Kucing Pencuri Bebek Goreng

Sabtu malam langit Jakarta cerah. Asyiknya jalan-jalan sebentar menghirup udara segar. Kemana ya? Arah ke mal dan ke Bogor padha penuh sesak. Hemmm makan bebek goreng Madura saja.

Bebek goreng Madura itu memiliki rasa yang lebih kuat dan lebih pedas. Di Jakarta ada berbagai penjual bebek goreng Madura yang nikmat. Eh ini jadinya makan bebek goreng dimana? tanyaku. Di kawasan Kramat Jati saja sekalian belanja.

Aku sering lupa mencatat kapan penjual di kawasan Kramat Jati tidak berjualan. Ini kedua kalinya zonk alias hari libur pedagang di kawasan jalan Kramat Jati. Busyet sudah bermacet-macet ke sini, eh gagal belanja sayur dan bumbu. Oke deh kami menghibur dulu makan bebek goreng. Ukurannya kami pilih yang lumayan besar. Harganya lumayan juga yang besar dua kali lipat jadi Rp 28 ribu.

Kami berdua menyantap bebek goreng di sebuah warung tenda yang agak besar. Jam terbilang masih sore sehingga pembelinya belum banyak. Biasanya semakin malam maka akan semakin ramai pengunjung.

Hemmmm sambal bebek yang berwarna kehitaman itu pedas dan nikmat, membuat aksi makan bebek terasa lebih lengkap. Tak terasa nasi sepiring pun hampir ludes. Untuk menetralkan rasa pedas aku pun mengunyah irisan mentimun.

Kayaknya asyik juga pagi-pagi menyantap bebek goreng. Aku pun membungkus dua bebek berukuran kecil untuk sarapan besok.

Aku pulang disambut Nero dan Mungil. Si Nero minta maem ikan kembung goreng, sedangkan si Mungil doyannya ikan kemasan. Aku kemudian sibuk mengetik tugas akhir. Wah masih kelebihan 150 kata dan jam sudah dini hari. Aku memutuskan tidur.

Eh hari ini ada kejutan, bebek gorengku hilang. Di lantai ada sisa-sisa bebek. Huuuuuhhh siapa pelakunya.

Pelakunya kucing yang asyik tidur nyenyak itu. Namanya Mungil si tambeng. Ia asyik tidur di kardus dengan wajah polosnya.

Wah kok Mungil dituduh mencuri bebek. Karena malam itu pasangan mengunci jendela sehingga tidak ada pelaku lain, selain kucing hitam putih nakal itu.

Duh si Mungil nakal banget sih!

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Desember 3, 2017.

2 Tanggapan to “Kucing Pencuri Bebek Goreng”

  1. Bebek kaleyo enak Mba,teksturnya empuk. Btw,sering ke Kramat Jati?rumahku deket dari situ.

    • Kadang-kadang ke Kramat Jati buat belanja sayur, buah dan bumbu. Dulu suka sama Kaleyo, apa mungkin karena keseringan makan soalnya dulu tinggal di Cempaka Putih jadinya agak bosan, sekarang lebih suka bebek Madura yang bumbunya hitam pedas. Salam kenal Ami Jasmine:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: