Musim Kemarau Telah Tiba

Sinar matahari mulai menyilaukan. Aku melihat jam, baru pukul delapan pagi. Cahaya ini membuat rumahku terasa begitu terang. Aku tersenyum lebar. Selamat datang musim kemarau.

Sudah tiga hari ini hujan tidak mengguyur Jakarta. Hawa menjadi demikian gerah dan panas begitu terik. Namun aku menemukan keindahan selama tiga hari ini. Aku bisa mencuci dan menjemur baju hingga benar-benar kering. Yuk mulai mencuci.

Aku tidak terlalu kuatir dengan hawa gerah. Toh dalam rumah tidak begitu gerah. Ada kipas angin juga. Oooh makanya si Nero betah di rumah. Ia kepanasan di luar. Oh iya jangan-jangan kucing di luar juga kehausan. Maka aku pun mengambil wadah dan kuisi air buat kucing jalanan.

Aku menyukai hujan gerimis tapi aku juga suka musim panas. Aku tak kuatir kehujanan dan pilek lagi. Aku juga bisa mengeringkan baju dengan cepat.

Ah niatanku banyak dalam menyambut musim kemarau ini. Sayangnya tubuhku tak mendukung. Sehabis membersihkan halaman dalam cuaca yang panas, badanku pun tumbang. Untunglah masih liburan.

Gambar dari pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 1, 2018.

2 Tanggapan to “Musim Kemarau Telah Tiba”

  1. Di jawa timur masih belum terlihat tabda tanda kemarau mbak. Hujan terus tiada henti. Suara guntur dan kilatan petir. Aku juga punya banyak rencana di musim kemarau, yaa sabar dulu untuk sementara waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: