Porco Rosso dan Kecintaan Hayao pada Pesawat Italia

Dalam film Ghibli sering terlihat berbagai pesawat unik. Yang terlihat mencolok adalah pesawat warna-warni dalam Howl’s Moving Castle, Whisper of The Heart dan Iblard Jikan. Namun, rupanya pesawat yang benar-benar dikagumi dan dijadikan favorit oleh pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki, adalah pesawat desain Italia yang hadir dalam anime Porco Rosso. Replikasi pesawat ini juga turut ditampilkan dalam The World of Ghibli Jakarta bersebelahan dengan pantai dan kursi malasnya yang sering digunakan oleh Marco Pagot alias Porco Rosso.

Cerita tentang kegemaran Hayao pada desain pesawat Italia ini dikisahkan oleh Shin Hashida dari Studio Ghibli yang menjadi pemandu kami saat itu. Ia bercerita dengan semangat bagaimana bosnya begitu mengagumi pesawat yang diciptakan oleh insinyur Italia bernama Giovanni Battista Caproni. Desain pesawat ini muncul dalam film anime Porco Rosso yang mengisahkan petualangan seorang prajurit angkatan udara yang kemudian dikutuk menjadi berkepala babi.

Ia kemudian menjadi pilot pemburu hadiah. Namun rupanya meski ia berpenampilan buruk rupa, ia cukup populer, sehingga banyak yang iri kepadanya dan berniat buruk kepada Porco Rosso. Karena pesawatnya rusak maka ia kemudian meminta bantuan ke seorang gadis remaja pintar untuk membuatkannya sebuah pesawat baru. Gadis bernama Fio pun kemudian menyanggupinya. Ulasan lengkap Porco Rosso bisa Kalian baca di sini.

Nah, Caproni ini kemudian hadir lagi dalam anime yang dirilis Studio Ghibli lainnya, yaitu The Wind Rises. Film ini mengisahkan Jiro Horikoshi, seorang legenda di industri penerbangan di Jepang. Caproni menginspirasi Jiro untuk tekun membuat pesawat. Pesawat buatannya, Mitsubishi Zero, menjadi pesawat tempur yang ditakuti selama perang dunia. Zero menjadi monster di udara dimana kemudian Jiro merasa galau karena hal tersebut bertentangan dengan keinginannya membuat pesawat selama ini. Ia ingin membuat pesawat yang indah yang dapat membawa banyak orang dan membuat penumpangnya merasa bahagia. Ulasan Wind Rises bisa dibaca di sini.

Ketika melihat replika pesawat Porco Rosso ini aku teringat ketika Marco merasa kesal dengan para intelijen dan polisi Italia yang memburunya. Ia dianggap pembelot karena pilihannya keluar dari kesatuan udara. Ia pun kemudian berteriak.  “Better a pig than a fassict!”

Kredit: Studio Ghibli

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 15, 2017.

2 Tanggapan to “Porco Rosso dan Kecintaan Hayao pada Pesawat Italia”

  1. Apakah ‘babi’ disini dimaksudkan kepada orang yang perang itu seperti binatang? Opini doang sih.

    • Entahlah apakah wajah seperti babi itu merupakan simbol ketamakan atau sifat yang buruk atau memang tak disengaja wajahnya dikutuk seperti babi. Kutukan jadi babi juga ada di Spirited Away tapi di sini memang bisa jadi simbol manusia yang tamak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: