Mengapa Suzuki Ignis Disebut Mobil Urban SUV?

Mobil apa sih yang kiranya cocok bagi kaum urban? Kalau aku sih sukanya mobil yang mungil agar mudah untuk urusan parkir. Hehehe maklum perempuan terkadang suka deg-degan jika tempat parkirnya tidak luas. Selain mungil, juga tentunya suka mobil yang stylish, irit, dan tahan banting. Ternyata ada lho mobil yang memenuhi kriteria tersebut dan harganya juga tidak selangit. Mobil urban SUV tersebut adalah Suzuki Ignis.

Kondisi dan suasana jalanan di ibukota memang beda dengan kota-kota menengah seperti di kampung kelahiranku, kota Malang. Di sana karena tidak jalanannya tidak begitu macet maka menggunakan mobil dengan transmisi manual dengan bodi lebar dan panjang masih nyaman-nyaman saja. Tapi coba deh rasakan ketika menggunakan mobil dengan transmisi manual di jalanan Jakarta ketika lagi padat-padatnya. Busyet kaki kiri bisa pegal untuk pedal kopling. Lain halnya ketika jalanan lengang dan kemudian berlibur ke daerah pegunungan. Pada situasi tersebut maka pakai transmisi manual itu jadi lebih bertenaga dan akselerasinya lebih cepat.

Nah di Suzuki Ignis ini menjembatani hal tersebut dengan menghadirkan sistem transmisi Auto Gear Shift (AGS). Apa sih AGS tersebut? Rupanya yang dimaksud AGS adalah kombinasi dari dua tipe transmisi, manual dan matic yang terdapat dalam mesin Suzuki Ignis ini. Teknologi ini hadir kali pertama di Suzuki Karimun Wagon R AGS.

Dengan sistem transmisi AGS ini maka pengendara bisa memilih apakah ingin nyaman dan praktis berkendara di jalanan padat atau ingin bahan bakar irit dan mesin lebih cepat berakselerasi. Pada transmisi manual tersedia pilihan hingga lima percepatan. Dukungan terhadap keiritan bahan bakar ini juga didukung dengan mesin mobil empat silinder K12M berkapasitas 1.197 cc, Variable Valve Timing dan DOHC juga material bodi yang ringan dan desain aerodinamika yang memberikan efisiensi bahan bakar ketika melaju dengan kecepatan stabil.

Berdasarkan uji jalan yang dilakukan BT2MP-BPPT, Suzuki Ignis mengonsumsi bahan bakar 23,64 km/liter dan 23,44 km/liter untuk masing-masing transmisi manual dan transmisi AGS. Wah irit juga ya. Kalau Jakarta ke Malang, anggap saja 1000 km jadi perlunya sekitar 43 liter pertamax atau sekitar Rp 350 ribu sekali jalan.

Suzuki Ignis Terjangkau dengan Fitur Komplit

Awalnya saya agak ragu dengan mobil Suzuki ini? Apakah Suzuki Ignis tergolong mobil low cost & green car (LCGC) seperti pendahulunya Suzuki Karimun Wagon R AGS? Ternyata bukan. Mobil terbaru yang dirilis PT Suzuki Indomobil Sales ini memang harganya tergolong terjangkau, yakni Rp 139,5 juta untuk GL MT, Rp 159,5 juta untuk GX MT dan Rp 169,5 juta untuk GX AGS, namun fiturnya bisa disebut cukup komplit. Oleh karena itulah Suzuki Ignis bisa disebut genre baru dalam kelas sport utility vehicle (SUV) yang disebut Urban SUV, oleh karena interiornya nyaman, ringkas dam eksteriornya modis.

Saat saya diundang ke acara peluncuran mobil ini di Kota Kasablanka Kamis (20/4) saya mengagumi bodi mobil dengan tampilannya yang stylish sekaligus sporty. Ada enam pilihan warna Suzuki Ignis tipe GL, yaitu Silky Silver, Midnight Black Pearl, Arctic White Pearl, Glistering Grey Metallic, Uptown Red Pearl, dan Tinsel Blue Pearl Metallic. Sedangkan tipe di atasnya, GX MT dan GX AGS terdiri atas tujuh pilihan warna, warna Suzuki Ignis tipe GL, yaitu Silky Silver, Midnight Black Pearl, Arctic White Pearl, Glistering Grey Metallic, Dual Tone Uptown Red Pearl & Midnight Black Pearl, dan Dual Tone Tinsel Blue Pearl & Midnight Black Pearl juga Dual Tone Tinsel Blue Pearl & Arctic White Pearl.

Tampilan semakin elegan dengan lampu depan LED Projector & Daytime Running Light (tipe GX), fender garnish pada sisi kanan dan kiri mobil juga roof rail berbahan aluminium sehingga ringan namun terlihat kokoh.

Kami pun kemudian diajak untuk test ride. Sebelum diajak berkeliling melintasi lintasan rata, sempit, dan kemudian lintasan terjal, kami mengamati desain interiornya. Jok tampil sporty dan ergonomis, ada multi information display pada lingkar kemudi serta terkoneksi dengan ponsel untuk menerima dan menolak panggilan telpon. Sudut kemudi juga dapat disetel. Suhu ruang kabin bisa diatur juga sistem keyless entry (tipe GX) dengan maksimal 80 cm dari mobil. Keluarga yang putra-putrinya masih bayi juga akan merasa lebih aman karena terintegrasi dengan ISOFIX di jok penumpang belakang.

Ergonomis, lapang, dan stylish bagian kabin dan joknya

Aman untuk meletakkan kursi bayi dengan ISOFIX

Bagasi yang lapang

Bagian dashboard juga sistem MIDI

Fitur pada lingkar kemudi, button start/stop untuk menyalakan mesin juga meter cluster

Ketika kami merasakan melewati lintasan yang terjal dan ketika melaju dengan kecepatan tinggi, saya merasa tetap nyaman dan mobil juga stabil sehingga penumpang belakang tidak merasa pusing. Hal ini dikarenakan Suzuki Ignis memiliki immobilizer dan suspensi depan-belakang masing-masing berupa MacPherson Strut with Coil Spring dan Torsion Beam with Coil Spring. Jadinya perjalanan jauh dengan Suzuki Ignis akan tetap berasa nyaman, terutama bagi penumpang bagian belakang.

Siap ber-test ride?

Hingga Juni 2017 ada paket promo jika membeli mobil ini. Ada hadiah langsung uang elektronik 1 juta rupiah dan cicilan ringan mulai 1,5 jutaan dengan bunga 3,26 persen dengan masa tenor hingga tujuh tahun.

Bagi mereka yang lajang atau keluarga muda bisa tuh memesan mobil ini. Saya sendiri juga naksir dan berangan-angan untuk memilikinya untuk kukendarai sendiri.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 3, 2017.

2 Tanggapan to “Mengapa Suzuki Ignis Disebut Mobil Urban SUV?”

  1. Jozz, banyak yg suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: