Yuk Cegah Kanker Serviks dengan 3P

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Frase populer ini memang terbukti kebenarannya. Sakit itu tidak enak dan merepotkan. Apalagi saat ini ancaman penyakit bukan hanya dari penyakit menular, akan tetapi juga dari penyakit degeneratif seperti kanker. Nah, berbicara tentang kanker, salah satu jenis kanker yang berbahaya bagi perempuan adalah kanker serviks.

Kanker didefinisikan oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai penyakit yang diakibatkan sel-sel jaringan tubuh yang pertumbuhannya tidak normal dimana kemudian berubah menjadi sel kanker. Pertumbuhan sel berbahaya tersebut tidak terkontrol dan terus membelah diri dengan cepat. Kanker dulu dianggap penyakit turunan, namun rupanya kanker juga dipengaruhi oleh gaya hidup alias lifestyle yang kurang sehat.

Menurut Prof Dr. Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp PD-KHOM yang menjabat sebagai Ketua YKI seperti dilansir oleh Kompas.com (23/8/2017)hanya 15 persen dari kasus penyakit kanker yang dikarenakan faktor keturunan. Selebihnya, 85 persen dikarenakan gaya hidup seperti malas bergerak, pola makan yang buruk, konsumsi alkohol berlebih, merokok, makanan yang mengandung bahan kimia, dan sebagainya.

Kanker memang penyakit yang berbahaya dan ditakuti karena jika penanganannya terlambat maka bisa membahayakan nyawa. Dari data yang dirilis World Health Organization (WHO), angka kematian karena penyakit kanker lebih tinggi jika dibandingkan penyakit berbahaya lainnya seperti malaria, tuberkulosis dan HIV.

Ada banyak jenis kanker, seperti kanker otak, kanker paru-paru, kanker payudara, kanker prostat, kanker perut, kanker kelenjar getah bening, kanker darah, kanker hati, kanker usus, dan kanker serviks. Pada umumnya kaum perempuan mengalami kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker serviks. Nah, kanker serviks ini termasuk kanker yang berbahaya dan mematikan bagi kaum perempuan jika tidak terdeteksi sejak dini. Tercatat oleh WHO, kematian di Indonesia akibat kanker serviks hingga tahun 2014 sebanyak 9.491 orang. Angka kematian penderita kanker serviks di Indonesia ini termasuk tinggi karena tiap hari diperkirakan ada 40 wanita yang terdiagnosa mengidap kanker serviks, dan sebagian di antaranya meninggal, seperti yang dilansir oleh Rappler.com (11/6/2017).

Infografis Kanker Serviks (sumber Hellosehat, dimuat di Rappler.com)

Kanker serviks atau yang juga disebut kanker mulut rahim ini mulai mengemuka sejak meninggalnya aktris populer Julia Perez. Ia telah berjuang selama tiga tahun menghadapi penyakitnya yang telah memasuki stadium empat. Kanker ini muncul ketika sel-sel di leher rahim tumbuh tak terkendali.

Kanker serviks ini memiliki gejala sebagai berikut yaitu adanya kutil pada kelamin, keputihan yang tidak normal, nyeri di perut bagian bawah, tapi banyak juga yang tidak mengalami gejala apapun sehingga baru merasakan sakit saat sudah berada di stadium lanjut. Sedangkan penyebabnya diduga adalah virus yang bernama Human papillomavirus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan intim. Mereka yang berisiko mengidapnya adalah mereka yang telah melakukan hubungan intim, merokok, menggunakan pil KB, diet yang kurang sehat, genetik, obesitas, dan sebagainya.

Sebagian besar kanker serviks dikarenakan HPV (sumber Hellosehat, dimuat di Rappler.com)

Meskipun kanker ini berbahaya melalui pencegahan, kebiasaan hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan diri  (medical check up) secara teratur maka kanker ini bisa dijauhkan sejak awal. Jika pun ternyata diketahui masuk stadium satu maka bisa dilakukan perawatan dengan segera sehingga sel kankernya tidak menyebar luas. Oleh karena sering kali tidak menunjukkan gejala maka yang perlu dilakukan perempuan yang telah menikah atau pernah melakukan hubungan intim adalah melakukan tes pap smear secara berkala. Tes pap smear membantu menemukan perbedaan antara sel serviks yang normal dan yang telah berubah menjadi sel kanker. Ada juga vaksin HPV yang diberikan sebanyak tiga kali dalam jangka waktu enam bulan bagi mereka yang berusia di bawah 26 tahun.

Cara mencegah bisa dengan tes pap smear (sumber: Hellosehat, dimuat di Rappler.com)

Mencegah Kanker Serviks dengan 3P

Agar perempuan tetap sehat dan dijauhkan dari ancaman kanker serviks maka lakukan 3P. Yaitu, Periksa diri secara rutin dengan Pap smear, Perilaku gaya hidup sehat dengan tidak merokok, tidak malas bergerak, dan mengonsumsi makanan bergizi, serta ‘P’ yang terakhir adalah Pikiran positif sehingga terjauhkan dari keinginan untuk berganti-ganti pasangan dan tidak mudah depresi dimana melampiaskan diri ke minuman beralkohol dan gaya hidup yang negatif.

Terkadang para perempuan enggan melakukan pemeriksaan diri karena tidak tahu tempatnya dan kuatir tidak nyaman jika dokternya pria. Salah satu laboratorim klinik di Indonesia, PT Prodia Widyahusada telah memiliki layanan kesehatan khusus perempuan yang berbasis women-wellness. Nama layanan tersebut adalah Prodia Women’s Health Centre (PWHC) yang beralamatkan di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan.

Di prodia bisa melakukan pap smear dan berkonsultasi dengan dokter (sumber: prodia)

Apa bedanya dengan layanan kesehatan lainnya? Karena dikhususkan bagi perempuan maka perempuan akan merasa lebih nyaman ketika melakukan pemeriksaan untuk pencegahan dini dan berkonsultasi kepada dokter. Ruangannya didesain nyaman yang disukai oleh kaum hawa sehingga mereka juga bisa rileks dan dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan yang berkompeten. Salah satu layanan yang diberikan Prodia khusus untuk perempuan adalah tes pap smear.

Dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan kemudian melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin maka ancaman kanker serviks bisa dihindari sejak dini. Let’s check up!

Wanita akan nyaman untuk melakukan tes pap smear jika tempatnya juga nyaman (sumber: prodia)

Ket gambar cover: dari laman kankerserviks

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 1, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: