Atur THR Agar Tetap Sumringah

Hai teman-teman di sini apakah sudah menerima tunjangan hari raya (THR)? Menerima THR itu memang menyenangkan dan sesuatu yang ditunggu-tunggu. Besarannya juga lumayanlah sehingga bisa digunakan untuk persiapan mudik dan menyambut lebaran. Lantas bagaimana THR agar tak menguap begitu saja?

Sudah banyak artikel ataupun saran dari perencana keuangan yang membahas tentang pengaturan THR. Ada yang menyarankan untuk ditabung saja, ada pula yang memberikan judul bombastis yaitu dihabiskan saja, dimana ternyata tidak dihabiskan di pos pengeluaran saja.

Kalau saya sendiri sih menganggap tidak ada patokan yang baku dalam mengatur THR. Saya yakin setiap orang itu tahu batasan dirinya, meskipun mungkin terkadang ada momen dimana orang sulit mengontrol nafsu belanjanya. Ketika libur lebaran usai baru kemudian ia sadar THR dan tabungannya ludes di pos-pos perbelanjaan yang kurang penting.

Dari berbagai artikel yang pernah saya baca, saran utama adalah membuat pos-pos pembelanjaan. Mana yang kiranya penting untuk dibiayai dengan THR. Bagi mereka yang mudik di kampung halaman maka pos untuk pulang kampung tentunya besar dan bisa memakan porsi THR yang besar. Pos untuk mudik mulai dari biaya transportasi, penginapan, belanja oleh-oleh untuk sanak saudara, jalan-jalan di kampung halaman juga berburu buah tangan untuk dibawa pulang. Wah jika misalkan tiket kereta per orang Rp 500 ribu maka bisa jadi total pengeluaran minimal Rp 5 juta atau bisa lebih.

Sebenarnya prioritas utama pada belanja lebaran adalah zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal, baru kemudian infaq seperti patungan se-RT untuk memberikan THR ke satpam, bagian kebersihan dan lain-lain, baru kemudian pos mudik. Selanjutnya pos apa lagi ya?

Bagi yang sudah berkeluarga dan punya anak maka jangan lupa sebentar lagi masuk tahun ajaran baru. Ada biaya pendaftaran sekolah, seragam baru dan sebagainya.

Masih adakah dana THR yang berlebih? Wah rasanya pos belanja untuk tahun ini lumayan besar ya. Belum lagi jika isu kenaikan TDL listrik dan BBM ternyata benar. Fuih..

Yang dana THR-nya masih ada lebih maka Kalian patut gembira karena masih ada dana yang bisa ditabung. Meskipun saldonya mungkin tak seberapa, punya tabungan itu menyenangkan. Jika jumlah tabungan banyak maka bisa digunakan untuk membiayai proyek impian.

Gambar milik 123rf

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 17, 2017.

2 Tanggapan to “Atur THR Agar Tetap Sumringah”

  1. Kalau agar THR dpt banyak saat mengunjungi rumah ke rumah caranya gimana kak?😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: