Dua Karir Mapan Sebelum Usia 40 Tahun

Jadi penulis atau pekerja TI? Aku ingin menjadi dua-duanya. Aku ingin menjadi penulis jempolan dan juga pekerja TI yang memiliki pengetahuan yang selalu termutakhirkan. Ya, aku ingin menjadi penulis plus pekerja TI yang kompeten sebelum usiaku memasuki 40 tahun.

Usia 40 tahun? Wah masih lama. Masih ada waktu cukup lama sebelum aku memasuki usia tersebut. Namun, aku juga jangan sampai terlena. Tiba-tiba saja usiaku sudah hampir 40 tahun dan yang kuharapkan tidak benar-benar terlaksana.

Dulu aku selalu merasa dilematis, apakah aku lebih cocok jadi penulis atau bekerja di bidang TI sesuai latar belakangku. Akan tetapi kini aku mantap jika aku bisa berkarir di dua hal tersebut, tidak perlu ada yang dikorbankan. Aku bisa jadi penulis plus atau sebaliknya, konsultan TI plus, karena aku punya poin lebih.

Jika aku makin mahir menulis, maka aku bisa membagikan ilmu tentang teknologi informasi ke masyarakat yang lebih luas baik dengan bahasa ilmiah maupun bahasa yang kasual. Pengetahuanku tentang pengalaman sebagai konsultan TI dalam menangani berbagai proyek juga bisa dibukukan. Pasalnya, ada banyak proyek TI yang unik dan menarik.

Jika kemudian aku lelah atau jenuh bekerja di bidang TI maka aku juga bisa membuat karya fiksi berlatar TI. Bisa tentang cyber crime, kehidupan anak TI yang unik, bitcoin, dan sebagainya. Siapa tahu nanti bakal ada serial teve atau skenario film dari cerita yang kubuat.

Aku optimis bisa jadi penulis dan penggerak TI (foto oleh Ditto)

Menjadi penulis dan pekerja TI jempolan tentu perlu senantiasa mengasah diri. Aku berniat untuk mengambil kursus menulis dan juga melanjutkan pendidikan ataupun sertifikasi di bidang TI. Intinya, jangan berpuas diri. Belajar dan terus belajar. Jika ilmu dan wawasanku bertambah maka nilai jualku juga akan meningkat.

Agar bisa terus produktif dan mengasah diri maka tentu juga perlu tubuh dan jiwa yang sehat. Niat itu mudah tapi menjalankan kehidupan sehat seperti berolah raga itu susah. Tapi jika tidak dimulai saat ini yaitu berolah raga, istirahat cukup, dan menyantap masakan sehat maka bisa sakit-sakitan dan bikin malas beraktivitas.

Agar dapat terus mengasah diri dan selalu sehat maka selain tekat dan kerja keras juga perlu investasi dan asuransi. Jangan sampai ada tekat keras untuk belajar tapi kemudian tidak ada dana untuk membiayainya. Oleh karena tidak ada yang mampu memprediksi masa depan maka manfaat asuransi jiwa juga sebagai payung apabila terjadi kemungkinan terburuk sehingga anak-anak tetap dapat melanjutkan sekolah.

Untuk raih kualitas hidup yang baik maka juga perlu investasi terbaik. Pilihan berinvestasi setiap orang berbeda sesuai dengan tujuan dan risiko yang mampu ditanggungnya. Bagi yang ingin berinvestasi secara moderat, bisa berinvestasi di unit link Commlife yang memadukan investasi dan asuransi jiwa. Cocok bagi mereka yang sibuk dan tidak suka ribet mengurus asuransi dan investasi.

Ya aku bertekad untuk tak patah arang mengasah diri dan berkomitmen hidup sehat. Aku siap menjadi penulis dan konsultan TI jempolan.

Foto cover dari babeh helmi

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 13, 2018.

7 Tanggapan to “Dua Karir Mapan Sebelum Usia 40 Tahun”

  1. Wah, tulisannya bagus. Kebetulan saya lagi semangat nih baca tulisan peserta lain, karena saya juga lagi ikutan lomba blog yang sama.

    Saya rasa aku dan kamu setuju, kalau kita boleh punya banyak keinginan yang ingin kita capai sebelum usia 40 tahun yang kiranya buat kita bahagia. Tapi bagaimana pun juga, kesehatan tetaplah yang paling berharga tuh. Apalagi kalau itu soal kesehatan kita dan keluarga. Pasti amat sangat ingin kita perjuangkan.

    Saya setuju kalau kita menginginkan Commonwealth Life sebagai penyedia asuransi jiwa bagi keluarga kita, sekaligus menjadi sarana investasi untuk masa depan berkat produk Unit Linknya. Wih, komplit tuh jadinya. Kesehatan keluarga terjamin, sekaligus bisa nabung juga untuk hari tua.

    Btw, karena ini lomba blog, saya ucapkan semoga beruntung di lombanya, dan juga semoga salah-satu hadiah-hadiah yang keceh itu mendarat dengan mulus didepan pintu rumah kita, hehehe.

  2. Wah semoga tercapai ya impianya, kalo saya sih pengen nikah dan punya rumah dalam waktu dekat. Btw kkunjungan baliknya DI http://WWW.AMIR-SILANGIT.COM ya jika berkenan, terimakasih 🙂

  3. Wah keren mba, hampir semua impiannya dah tercapai dong nih. Semoga semakin sukses ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: