Nero vs Mungil

Nero dan Mungil lagi-lagi saling cemburu. Keduanya bersaing menjadi kucing utama. Sebenarnya sudah jelas kucing utamanya sih Nero, tapi si Mungil itu suka manja dan menampakkan kemanjaannya itu pada Nero sehingga si Nero cemburu hingga mengamuk.

Si Nero karena sudah dewasa, tiga tahun lebih maka ia sepertinya sudah malu untuk meminta dielus-elus atau bersandar kepadaku. Bahkan jika dielus-elus ia seolah-olah menghindar. Ia datang minta makan dan setelah urusan selesai ia pun bermain ke luar.

Sedangkan si Mungil itu masih kecil dan lebih suka berdiam di rumah. Ia lebih suka bermalasan di boksnya atau tidur bersandar denganku di karpet. Ia gemar sekali dielus-elus.

Kadang-kadang si Mungil suka menyelinap di kamar membangunkanku. Jika Nero tahu maka bakal terjadi perang. Kalau Nero sudah ngambek gawat deh bukuku bisa dicakarinnya.

Tadi keduanya hampir bertengkar lagi. Terpaksa si Nero kuusir. Maaf Nero.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 14, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: