Sebulan Jelang 2018

Besok sudah tanggal 30 November. Aku menghela nafas. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Sebulan lagi sudah tahun baru. Tahun 2018. Rasanya tahun ini berasa nano-nano. Ada yang getir, pahit tapi juga ada rasa asam dan manisnya.

Semua kejadian itu bergantung pada cara melihatnya. Apakah Kamu melihat dari teropong yang optimis atau kacamata orang yang selalu berpikiran pesimis? Mungkin Kamu pernah memdengar nasihat tersebut. Ah entahlah, aku susah memilahnya. Bagi pemikiranku yang sederhana, kejadian buruk itu menyedihkan. Akan tetapi ketika sudah berlalu malah terkadang malah bikin tertawa geli.

Aku masih ingat ketika gagal dalam melakukan sesuatu. Pijakanku seolah-olah runtuh. Namun aku tak bisa berlarut-larut merasa nelangsa dan sedih. Hidup tetap berjalan dan aku harus selalu bergerak. Jika pun tidak bisa, maka aku harus menyeretnya.

Saat aku harus menyewa rumah karena plafon runtuh karena rayap, aku tertawa ketika mengingatnya. Bukan kejadian yang mengenakkan, tapi aku mendapat pengalaman berbeda ketika kemudian menyewa rumah petak dalam dua bulan. Rumah berbeda sebuah kisah yang berbeda.

Di sana aku mendapat kawan-kawan baru. Aku masih ingat akan kucing-kucing rumah petak, Do Re Mi dan Fa. Ada tetangga dengan anak kecilnya yang suka menangis. Ada juga anak-anak yang begitu perhatian dan suka menyapaku.

Sebuah kenangan pahit kemudian kenangan sedih berganti dengan kenangan yang masam dan getir. Ada sesuatu yang buruk berselimutkan hal-hal yang indah. Untung aku kemudian mengenalinya meskipun agak terlambat. Pasangan juga akhirnya sadar dan paham kenapa aku tidak menyukai sesuatu. Setelah kenangan yang tidak enak, kenangan yang menyenangkan juga ada, bagaimana aku mendapat hadiah sebuah pengalaman baru, perjalanan baru dan juga kawan-kawan baru. Ada sebuah kesempatan dan peluang yang membuatku bangga ketika meraihnya.

Saat ini aku seolah-olah kembali ke masa lalu. Kembali ke kesibukan seperti masa lalu. Aku mencoba-coba mencari cela, berhenti sejenak, agar aku tak mengulang kesalahan yang sama.

Sebulan lagi tahun baru tiba. Aku melihat agenda. Daftar resolusiku di sana. Hanya sebagian kecil yang terlaksana. Aku pun tersenyum masam.

Gambar dari pexels

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 29, 2017.

6 Tanggapan to “Sebulan Jelang 2018”

  1. Mari songsong 2018 dengan optimis, gapai harapan dan semangat semangat semangat..

  2. Goodbye 17 welcome 18, 17 sweet 18 sweet+

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: