Menikmati Adrenalin Deadline

Apakah Kamu suka menunda-nunda hingga menjelang detik-detik terakhir? Sebenarnya aku bukanlah tipe deadliner, hanya karena sedang tidak mood menulis dan kesibukan lainnya terpaksalah aku menjadi pemburu detik-detik terakhir. Ada sensasi tersendiri ketika menjadi deadliner, yaitu perasaan deg-degan, tangan mulai gemetaran dan adrenalin yang terpacu. Bagaimana denganmu, apakah Kamu juga deadliner garis keras?

Awal kurasakan paniknya mendekati waktu pengumpulan itu saat masih menjadi mahasiswa strata satu di sebuah kampus di Surabaya. Waktu itu ada banyak sekali tugas kuliah berkaitan dengan pemrograman. Terkadang aku sudah mengorbankan waktu tidur tapi tugas tak kunjung selesai. Alhasil ketika mendekati jam-jam terakhir, aku tergesa-gesa menyelesaikanya. Kadang tugas itu berhasil kukerjakan, namun seringkali kulakukan semampunya karena sudah diburu oleh tugas lainnya. Saat-saat tertentu aku merasa sesak nafas karena begitu banyaknya tugas, sementara aku juga ingin aktif berorganisasi.

Ketika jadi kuli tinta, aku merasakan deadline sebenarnya. Deadline yang tak bisa ditunda dan berhubungan dengan orang banyak. Jika deadline bergeser maka waktu cetak bisa jadi tertunda, dan efeknya bakal seperti kartu domino.

Bedanya jika pada saat kuliah aku merasa cemas dengan nilai, saat menjadi kuli tinta aku sedikit menikmatinya. Rasanya adrenalinku benar-benar terpacu, bagaimana membuat berita dengan cepat, namun juga akurat. Terkadang dataku belum lengkap, sehingga di sela-sela mengetik, aku masih harus mencari narasumber. Diteriakin sana-sini oleh redaktur, aku mengetik dengan tangan mulai gemetaran dan keningku berkerut memikirkan lead dan judul yang pas. Saat berita sudah kusetor, aku juga belum bisa tenang karena redaktur kadang memerlukanku untuk memahami tulisan yang kubuat. Setelah satu berita, aku juga harus menyelesaikan berita lainnya. Ketika akhirnya beritaku sudah siap cetak, barulah aku bernafas lega.

Saat menjadi blogger dan ketika mendapat tugas menulis aku juga kembali merasakan sensasi dikejar tenggat waktu. Seperti saat ini, sebenarnya aku punya banyak utang menulis. Tapi entah kenapa aku belum menemukan mood untuk membuat tulisan utang tersebut. Malah hari ini aku menulis bebas, tantang ulasan film Ready Player One dan tentang peringatan hari film nasional. Tulisan di blog ini juga rencananya berkaitan dengan utang tersebut, tapi kemudian yang kutulis berbeda hehehe. Mungkin besok pagi aku menemukan ide dan moodku, atau mungkin harus malam hari menjelang deadline agar sensasinya maknyus.

gambar dari pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 30, 2018.

4 Tanggapan to “Menikmati Adrenalin Deadline”

  1. Sering mengalami tp knp ya tidak terlalu menikmatinya haha hidup dekat2 deadline rasanya melelahkan…tidur tdk teratur,..

  2. Penuh tekanan banget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: