Belum Punya Rumah Sendiri? Tinggal di Rumah Petak Juga Oke

Tinggal di kota besar memang memerlukan anggaran lebih dan kebiasaan menabung yang ketat. Pasalnya, harga kebutuhan pokok terutama terkait dengan papan itu cepat sekali melambung. Namun, seandainya Kalian sudah bekerja bertahun-tahun dan sudah menikah tapi belum punya dana cukup untuk uang muka pembelian rumah rasanya wajar jika menyewa tempat tinggal. Bisa tinggal di rusun, rumah kontrakan, apartemen, atau rumah kontrakan model rumah petak. Asal sesuai anggaran Kalian, tidak besar pasak daripada tiang, dan pastinya aman juga nyaman.

Saya ketika baru menikah juga belum mampu membeli rumah. Alhasil selama setahun kami menikmati tinggal di rumah kontrakan. Saat itu sewa rumah cukup tinggi bagi ukuran kami. Kami dua kali mengontrak rumah. Yang terakhir biaya sewanya Rp 16 juta/setahun untuk ukuran bangunan 30 meter. Oleh karena masih berdua kami nyaman-nyaman saja. Lokasinya juga masih di Jakarta pusat sehingga lumayan strategis dan mudah kemana-mana.

Setelah tabungan kami berdua cukup, maka kami segera mengajukan pinjaman. Sampai sekarang belum lunas, moga-moga tahun ini sudah beres.

Eh rupanya ada ujian jelang tahun ini angsuran kami lunas, rumah kami perlu perbaikan sehingga memaksa kami untuk menyingkir jika tidak mau genting meluncur saat kami tidur nyenyak. Alhasil kami berdua kalang kabut mencari kontrakan yang tak jauh dari rumah. Ya, kami perlu untuk memeriksa rumah, apalagi ada si Nero dan si Mungil yang kebingungan kenapa kami pergi. Keduanya meronta-ronta waktu kugendong dan lebih nyaman di rumah. Ya sudahlah aku yang mengalah, nanti saban waktu kukunjungi untuk kuberi makan. Pak tukang nanti juga kuingatkan untuk memberi mereka makan yang cukup.

Dengan bantuan pak satpam kami mendapat info rumah petak. Sewa apartemen tidak terjangkau. Minimal Rp 3 juta per bulannya. Sayang banget kalau hanya 1-2 bulan. Akhirnya kami mendapat rumah petak. Yang tarif sewanya Rp 850 ribu sudah penuh, kami dapat yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari rumah dan masuk gang dengan tarif Rp 1 juta per bulan plus 25 ribu untuk administrasi dan biaya kebersihan. Dalamnya sih kosong dan agak kotor. Tapi setelah dibersihkan lumayanlah.

Rumah petak Rp 1 juta ini memiliki dua ruangan, satu kamar mandi dan dapur. Ukurannya berkisar 21 meter persegi. Lumayanlah untuk mereka yang baru menikah atau masih lajang. Braang-barang kami hanya kami bawa yang penting-penting saja, tapi sudah memenuhi satu ruangan hahaha.

Wah tinggal di rumah baru meski sewa rasanya berbeda. Berasa tinggal di sebuah penginapan deh. Tetap enak di rumah sendiri, mudah-mudahan rumahku juga cepat bisa kutinggali.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 26, 2017.

2 Tanggapan to “Belum Punya Rumah Sendiri? Tinggal di Rumah Petak Juga Oke”

  1. alhamdulillah 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: