“Avengers: Infinity War”, Musuh Sangat Kuat, Skala Pertarungan Makin Besar

Setelah pertempuran besar di New York (The Incident), Tony Stark alias Iron Mas (Robert Downey Jr) selalu merasa was-was. Akankah bumi bakal diserang kembali oleh bangsa alien? Rupanya kekuatirannya terbukti. Ancaman kembali hadir. Lebih destruktif. Teror tersebut berasal dari Thanos (Josh Brolin). Musuh terkuat sejagat raya.

Setelah kehancuran Asgard pada film Thor keempat (Thor Ragnarok) tahun lalu disusul dengan perkenalan asal-usul Black Panther pada bulan Februari silam, maka Marvel kembali meluncurkan film superheronya, Avengers: Infinity War.

Kehebohan film ini sudah terasa pada tahun lalu dan euforianya makin menjadi-jadi sejak awal April. Tiket presale terutama studio iMaX pun laku keras. Semua berlomba-lomba ingin menonton pada hari perdana. Salah satu tujuannya tentunya agar tidak banyak terpapar spoiler hehehe. Saya berupaya mungkin menghindari terlalu banyak spoiler dalam menulis ulasan ini. Jika pun ada, saya mohon maaf.

Oh ya cerita ini berawal dengan serangan pada sebuah kapal luar angkasa oleh Thanos dan para komandan elitnya. Hampir seluruh penumpangnya tewas. Space stone pun beralih ke tangan Thanos, setelah sebelumnya ia berhasil mendapatkan power stone. Di tempat lain Tony Stark dan kekasihnya, Pepper Potts (Gwyneth Paltrow), sedang bertengkar. Keduanya ribut dengan masa depan hubungan mereka. Lalu hadirlah dr Stephen Strange (Benedict Cumberbatch) dan Hulk alias Bruce Banner (Mark Ruffalo). Bruce pun bereuni dengan Tony. Ia memeringatkan Tony bahwa serangan besar akan mengintai bumi. Musuh kali ini sangat kuat.

Musuh itu adalah Thanos dan antek-anteknya. Thanos sering disebut-sebut oleh Gamora (Zoe Saldana), anggota Guardians of Galaxy, yang merupakan putri angkatnya. Nebula (Karen Gillan), saudara angkatnya, sangat membencinya dan ingin membunuhnya.

Thanos merupakan tiran yang sangat kuat dan bengis. Ia gemar melakukan genocida dan menghancurkan planet. Ia punya alasan tersendiri. Kali ini tujuannya menyerang beberapa planet termasuk bumi yaitu untuk mengumpulkan infinity stone, yaitu batu yang menjadi sumber kekuatan.

Ia berencana mengumpulkan enam batu. Sudah ada tiga batu di tangannya. Ada batu kekuatan dan batu ruang. Ia mengejar batu waktu (time), batu jiwa (soul), batu reality dan batu pikiran (mind). Batu waktu dimiliki oleh Stephen Strange dan batu pikiranm enjadi sumber kekuatan Vision. Para minion Thanos pun mulai menyerang apakah Avengers yang telah bubar bakal kembali bersatu? Ataukah mereka perlu bantuan dari kelompok superhero lainnya.

Wah filmnya menyenangkan dan lumayan seru. Tidak sampai bikin emosi saya naik turun dan hampir menangis, tapi memang bagus dan di atas ekspektasi. Setelah Avengers 2 dan Civil War disusul GoTG 2, Thor 4, dan Black Panther saya agak merasa plot cerita superhero Marvel begitu-begitu saja. Sendainya CGI-nya dihilangkan dan lawakannya tidak ada, rasanya cerita untuk film-film tersebut agak datar. Cerita Superhero Marvel yang bikin terharu itu ketika Avengers pertama, Spiderman 2 ala Toby Maguire serta X-Men:Last Stand dan X-Men: Days of Future Past. Emosinya dapat.

Film Avengers:Infinity Wars ini mengundang gegap gempita karena akhirnya Thanos, salah satu musuh terkuat di komik/serial animasinya dihadirkan. Selain itu, sungguh menyenangkan melihat para superhero berkumpul. Pesta poranya lebih terasa.

Jika Kalian melihat trailer-nya, tentu sudah tahu siapa saja yang hadir. Para Avengers akhirnya bersatu meski tidak komplet. Ada Hulk, Iron Man, Captain America (Chris Evans), Scarlet Witch (Elizabeth Olsen), Black Widow,(Scarlet Johansosn), Thor (Chris Hemsworth), Falcon (Anthony Mackie), Black Panther (Chadwick Boseman), War Machine (Don Cheadle) dan Winter Soldier (Sebastian Stan). Oh ya ada juga dr Strange dan Wong (Benedict Wong), Spiderman (Tom Holland), dan para jagoan Guardian of The Galaxies juga prajurit Wakanda. Beberapa dari para superhero itu bersinggungan sehingga lingkup universe-nya makin luas, pertarungan bukan hanya di bumi.

Karena dulu saya suka menonton serial animasinya yang diputar si Global TV, maka saya suka banget dengan kehadiran Thanos di sini. Pemeran Thanos, Josh Brolin mampu menampilkan sosok monster yang kompleks. Ia layak jadi villain yang dikeroyok banyak superhero.

Dari segi musik, skoringnya untuk final battle-nya kurang mantap. Kurang berkesan dan kurang spektakuler. Padahal unsur skoring itu bisa menambah nuansa dan emosi sebuah film. Oh ya skoring digarap oleh Alan Silvestri yang juga menggarap skoring Captain America: The First Avengers dan The Avengers.

Dari segi cerita lumayan bagus karena sosok penjahat tidak digambarkan begitu hitam putih. Ada alasan tersendiri kenapa ia melakukan berbagai kejahatan tersebut.

Jadi penasaran dengan kelanjutannya, eh… Oh ya ada satu aftercredit yang layak ditunggu.

Detail Film:
Judul : Avengers: Infinity Wars
Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo
Pemeran:Robert Downey Jr., Chris Hemsworth, Mark Ruffalo, Chris Evans, Scarlett Johansson, Benedict Cumberbatch, Don Cheadle, Tom Holland, Chadwick Boseman, Paul Bettany, Elizabeth Olsen, Anthony Mackie, Sebastian Stan, Danai Gurira, Letitia Wright, Dave Bautista, Zoe Saldana, Josh Brolin, Gwyneth Paltrow, Karen Gillan, dan Chris Pratt
Genre : Superhero, action
Skor : 8/10
Gambar : IMDB

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 25, 2018.

4 Tanggapan to ““Avengers: Infinity War”, Musuh Sangat Kuat, Skala Pertarungan Makin Besar”

  1. Seru ya avengers mainnya keroyokan terus hehe…

  2. Sayang gak kebagian tiket perdana. Baru bisa nonton tgl 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: