoMan juga teruji dan terpercaya karena dihasilkan oleh perusahaan yang telah menerapkan standar ISO, tersertifikasi halal, lulus uji BPOM dan telah melalui proses pengujian yaitu uji kandungan dan toksisitas di lab Saraswati Indo Genetech, uji fitokimia di LPPM IPB, uji pre klinik kolesterol di Universitas Pancasila dan uji klinik diabetes di RS UGM.

Pada uji klinik diabetes ini dilakukan pengujian penggunaan SoMan dosis 10 tetes tiga kali sehari selama tiga bulan antara pasien diebetes melitus tipe 2 (yang tidak bergantung insulin). Ada dua kelompok, kelompok pertama dengan SoMan dan antidiabetes metmorfin dan kelompok lainnya placebo (tidak diberi SoMan) dan metmorfin.

Hasilnya, kelompok yang diberi SoMan kadar gulanya tiap bukan turun berkisar 26,65-33,65 persen. Sedangkan yang tidak mengonsumsi SoMan hanya turun 1,64-5,14 persen. Hal ini dikarenakan SoMan memberikan nutrisi pada sel beta pankreas sehingga terjadi regenerasi, perbaikan sel rusak dan merangsang sel beta pankreas menghasilkan insulin yang berkualitas. Selain membantu menurunkan gula darah, dalam pengujian peserta merasakan ada perbaikan pada stamina tubuh, tubuh tidak mudah lelah, daya tahan tubuh membaik, tidak mudah ngantuk, dan BAB lancar. Sehingga SoMan bisa jadi obat diabetes.

dr Grace menjelaskan dari sisi medis kelebihan SoMan

Keunggulan terakhir adalah terbukti dengan adanya testimoni dari mereka yang mengonsumsi SoMan tanpa mengada-ada. Ada yang berhasil menurunkan kadar gula, terbebas dari obesitas, ada yang pulih dari stroke dan penyakit lainnya baik dikarenakan metabolisme, sirkulasi darah dan daya tahan tubuh yang terganggu.

Setelah Penggunaan SoMan Batuk Pilek Lebih Cepat Sembuh

Sepulang dari acara BloggerDay saya langsung mengonsumsi SoMan. Seperti namanya jamu tetes maka bentuk SoMan adalah cairan yang proses dikonsumsinya cukup beberapa tetes.

Oleh karena saya sedang radang dan kemudian berubah menjadi batuk dan pilek maka setiap kali mengonsumsinya rata-rata 7-10 tetes ke dalam segelas air putih. Saya meminumnya sehari rata-rata tiga kali, saat sebelum sarapan, sebelum makan siang dan ketika hendak tidur malam hari.

Jamu tetes ini ketika larut dalam air putih tidak ada rasanya. Tidak pahit juga tidak manis, hanya warnanya sedikit mempengaruhi air minum menjadi sedikit kuning kecokelatan.

Meskipun dari segi rasa tidak ada sesuatu yang khas, bahkan cenderung tidak berasa, tapi ketika dicerna oleh tubuh kali pertama efeknya langsung terasa. Radang yang membuat tenggorokan sakit dan nyeri terbantu dengan kehadiran SoMan. Tenggorokan terasa adem. Memang ada rasa ingin mengantuk di awal-awal penggunaan tapi memang sakit juga obatnya adalah istirahat yang cukup.

Setelah beberapa hari mengonsumsinya yang saya rasakan adalah bangun tidur terasa lebih segar, lebih mudah terlelap saat malam hari dan BAB lancar. Saat jamu tetes ini habis maka pas banget dengan radang, batuk dan pilek saya sembuh. Jika biasanya batuk sembuhnya lama bisa hingga dua bulan, kemarin dengan dibantu SoMan sembuh tidak lebih dari sebulan. Proses penyembuhannya memang tidak seketika tapi perlahan-lahan dan pasti.

Setelah mengetahui jika penyakit ringan musiman ini dikarenakan daya tahan tubuh yang menurun, saya jadi merasa ingin selalu sehat dan sadar pentingnya menjaga kekuatan daya tahan tubuh. Sehat tetap jauh jauh lebih baik dan sangat berharga.

“SoMan berani coba, berani sembuh”

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 20, 2017.

2 Tanggapan to “Jaga Daya Tahan Tubuh dan Berani Sehat Bersama SoMan”

  1. Ulasannya keren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: