Bosowa Semen, Pembangunan Infrastruktur dan Kelestarian Lingkungan

Pembangunan infrastruktur di Indonesia tak bisa lepas dari peran serta industri semen. Sejak pencanangan tol 1000 kilometer di Jawa dan Tol Trans Sumatera, serta pembangunan infrastruktur lainnya di berbagai daerah maka kebutuhan akan semen meningkat drastis. Berbagai pembangunan ini mendorong industri semen, termasuk Bosowa Semen, dari Makassar, untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Namun tantangan untuk peningkatan kapasitas produksi bukan hanya terletak pada pembukaan pabrik baru, melainkan juga bagaimana agar peningkatan produksi dan penambangan karst tersebut ramah lingkungan serta tidak terjadi degradasi lingkungan.

Bosowa Semen merupakan industri besar yang lahir dan berdiri kuat di Indonesia Timur. Ia merupakan bagian dari Bosowa Corporation yang didirikan tahun 1973 di Makassar. Nama Bosowa sendiri sudah merupakan ciri khas dari Sulawes Selatan, karena merupakan singkatan dari tiga kerajaan Bugis ternama, Bone, Soppeng dan Wajo.

Cikal bakal Bosowa Semen sebenarnya sudah ada sejak tahun 1995, namun baru memulai proses produksi pada tanggal 16 April 1999 di Maros dan hanya mampu memproduksi 1, 8 juta ton semen masa itu. Meskipun merupakan perusahaan swasta dan termuda, Bosowa Semen tumbuh dengan kekuatan mengagumkan. Hingga saat ini Bosowa Semen telah memiliki tiga pabrik penggilingan semen, yaitu di Maros, Batam, dan Banyuwangi serta mampu memproduksi 7,2 juta ton pertahun. Target mereka sendiri adalah mencapai 12 juta ton pertahun karena kebutuhan semen dalam negeri juga terus meningkat. Peningkatan kapasitas ini juga merupakan upaya Bosowa Semen untuk membuktikan dirinya sebagai industri lokal dari kawasan timur yang memberikan kontribusi bagi Indonesia.

SDM Semen Bosowa (dok. web Semen Bosowa)

Mengapa industri semen penting bagi sebuah negeri?

Hal ini dikarenakan Indonesia sedang melakukan pembangunan besar-besaran bagi infrastruktur dalam negeri. Infrastruktur merupakan aspek vital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Jika di suatu daerah memiliki jalan yang memadai maka transportasi daerah tersebut akan berjalan lancar dimana berkaitan dengan berbagai proses ekonomi. Saya masih ingat ketika Velix Wanggai berkata membangun infrastruktur berarti membangun bangsa pada saat menilik kesiapan dibukanya tol Cipali dua tahun silam dan itu memang berarti dimana roda perekonomian semakin berjalan lancar dengan beroperasinya banyak jalan bebas hambatan.

Kontribusi Bosowa Semen Terhadap Negeri

Bosowa Semen sendiri telah berkontribusi terhadap pembangunan berbagai infrastruktur di dalam negeri seperti proyek pembangunan berbagai ruas jalan tol di Makassar dan Jabodetabek, Bendungan Bili di Sulawesi Selatan, PLTU Takalar dan PLTU Janeponto di Sulawesi Selatan, Jembatan Mahakam Kalimantan Timur, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Sulawesi Selatan, Bandara Ngurah Rai Bali, Ringroad Danau Sentani Papua, Universitas Batam,  Bandara Sepinggan Balikpapan dan masih banyak lagi. Ke depan kontribusi Bosowa Semen terhadap wajah infrastruktur nasional akan semakin banyak.

Bosowa Semen juga berkontribusi terhadap pembangunan bandara intenasional Sultan Hasanuddin (dok. .makassarterkini.com)

Di tingkat rumah tangga, Bosowa Semen juga semakin dikenal. Bosowa Semen sendiri memproduksi dua jenis semen. Yang pertama adalah portland composite cement (PCC) yaitu percampuran bubuk semen portland dengan bahan anorganik lainnya dimana umumnya digunakan untuk pekerjaan beton, membangun jalan, dinding, paving block, dan sebagainya. Produk berikutnya adalah ordinary portland cement type 1 (OPC) yaitu jenis semen berkualitas tinggi yang cocok untuk berbagai aplikasi beton. Semen OPC ini telah memenuhi standar nasional dan internasional dengan tagline-nya berdiri keras dan kuat. Selain dua jenis produk semen tersebut juga tersedia ready mix concrete Bosowa dan aggregate berkualitas tinggi.

Produk Bosowa Semen (dok web Bosowa Semen)

Peningkatan Kapasitas Produksi dan Kelestarian Alam

Pabrik semen kerap dituding sebagai biang keladi kerusakan alam, terutama kelestarian karst atau pegunungan kapur. Proses pengolahan semen dan kebisingan juga ditengarai mengganggu kelestarian alam dan masyarakat sekitar. Mengapa kelestarian bentang alam karst itu penting? Oleh karena di kawasan karst terdapat gua dan sungai bawah tanah dimana merupakan pemasok air tanah. Banyak penolakan penambangan batu kapur secara besar-besaran oleh warga sekitar karena dikuatirkan mengancam kelestarian alam terutama kelestarian air tanah.

Tentang apakah kehadiran pabrik semen membuat kelestarian air tanah terganggu hal tersebut masih mengandung pro dan kontra. Namun, Semen Bosowa sendiri berupaya komitmen agar kelangsungan operasionalnya ramah lingkungan dengan pabrik yang jauh dari pemukiman penduduk, mengolah limbah agar tidak merusak alam, juga membangun green belt di sekeliling pabrik berupa pepohonan yang rimbun untuk mengikat debu, membangun alat penghisap udara kotor untuk meminimalkan polusi udara dan memiliki tata kelola sumber daya air. Atas kepeduliannya terhadap lingkungan tersebut Bosowa Semen telah meraih predikat Proper Biru dari Kemeterian Lingkungan Hidup atas keberhasilan memelihara sumber daya alam, konservasi energi dan pengembangan masyarakat.

Meski demikian ada rasa was-was bagaimana jika suatu saat karst habis ditambang dan kekuatiran masyarakat terhadap gangguan kelestarian air tanah terbukti? Saya berharap selalu ada analisa dampak lingkungan sebelum membuka penambangan kapur dan mulai dipikirkan upaya untuk mencari bahan pengganti atau meminimalkan penggunaan kapur, dengan melakukan pengujian material pengganti kapur seperti abu vulkanis, abu sekam padi dan sebagainya. Dengan operasional ramah lingkungan maka Bosowa Semen akan mampu lebih berkontribusi terhadap pembangunan dalam negeri dengan tanpa mendegradasi alam.

Operasional yang ramah lingkungan adalah komitmen Bosowa Semen (dok. industry.co.id)

Keterangan:

Gambar cover: PLTU Jeneponto Unit 1 Bosowa Energy dari Okezone

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 31, 2017.

5 Tanggapan to “Bosowa Semen, Pembangunan Infrastruktur dan Kelestarian Lingkungan”

  1. Bosowa ini punya pak JK ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: